Fitur

5 KO Terbaik Dalam Divisi Heavyweight Bela Diri Campuran

Sebuah KO spektakuler selalu menjadi kemungkinan terbesar tiap kali para atlet bela diri campuran dalam divisi heavyweight ONE Championship berlaga di dalam Circle.

Para atlet berpostur raksasa ini membawa kekuatan mengerikan dalam tiap laga mereka di atas panggung dunia, serta kemampuan atletis luar biasa jika disandingkan dengan ukuran tubuh mereka.

Ini mencetak tingkat penyelesaian yang cukup tinggi dalam divisi ini, dimana beberapa KO spektakuler yang belum pernah terlihat dalam organisasi bela diri terbesar di dunia ini juga telah tercipta.

Berikut adalah lima KO terbaik dari para kompetitor yang berlaga dalam divisi heavyweight ONE.

#1 KO Pengantar Gelar Bagi Brandon Vera

Brandon “The Truth” Vera telah menjalani empat laga dalam divisi heavyweight bersama “The Home Of Martial Arts,” dan mencetak penyelesaian pada ronde pertama di tiap pertandingan.

Juara Dunia ONE Heavyweight ini meraih sabuk emas lewat penyelesaian sensasional atas Paul “Typhoon” Cheng dalam ajang ONE: SPIRIT OF CHAMPIONS di Manila, Filipina, bulan Desember 2015.

Vera hanya membutuhkan 26 detik untuk merebut sabuk emas yang masih lowong di depan rekan senegaranya.

Atlet keturunan Filipina-Amerika ini memanfaatkan serangan awal dari “Typhoon,” kemudian mengirimnya ke atas kanvas dengan sebuah hook kiri di belakang tendangan lawannya.

Cheng mencoba untuk kembali bangkit, tetapi saat ia mampu berdiri, Vera sudah menunggu dengan sebuah tendangan sempurna yang mengenai rahangnya dan kembali menjatuhkannya ke atas kanvas. “The Truth” mengikuti dengan sepasang pukulan dari posisi ground untuk memastikan kemenangan dan merebut gelarnya.

#2 Alain Ngalani Dan Tendangan Memutarnya

Anda mungkin tidak akan dapat mencetak debut sempurna seperti pria yang empat kali menjadi Juara Dunia Muay Thai dan Kickboxing Alain “The Panther” Ngalani.

Warga Hong Kong ini bertemu atlet Mesir Mahmoud Hassan dalam ajang ONE: CHAMPIONS & WARRIORS di Jakarta pada bulan September 2013, dan mengakhiri laga hanya dalam 31 detik.

Ngalani merancang kemenangannya dengan sepasang tendangan bawah yang keras, sebelum menunggu Hassan untuk menutup jarak. Saat rivalnya bergerak maju, “The Panther” melepaskan sebuah tendangan memutar cepat yang menjatuhkan Hassan.

Pemilik sasana Impakt Gym ini memastikan kemenangannya dengan sebuah rangkaian pukulan untuk meraih kemenangan perdananya dalam disiplin ini.



#3 Alexandre Machado Atasi Hideki Sekine Dengan Serangan Ground

Alexandre Machado smothers Hideki Sekine with shots on the ground for a TKO victory at 1:44 of Round 2!

Alexandre Machado smothers Hideki Sekine with shots on the ground for a TKO victory at 1:44 of Round 2!Watch the full event LIVE & FREE on the ONE Super App ???? http://bit.ly/ONESuperApp | TV: Check local listings for global broadcast

Posted by ONE Championship on Friday, November 23, 2018

Pemegang sabuk hitam Brazilian Jiu-Jitsu Alexandre “Bebezao” Machado dan Hideki “Shrek” Sekine bertemu dalam ajang ONE: CONQUEST OF CHAMPIONS di Manila pada bulan November 2018, tetapi keahlian Machado-lah yang memberinya sebuah penyelesaian KO pada ronde kedua.

Sekine berusaha meraih kemenangan melalui teknik grappling-nya di ronde pertama, namun nampak kelelahan setelah itu. “Bebezao” menggunakan kesempatan ini dan meningkatkan serangan pada ronde kedua.

Atlet yang memiliki kuda-kuda southpaw asal Brasil itu mengenai raksasa Jepang lawannya dengan hook kanan pendek, yang memaksanya menyarangkan sebuah single-leg takedown yang lemah.

Machado dengan mudah mementahkan usaha tersebut, dan menyarangkan rangkaian serangan ground sampai wasit terpaksa memisahkan keduanya dan mengakhiri kontes ini.

#4 “The Truth” Jatuhkan “The Hammer”

Vera mencetak sebuah KO lainnya dalam catatan rekornya di malam yang sama di ibukota Filipina ini – kali ini atas pendatang baru asal Italia Mauro “The Hammer” Cerilli.

Penguasa divisi heavyweight ini mungkin belum beraksi selama dua tahun terakhir, namun jelas ia tidak sedikitpun melupakan kemampuannya – karena ia mengakhiri laga dalam waktu 64 detik.

Cerilli dengan agresif menekan untuk mencetak sebuah penyelesaian, tetapi pria keturunan Filipina-Amerika itu tetap tenang dan menunggu kesempatan untuk sebuah serangan balasan.

“The Hammer” mengayunkan sebuah pukulan kanan keras ke arah sang Juara Dunia, lalu melanjutkan dengan hook kiri, tetapi Vera berada selangkah di depan. Hook kirinya tersambung dari sisi dalam serangan lawannya itu dan menjatuhkannya ke atas kanvas sebelum wasit menghentikan laga ini.

#5 Mauro Cerilli Jinakkan “The Panther” Dengan Lututnya

Heavyweight hammer Mauro Cerilli lands a flurry of knees to notch a TKO victory over Alain Ngalani at 1:41 of Round 1!

Heavyweight hammer Mauro "The Hammer" Cerilli lands a flurry of knees to notch a TKO victory over Alain Ngalani at 1:41 of Round 1!Watch the full event on the ONE Super App ???? http://bit.ly/ONESuperApp | TV: Check local listings for global broadcast

Posted by ONE Championship on Friday, March 8, 2019

Pada bulan Maret 2019, Cerilli meraih kemenangan pertamanya di atas panggung dunia saat ia berhadapan dengan Ngalani dalam ajang ONE: REIGN OF VALOR di Yangon, Myanmar.

Atlet berusia 37 tahun ini mendekati rivalnya untuk membuatnya tidak dapat menyarangkan serangan andalannya, lalu menunjukkan kekuatannya dengan satu pukulan yang menjatuhkan Ngalani.

Ngalani berusaha melakukan scramble dan mencoba melepaskan diri, namun “The Hammer” menyeretnya kembali ke atas kanvas.

Saat “The Panther” kembali berusaha melepaskan diri, Cerilli mencetak poin dengan serangan lutut kiri yang menyakitkan, sebelum menyarangkan rangkaian serangan lutut keras lainnya ke arah kepala lawannya untuk mencetak kemenangan pada ronde pertama.

Baca juga: 5 KO Terbaik Melalui Serangan Lutut Ke Tubuh Lawan Di ONE Championship