Fitur

5 KO Terbaik MMA Pada Tahun 2020

ONE Championship memang selalu menggelar ajang kelas dunia, dimana satu hal yang tak pernah berubah adalah adanya kemungkinan KO eksplosif dalam tiap gelaran tersebut.

Berbagai gelaran di tahun 2020 tetap mampu menjaga tren tersebut berkat tambahan dari beberapa pencetak KO luar biasa, pencetak penyelesaian yang tampil prima, serta kekuatan baru dari beberapa atlet yang belum pernah terlihat sebelumnya.

Berikut adalah lima KO terbaik dari para superstar bela diri campuran ONE.

#1 Thanh Le Cetak KO Atas Martin Nguyen

Tak diragukan lagi bahwa Thanh Le memang memiliki potensi untuk menghentikan penguasa divisi featherweight Martin “The Situ-Asian” Nguyen, namun caranya melakukan itu di ajang ONE: INSIDE THE MATRIX, Oktober lalu, sangat mengejutkan dan spesial.

Dalam laga perebutan gelar Juara Dunia ONE Featherweight antara kedua atlet yang memiliki latar keturunan Vietnam ini, sang Juara Dunia bertahan yang berbasis di Australia itulah yang memiliki kemungkinan terbesar mencetak penyelesaian.

Nguyen mengendalikan Circle dan menekan keras pada ronde ketiga, namun keadaan berbalik dengan cepat saat sang penantang menyarangkan serangan ke arah perut.

Straight kanan dari Le bersarang di dagu “The Situ-Asian” saat ia maju menyerang – dimana serangan itu memberi sinyal bahwa laga ini akan segera berakhir.

Nguyen terguncang dan bertumpu pada lututnya, sementara sang penantang maju menyerang.

Ada momen dimana nampak Le mungkin melewatkan kesempatan emasnya saat rivalnya itu menghindari beberapa serangan keras, tetapi “The Situ-Asian” segera menerima sebuah hook kiri di rahangnya dan sekali lagi terjatuh ke atas kanvas.

Nguyen menunjukkan kebesaran hatinya untuk kembali bangkit, tetapi Le siap memukul dengan kekuatan dan akurasi andalannya. Sebuah hook kiri keras mengejutkan sang juara, yang disambut dengan uppercut kanan keras yang mengakhiri perlawanan “The Situ-Asian.”

Le merebut gelar Juara Dunia ONE Featherweight dengan kemenangan KO keempatnya bersama ONE, dimana sejauh ini, itulah kemenangan terbaiknya.

#2 Bokang Masunyane Taklukkan Rene Catalan

Kita mengetahui bahwa Bokang “Little Giant” Masunyane memiliki kemampuan spektakuler, namun ia seringkali memenangkan laga melalui dominasinya lewat berbagai takedown keras.

Walau teknik striking-nya terkadang dapat menjadi sorotan tersendiri, pria asal Afrika Selatan ini tak pernah mencetak KO atas lawannya dalam tujuh kemenangan sempurna memasuki tahun 2020.

Pada awal Desember ini, semua itu berubah di ajang ONE: BIG BANG, saat ia menghadapi Juara Dunia Wushu Rene “The Challenger” Catalan.

Pria Filipina itu hanya menurunkan pertahanannya selama kurang dari satu detik saat ia mundur dari percobaan double-leg takedown yang gagal, namun celah itulah yang dimanfaatkan Masunyane untuk mendaratkan tendangan tinggi keras dari kaki kiri.

Setelah tendangan sempurna itu, “Little Giant” maju untuk menyerang dengan ground-and-pound, namun ia menarik serangannya karena Catalan telah tak sadarkan diri hanya dalam waktu 37 detik.

#3 KO Yoshihiro Akiyama Atas Sherif Mohamed

Yoshihiro “Sexyama” Akiyama memutar balikkan waktu demi sebuah penampilan klasik di ajang ONE: KING OF THE JUNGLE, Februari lalu, dan membuktikan kekuatan KO miliknya belum sirna.

