Bela Diri Campuran

5 Kemenangan Terbaik Atlet Kamboja Di ONE Championship

Seni bela diri campuran memang masih relatif baru bagi Kamboja, tetapi bintang-bintang dari negara ini memang mulai bersinar bersama ONE Championship.

Seringkali, para atlet Kamboja ini memiliki latar belakang seni bela diri tradisional negara tersebut, Kun Khmer, yang memberi mereka keunggulan saat belajar – dan berkembang dengan pesat – dalam tiap lini olahraga tarung ini.

Berikut adalah lima kemenangan terbesar dari para atlet Kamboja di atas panggung dunia.

Chan Rothana Kalahkan Abro Fernandes Dalam Dua Ronde Menarik

Laga keras dalam divisi flyweight antara Chan Rothana dan Abro “The Black Komodo” Fernandes ini mampu menbakar semangat para penonton di ajang ONE: DESTINY OF CHAMPIONS pada bulan Desember 2018, terutama saat atlet Kamboja itu mengejar penyelesaian TKO pada ronde kedua.

Rothana menampilkan evolusinya di atas panggung dunia dengan terus menyarangkan serangan atas terlepas dari ajakan Abro untuk bergulat – serta membuat lawannya ini menerima serangan keras.

Pria asal Phnom Penh yang memiliki tenaga luar biasa ini unggul pada ronde kedua, setelah ia mementahkan serangan grappling dari “The Black Komodo.” Abro mencoba untuk menyarangkan kuncian rear-naked choke, namun saat ia gagal, tidak ada lagi serangan yang tersisa.

Rothana merespon dengan melepaskan seluruh serangan atasnya. Ia menjatuhkan atlet kuat asal Indonesia dengan hook keras sebelum mempertahankan tekanan dengan serangkaian pukulan dan serangan lutut untuk meraih penyelesaian.

Sovannarhy Em Cetak Debut Sempurna Atas Iryna Kyselova

Sovannahry “The Sweet Savage” Em meraih sebuah kemenangan dalam debutnya atas Iryna “Delsa” Kyselova.

Dalam momen-momen pembuka, wanita keturunan Kamboja-Amerika itu mengincar sebuah takedown setelah melancarkan pukulan ala Superman dan segera menjatuhkan lawannya ke atas kanvas dengan double-leg takedown.

Walau Kyselova mencoba untuk meredam serangan dengan bertahan di posisi headlock, “The Sweet Savage” mencetak serangan keras melalui lutut dan membebaskan kepalanya saat ia meraih posisi back control.

Dengan posisi yang terbuka untuk menyerang, Em memulai serangannya dengan sebuah salvo pukuran keras untuk mencetak kemenangan TKO luar biasa hanya dalam waktu 81 detik.



Sor Sey Patahkan Rekor Sempurna Victorio Senduk

Sor Sey memiliki keyakinan besar saat tampil di ajang ONE: GRIT AND GLORY pada bulan Mei 2018, serta mencetak penampilan luar biasa saat mengalahkan Victorio “Indra” Senduk melalui keputusan mutlak.

Perwakilan Cambodian Top Team ini menghadapi bintang Indonesia yang saat itu tak terkalahkan ini di depan pendukung tuan rumah lawannya di Jakarta, serta bertahan dalam sebuah ronde berat yang dikendalikan oleh sang pahlawan lokal itu.

Namun, durabilitas Sey muncul pada ronde kedua. Ia meraih kesuksesan di posisi stand-up dengan teknik Kun Khmer miliknya, serta hampir saja mengakhiri laga saat ia menghujani Senduk dengan ground and pound keras dari posisi mount di akhir ronde.

Pada ronde ketiga, Sey menjadi atlet yang lebih efektif di atas kakinya dan di permainan ground. Beberapa sweep yang tepat waktu mampu menjatuhkan “Indra,” dan warga asli Kandal ini meluncurkan serangan ground yang jauh lebih banyak untuk mencetak sebuah keputusan mutlak.

Kon Sichan Unggul Atas Riski Umar Dalam Laga Liar

A HUGE win for Khon Sichan & Cambodian martial arts! ????????

A HUGE win for Khon Sichan & Cambodian martial arts! ????????Download the ONE Super App now ???? http://bit.ly/ONESuperApp

Posted by ONE Championship on Sunday, 12 August 2018

Dibutuhkan tiga ronde penuh untuk memisahkan Khon Sichan dan Riski Umar di ajang ONE: VISIONS OF VICTORY pada bulan Maret 2018, namun atlet Kamboja ini menampilkan keragaman teknik dalam arsenalnya untuk meraih kemenangan melalui keputusan terbelah, atau split decision.

Riski mengancam Sichan dengan percobaan kuncian triangle-choke pada stanza pembuka, namun perwakilan Phnom Penh MMA dan PRODAL Fight Gym ini membalas pada ronde kedua dengan kuncian rear-naked choke.

Sichan mencetak poin dengan pukulan dan tendangan kuat selama kontes berlangsung, sebelum ia unggul dalam aksi pertukaran serangan di ronde terakhir untuk merebut kemenangan pertamanya di “The Home Of Martial Arts.”

Srey Pov Taklukkan Atlet Favorit Dalam Debut Besarnya

Nou Srey Pov mencetak pencapaian besar dalam divisi atomweight wanita saat ia mengalahkan Rika “Tiny Doll” Ishige dalam debut promosionalnya di ONE: CLASH OF LEGENDS, Februari 2019 lalu.

Kemampuan striking kuat milik Srey Pov terbukti terlalu sulit ditangani atlet favorit Thailand tersebut. Juara Dunia Kun Khmer ini menghujani “Tiny Doll” dengan hook kiri dan kanan yang keras dari awal laga, sementara mementahkan setiap usaha lawannya itu untuk mengurangi jarak.

Atlet Kamboja ini juga sangat kuat dalam posisi clinch. Srey Pov tak mengizinkan warga Bangkok ini beraksi di posisi ground dan berlanjut menyarangkan serangan atas lainnya pada ronde kedua.

Ishige memberi segala kemampuannya di hadapan pendukung tuan rumah pada stanza terakhir, namun Srey Pov tetap menjaga jarak dengan pukulan dan tendangan rendah untuk mengamankan kemenangan melalui keputusan mutlak.

Baca juga: 10 Kemenangan Submission Paling Kreatif Di ONE Championship