Berita

Team Lakay Dan Manny Pacquiao Beri Penghormatan Pada Pahlawan Filipina

28 Agu 2019

Para bintang ONE Championship dari Team Lakay berbagi panggung dengan petinju legendaris Manny “Pacman” Pacquiao, saat mereka memberikan penghormatan bagi para pahlawan dunia modern Filipina pada Hari Pahlawan Nasional di negara tersebut.

Nama-nama terbesar di dunia olahraga tarung Filipina berpegangan tangan saat mereka mengejutkan para pengemudi Grab dengan sebuah penampilan di acara peluncuran Ka-Grab Rewards di dalam Mall Of Asia Arena, Senin, 26 Agustus.

Juara Dunia ONE Strawweight Joshua “The Passion” Pacio, mantan Juara Dunia ONE Lightweight Eduard “Landslide” Folayang dan mantan Juara Dunia ONE Flyweight Geje “Gravity” Eustaquio mewakili “The Home Of Martial Arts” dalam sebuah presentasi di sisi Juara Dunia delapan divisi tinju satu-satunya.

Team Lakay telah membuktikan bahwa mereka adalah tim seni bela diri campuran terbaik di negara tersebut, tetapi para atlet yang tergabung di dalamnya masih terkesima saat mereka berdiri di sebelah petinju yang saat ini juga menjadi seorang senator ini.

“Saya mengetahui bahwa Manny berada disini untuk memberi inspirasi bagi kita dan para pengemudi Grab – para pahlawan di bidangnya masing-masing. Hal ini memberi motivasi bagi kita semua untuk melakukan lebih lagi, melihat apa yang ia lakukan,” kata Joshua.

Eduard Folayang juga tidak dapat menyembunyikan kekagumannya bagi pahlawannya ini.

Walaupun ia adalah seorang pahlawan Filipina setelah menjadi Juara Dunia bela diri campuran pertama dari negaranya, “Landslide” mengatakan bahwa ia akan sangat senang menerima kesempatan berada di sisi Manny untuk tetap berada bersama petinju yang menjadi ikon dunia ini.

“Saya akan mau mendaftar sebagai pengawalnya. Dengan itu saya akan dapat bersamanya dimanapun,” katanya sambil tertawa.

“Adalah sebuah kehormatan besar bahwa kami ditemani oleh seorang legenda dan pahlawan olahraga Filipina. Ini adalah dorongan terbesar bagi kami untuk melakukan bagian kami bahkan ketika kami tidak memiliki banyak pengikut.”

Kenyataan bahwa para pahlawan ini bersama dengan “Pacman” di atas panggung sudah menunjukkan bahwa penggemar mereka lebih banyak dari yang diakui oleh Eduard.

Beberapa tahun yang lalu, mereka adalah penggemar Manny Pacquiao, yang selalu menonton pertandingannya di televisi dan memberikan dukungan bersama warga Fiilipina lainnya.

Saat ini, mereka berdiri bersama idola mereka dan menerima perlakuan sama dari para penggemar mereka, berkat kesuksesan mereka di depan jutaan penonton yang menyaksikan ajang dari organisasi bela diri terbesar di dunia.

“Ini hanya menyatakan bahwa tidak ada yang mustahil,” kata Eduard.

“Kita dahulu hanya dapat menontonnya [di televisi], dan saat ini kami berada bersamanya. Ini hanya berarti bahwa selama kita berjuang demi mimpi kita, akan ada kesempatan yang baik untuk meraihnya.”