Sherif “The Shark” Mohamed memasuki Circle dengan rencana untuk menyerang maju dengan pukulan jarak jauh, tetapi Akiyama siap bertinju di posisi bertahan.

Menghadapi bintang asal Mesir yang merangsek maju, ikon asal Jepang ini tetap tenang, memilih serangannya dan segera mendaratkan pukulan yang sempurna.

Saat Mohamed mencoba serangan kilat lainnya, Akiyama menghindar dengan baik dan memasukkan sebuah hook kanan di atas lengan kiri lawannya untuk mengincar bagian dagu.

Dampak dari pukulan itu seketika menjatuhkan “The Shark” ke atas kanvas, dimana sebuah pukulan kanan yang masuk dengan baik memastikan kemenangan “Sexyama” pada ronde pertama.

#4 Meng Bo Cetak KO Cepat Atas Priscilla Hertati Lumban Gaol

Meng Bo mencetak debut di atas panggung dunia dengan sebuah kemenangan KO luar biasa atas Laura “La Gladiadora” Balin – dan ia melanjutkan itu dalam penampilan keduanya.

KO keduanya ini ditampilkan di ajang ONE: INSIDE THE MATRIX II pada bulan November lalu, saat bintang atomweight Tiongkok ini menghadapi seorang striker wanita kebanggaan Indonesia, Priscilla Hertati Lumban Gaol. Saat itu, Meng hampir tak mengeluarkan keringkat saat ia mengincar lawannya dengan pukulan keras.

Saat Priscilla dengan hati-hati bergerak maju, Meng tak kesulitan mengimbangi jab lawannya dan membalas dengan cross kanan. Serangan keras itu masuk dan menjatuhkan bintang Indonesia ini.

Meng dengan cepat mengikuti lawannya ke atas kanvas dan memastikan kemenangan dengan serangan kuat, yang memaksa wasit untuk memisahkan keduanya dan mengakhiri laga.

#5 John Lineker Cetak KO Atas Kevin Belingon

John “Hands Of Stone” Lineker dan Kevin “The Silencer” Belingon memang belum pernah terkena KO dalam total 68 laga bela diri campuran gabungan mereka, sebelum ajang ONE: INSIDE THE MATRIX III November lalu.

Keduanya memang dikenal memiliki tingkat penyelesaian yang sangat tinggi, oleh karena itu, salah satu dari mereka hampir dapat dipastikan akan mencium kanvas. Pada akhirnya, sebuah serangan keras ke arah kepala mampu menghentikan salah satu bintang bantamweight itu.

Lineker awalnya nanpak mengakumulasi kerusakan besar di tubuh Belingon dengan serangannya, namun pria asal Filipina ini mampu bertahan. Tetapi, saat salah satu pukulan bintang Brasil itu mendarat di kepalanya, “The Silencer” tak mampu menahannya.

Dengan kepalanya tertunduk, Belingon menjadi sasaran empuk bagi sebuah uppercut keras dari tangan kanan. Ia terjatuh setelah sebuah reaksi yang tertunda, dan rangkaian ground-and-pound nampak menyelesaikan misi Lineker untuk meraih posisi sebagai penantang teratas divisi bantamweight.

Baca juga: 5 Submission Terbaik Pada Tahun 2020

Muat Lebih Banyak

Ikuti perkembangannya

Bawa ONE Championship kemana pun anda pergi! Daftarkan diri untuk mendapatkan akses ke berita terbaru, berbagai tawaran spesial dan kursi terbaik dalam gelaran langsung kami.
Dengan mengirimkan formulir ini, anda menyetujui pengumpulan, penggunaan dan pembukaan informasi anda berdasarkan Privacy Policy kami. Anda dapat membatalkan (unsubscribe) dari jenis komunikasi ini kapan saja.