Tangan Kiri Kulabdam Jadi Pembeda Dalam Duel Keras Dengan “The Panther”

DUX 1358 1 768x512

Kulabdam “Left Meteorite” Sor. Jor. Piek Uthai mampu menaklukkan Bobo “The Panther” Sacko dalam ajang ONE: IMMORTAL TRIUMPH di Vietnam, melalui performa dominan yang menghantarnya meraih keputusan mutlak dari para juri.

Dalam laga ONE Super Series Bantamweight Muay Thai di Phu Tho Indoor Stadium, Ho Chi Minh, pada hari Jumat, 6 September, “Left Meteorite” mampu mencari momen untuk menyerang balik sang rival.

"Left Meteorite" membuktikan kiprahnya sebagai bintang Muay Thai elit 🏆💥

"Left Meteorite" membuktikan kiprahnya sebagai bintang Muay Thai elit dengan kemenangan mutlak atas "The Panther" 🏆💥

Posted by ONE Championship Indonesia on Friday, September 6, 2019

Kulabdam memulai laga dengan menyerang kaki “The Panther” yang jenjang demi melucuti tendangan lawan dari Perancis ini. Ia nampak cerdik dalam mengkalkulasi jarak untuk menyerang balik lawan.

Bobo mulai menggunakan lengannya yang panjang untuk mendaratkan pukulan, namun Kulabdam menggunakan sudut yang baik untuk melayangkan serangan.

Perwakilan Sor. Jor. Piek Uthai ini hampir menyelesaikan pertandingan saat dia menggunakan tinju kirinya andalannya, namun lawannya mampu bangkit dan melanjutkan pertandingan.

DUX 1984.jpg

Di ronde kedua Kulabdam kembali menyerang betis lawannya dan menambah tekanan dengan rentetan pukulan. Namun, “The Panther” yang mewakili Teambilos Muaythai Gym mampu menjalankan taktik yang baik dengan tendangan jarak dan pukulan lurus.

Saat pria yang dua kali menjadi Juara Dunia Lumpinee Stadium Muay Thai itu maju, Bobo dengan sigap melakukan clinch.

Dalam ronde ini Bobo lebih aktif menjaga jarak, namun ini menjadi senjata makan tuan – karena “Left Meteorite” meraih kesuksesan dalam jarak menengah dengan pukulan-pukulannya.

Ia kembali melukai atlet asal Perancis ini saat sebuah pukulan kiri mendarat di kepala Bobo, yang nampak tetap menggunakan lengan panjangnya untuk menjaga serangan.

DUX 1894.jpg

Sepertinya “The Panther” memiliki segalanya untuk merajai ronde ketiga, tetapi ia ingin mencari penyelesaian. Ia menjadi lebih agresif dengan pukulannya, mendaratkan serangan jab-cross dengan cepat, serta menambah dampaknya dengan uppercut keras.

Ia juga menggunakan lututnya dalam posisi clinch, saat Kulabdam nampak menurunkan tensi serangan.

Walau ronde terakhir ini dicuri oleh lawannya, atlet asal Surin ini dapat mengamankan kemenangan dari penampilannya pada dua ronde pertama dengan keputusan mutlak. Hasil ini menambah rekornya menjadi 61-10-5, dimana ia juga mencetak kemenangan dalam debutnya bersama “The Home Of Martial Arts.”

Selengkapnya di Berita

Panpayak Jitmuangnon and Lamnamoonlek Torfunfarm face off ahead of The Inner Circle 32
Superlek celebrates his win against Takeru Segawa at ONE 165.
(From left) Nong-O Hama, Rodtang Jitmuangnon, Shimon Yoshinari, and Asadula Imangazaliev will be part of the 2026 ONE Flyweight Muay Thai World Grand Prix.
Panpayak Jitmuangnon connects with a head kick on Anuar Cisneros at The Inner Circle 23 on July 24
Panpayak Jitmuangnon connects with a head kick on Anuar Cisneros at The Inner Circle 23 on July 24
Superbon celebrates after defeating Masaaki Noiri at ONE 173.
Olivia Bahsous (L) vs Malia Weaver (R) is confirmed for The Inner Circle 35
Kiamran Nabati fires a shot at Nontachai's midsection during their main event clash at The Inner Circle 31.
Kiamran Nabati faces off with Nontachai Jitmuangnon ahead of The Inner Circle 31
Jonathan Haggerty celebrates his World Title win over Yuki Yoza at ONE SAMURAI 1.
Nadaka throws a solid right hand on Har Ling Om at ONE SAMURAI 3
Yod-IQ Or Pimolsri celebrates his World Title win at The Inner Circle 30.