Fitur

5 KO Keras Dari Para Bintang Di ONE: NEXTGEN II

Pada hari Jumat, 12 November nanti, sebanyak 12 seniman bela diri akan memasuki Circle di ONE: NEXTGEN II dengan tujuan yang beragam.

Beberapa atlet itu akan ingin mempertahankan posisi mereka dalam daftar peringkat atlet ONE, sementara yang lain akan ingin menembus jajaran lima besar. Namun, terlepas dari itu, seluruh atlet ini memiliki kemampuan untuk mengakhiri laga dengan satu pukulan saja.

Untuk memanaskan anda sebelum malam pertandingan, berikut adalah lima penampilan keras dari para bintang yang tampil dalam edisi kedua rangkaian gelaran utama “NEXTGEN” ini.

#1 Saemapetch Hentikan ‘Left Meteorite’

Saemapetch Fairtex sekali lagi membuktikan mengapa ia adalah penantang teratas divisi bantamweight Muay Thai saat ia menghentikan pencetak KO Kulabdam “Left Meteorite” Sor. Jor. Piek Uthai bulan Mei lalu.

Perwakilan Fairtex ini mencetak sebuah KO ronde pertama yang empatik saat ia melawan penantang peringkat ketiga itu di ONE: FULL BLAST, yang mengirimkan pesan tegas bahwa ia menginginkan sebuah kesempatan lain untuk menghadapi rival lamanya dan Juara Dunia ONE Bantamweight Muay Thai, Nong-O Gaiyanghadao.

Saemapetch hanya membutuhkan waktu kurang dari dua menit untuk meraih penyelesaian tersebut, yang tiba dalam bentuk pukulan straight kiri ke arah tubuh. Pukulan itu, yang mengikuti sebuah hook kanan, melipat Kulabdam dalam sekejap dan melejitkan petarung kuat ini.

Berikutnya, pria asal Thailand itu akan mencoba mempertahankan kemenangan beruntunnya melawan pendatang baru di ONE Super Seriesm Rittewada Petchyindee Academy, dalam laga utama ONE: NEXTGEN II.

#2 Tang Kai Hentikan Pencetak Penyelesaian

Tang Kai meningkatkan catatan rekornya menjadi dua digit bulan Mei lalu, saat ia menghentikan sesama pencetak KO dengan 10 penyelesaian atas namanya.

Atlet Tiongkok ini mematahkan Ryogo “Kaitai” Takahashi pada ronde pertama di ONE: FISTS OF FURY II – dan hasil laga itu mencengangkan hampir semua orang.

Dalam menit pembuka laga bela diri campuran mereka, Tang menyarangkan kombinasi pukulan kanan-hook kiri ke Takahashi dan membuat atlet Jepang ini terjatuh.

Takahashi menggunakan lengannya untuk kembali berdiri, namun hal itu membuat wajahnya terbuka dan Tang pun menyarangkan tiga pukulan lain yang memaksa wasit untuk menengahi dan mengakhiri laga.

Pada 12 November ini, Tang akan ingin kembali meningkatkan catatan KO miliknya saat melawan Yoon “The Big Heart” Chang Min, atlet Korea Selatan berbahaya yang memiliki tingkat penyelesaian 100 persen.

#3 Jo Nattawut Taklukkan Moisa

Smokin’ Jo Nattawut menginginkan sabuk perak prestisius saat ia menghadapi Juara Dunia WMC Muay Thai dalam babak perempat final ONE Featherweight Kickboxing World Grand Prix 2019.

Perwakilan Bangkok Boxing itu lalu mengakhiri perlawanan Sasha Moisa via TKO pada ronde ketiga laga mereka di ajang ONE: ENTER THE DRAGON.

Momen terakhir dalam laga ini terjadi setelah atlet Thailand itu mencetak delapan hitungan atas lawannya 30 detik memasuki stanza penutupu. Moisa kembali berdiri, namun hal itu tak berlangsung lama.

Nattawut merasa akhir laga ini sudah di ambang pintu dan menyerang lawannya dengan lebih dari selusin pukulan yang tak terjawab. Rangkaian itu akhirnya mengakhiri laga dan membawanya memasuki semifinal Grand Prix.

Di ONE: NEXTGEN II, striker ini akan kembali memasuki Circle dan melawan pendatang baru di ONE Championship, namun dikenal memiliki kekuatan KO luar biasa – Yurik “Mee Khao Jomhot” Davtyan.

#4 Davtyan Jatuhkan Bangpleenoi

Menang Davtyan tak terlalu dikenal saat ia memasuki panggung bela diri dunia pada September 2020 lalu, namun saat laga debutnya berakhir, para penggemar ONE Super Series jelas mengetahui siapa dirinya.

Pemukul keras asal Rusia ini mencetak KO ronde kedua atas Bangpleenoi Petchyindee Academy di ONE: A NEW BREED III, yang menandai kehadirannya dalam divisi featherweight Muay Thai.

Pada akhir ronde pertama, “Mee Khao Jomhot” menyarangkan hook kanan keras yang menjatuhkan Bangpleenoi ke atas lututnya. Lalu, pada stanza kedua, Davtyan kembali mengirimkan dua hook kiri keras ke arah lawannya – satu ke arah rusuk dan satu ke arah kepala – yang menjatuhkan pria Thailand itu di posisinya berdiri.

Tanggal 12 November nanti, Davtyan akan menghadapi Nattawut dalam laga alternatif ONE Featherweight Kickboxing World Grand Prix – dimana mereka jelas akan beraksi keras.

#5 Han Zi Hao Tundukkan ‘Maddog’

Saat Han Zi Hao memasuki Baoshan Arena, Tiongkok, dua tahun lalu, ia ingin membalas kekalahannya dari Nong-O – dan ia pun melakukan itu.

Atlet Tiongkok ini menghadapi Andrew “Maddog Fairtex” Miller di ajang ONE: LEGENDARY QUEST dalam sebuah laga bantamweight Muay Thai ONE Super Series, yang diakhirinya melalui sebuah TKO pada ronde kedua.

Han mendominasi lawannya pada stanza kedua itu sebelum menjatuhkannya dengan jab keras demi mempersiapkan penyelesaian. Atlet Skotlandia lawannya itu bangkit berdiri, namun Han menerjang dengan kombinasi pukulan yang mendorong Miller ke pojok ring, dimana ia akhirnya menyerah setelah terkena kombinasi pukulan kanan-hook kiri.

Kali ini, Han akan menghadapi striker bantamweight Victor “Leo” Pinto untuk membuka ajang ONE: NEXTGEN II.

Baca juga: Cara Menonton ONE: NEXTGEN II, 12 November Nanti

Muat Lebih Banyak

Ikuti perkembangannya

Bawa ONE Championship kemana pun anda pergi! Daftarkan diri untuk mendapatkan akses ke berita terbaru, berbagai tawaran spesial dan kursi terbaik dalam gelaran langsung kami.
Dengan mengirimkan formulir ini, anda menyetujui pengumpulan, penggunaan dan pembukaan informasi anda berdasarkan Privacy Policy kami. Anda dapat membatalkan (unsubscribe) dari jenis komunikasi ini kapan saja.