Berita

Wang Wenfeng Libas Azwan Che Wil Dalam Laga Beritme Tinggi

Mantan penantang gelar Juara Dunia ONE Flyweight Kickboxing “Metal Storm”  Wang Wenfeng mempertahankan status dalam lima besar divisinya dengan aksi menarik pada hari Jumat, 16 Oktober.

Bintang Tiongkok ini menggunakan kecepatan, footwork luar biasa dan rangkaian serangan keras untuk menaklukkan Azwan Che Wil melalui kemenangan mutlak di ONE: REIGN OF DYNASTIES II, yang sebelumnya direkam di Singapura.

Ini adalah sebuah laga divisi flyweight ONE Super Series Muay Thai yang sangat menegangkan dari awal hingga akhir, tetapi Wang memang sedikit lebih cepat dan licin bagi atlet Malaysia itu.

Che Wil memulai laga dengan cepat saat ia melontarkan kombinasi jab-cross dan tendangan rendah keras setelah berpura-pura menyerang dengan lutut ke arah lawannya, namun “Metal Storm” menangkap salah satunya dan membalas dengan sebuah cross yang menjatuhkan rivalnya itu.

Dengan itu, keduanya mulai menerapkan strategi mereka masing-masing.

Atlet Malaysia itu mendesak maju dengan pertahanan tinggi, tendangan rendah dan beberapa pukulan ke arah kepala.

Sementara itu, Wang menggunakan pergerakannya untuk menghindari seluruh serangan dan membalas dengan hook dan pukulan kanan. Ia juga beberapa kali masuk ke dalam clinch, menyerang keras dengan lutut, serta menyambungkan sikunya.

Pada menit terakhir, Wang dalam sekejap mengejar lawan menggunakan feint, serta mencetak poin dengan tendangan rendah.

Ritme cepat ini berlanjut pada awal ronde kedua. Che Wil maju dengan tendangan ke arah tubuh, namun Wang menghindar dan mencoba mendaratkan rangkaian pukulan balasan.

Keduanya sangat teknis dalam menyerang, dimana masing-masing ingin menyambungkan serangan dengan tendangan rendah dan kombinasi jab-cross. Di satu titik, saat “Metal Storm” ingin menggunakan feint, atlet Malaysia itu dengan cerdas bergerak maju dengan serangan lutut tipuan dan menutup jarak untuk mengenai kepala lawan dengan pukulan overhand kanan.

Tetapi, laga ini mulai condong ke arah Wang, yang mendaratkan rangkaian jab-cross sempurna, menghindari hook kanan yang datang, memotong jarak ke dalam clinch, serta menyarangkan lututnya ke rusuk dan tubuh Che Wil.

Setelah jeda sejenak untuk serangan lutut tak disengaja ke arah selangkangan, laga pun berlanjut. Saat Che Wil bergerak menyarangkan salah satu tendangan di udara lainnya, “Metal Storm” menangkap kaki lawan itu dan menyerang dengan sepasang cross ke bagian atas dada.

Itu tidak menggetarkan atlet Malaysia itu untuk kembali menyerang dengan cara yang sama. Che Wil menyambungkan tendangan roundhouse di udara ke rusuk, namun sekali lagi Wang membalas dengan pukulan kanan yang menjatuhkan lawannya.

Walau dua stanza awal itu berjalan sengit, Wang jelas menguasai ronde ketiga dan terakhir ini dengan kemampuannya.

Striker Tiongkok ini mampu menghindari tendangan liar lawannya, tetapi Che Wil mengejarnya ke dinding Circle dengan kombinasi jab-cross-tendangan kiri.

Namun, “Metal Storm” segera masuk ke dalam clinch, menyerang dengan lutut, masuk ke sisi berlawanan dari tubuh atlet Malaysia ini, sebelum menyambungkan serangan siku horizontal yang menjatuhkan Che Wil ke atas kanvas demi knockdown pertama malam itu.

Kerusakan mulai terakumulasi, dan perwakilan N41 Madness Muay Thai Gym ini tak dapat membalikkan keadaan, walau ia tetap tenang dan menyerang dengan penempatan waktu dan kekuatan sempurna.

Atlet Malaysia ini tak berhasil mendaratkan tendangan di udaranya, menerima lebih banyak serangan, serta tak dapat mengakhiri laga melalui KO hingga bel akhir pertandingan berbunyi.

Pada akhirnya, ketiga juri memberi kemenangan mutlak bagi Wang, yang membawa rekornya menjadi 41-8-1.

Kemenangan ini juga memastikan bahwa Wang akan tetap menjadi penantang peringkat keempat dalam divisi flyweight kickboxing, yang memberinya jalur menuju sebuah laga ulang melawan rival lamanya, Juara Dunia ONE Flyweight Kickboxing Ilias “Tweety” Ennahachi.

Baca juga: Teknik Grappling Ryuto Sawada Tahan Miao Li Tao Selama Tiga Ronde