Berita

Sunoto Nantikan Aksi Eksplosif Kulabdam Dan Edward Kelly

28 Mei 2021

ONE Championship siap menutup bulan ini dengan ledakan besar – dan nama dari ajang terakhir pada bulan Mei ini memang tak salah.

Hari Jumat, 28 Mei, organisasi bela diri terbesar di dunia ini akan menayangkan ajang ONE: FULL BLAST dengan pertaruhan besar bagi tiap atlet yang terlibat di dalamnya.

Tentunya, salah satu veteran Indonesia “The Terminator” Sunoto juga tak sabar menanti beberapa laga dari Singapore Indoor Stadium, seperti laga utama antara “Left Meteorite” Kulabdam Sor. Jor. Piek Uthai dan Saemapetch Fairtex, serta rival lamanya Edward “The Ferocious” Kelly.

Saemapetch Fairtex Vs. Kulabdam Sor. Jor. Piek Uthai

Sunoto memang menantikan laga eksplosif antar kedua striker Muay Thai elite asal Thailand itu, karena dirinya juga telah lama berkecimpung dalam dunia striking.

“Justru yang seru sepertinya di laga utama, karena keduanya berasal dari Thailand,” ujar “The Terminator.”

Kedua penantang teratas divisi bantamweight Muay Thai itu masing-masing mengincar kesempatan merebut sabuk emas milik sang raja, Nong-O Gaiyanghadao.

Laga yang sangat ditunggu ini seharusnya terjadi bulan Agustus lalu, saat Saemapetch dan Kulabdam dijadwalkan bertemu dalam babak final Turnamen ONE Bantamweight Muay Thai.



Saat itu, Saemapetch maju setelah mengalahkan “The Steel Locomotive” Rodlek PK.Saenchai Muaythaigym lewat keputusan mayoritas, sementara Kulabdam mencetak KO mengejutkan atas “The Million Dollar Baby” Sangmanee Klong SuanPluResort.

Sayangnya, perwakilan Fairtex itu menderita cedera dan terpaksa mundur dari babak final – dengan pertanyaan besar bagi para penggemar yang ingin mengetahui siapa yang lebih unggul dan akan terjawab Jumar ini.

“Kulabdam ini adalah kuda hitam. Dia masih muda dan sangat bagus, keduanya juga mengandalkan southpaw. Tetapi, saya lebih menjagokan Saemapetch,” tutupnya.

Edward Kelly Vs. Ahmed Faress

“The Ferocious” memang sudah tak asing di kalangan pecinta bela diri campuran, dimana superstar Team Lakay ini juga pernah berhadapan dengan Sunoto pada tahun 2016 silam.

Dalam laga tersebut, “The Ferocious” menghentikan perlawanan Sunoto melalui TKO pada menit 2:14 ronde ketiga. Bagi Sunoto, secara pribadi, Kelly menjadi sosok yang sangat mewakili gaya permainan dari Team Lakay.

“Edward adalah pemain yang kuat. Striking-nya bagus, grappling-nya juga eksplosif,” ujar pendiri Terminator Top Team ini. “Ia memiliki keunggulan dalam striking, karena kita mengetahui bahwa [anggota] Team Lakay rata-rata berasal dari disiplin wushu.”

Tetapi, lawan Kelly kali ini adalah Ahmad “The Prince” Faress, lulusan dari ONE Warrior Series dengan latar belakang Brazilian Jiu-Jitsu dan taekwondo. Tetap saja, Sunoto mengatakan bahwa mantan lawannya itu juga memiliki seluruh kemampuan untuk menahan seluruh serangan Faress dan tetap meraih keunggulan.

“Kesempatan akan selalu ada, terbuka lebar, karena Edward memiliki pertahanan takedown yang bagus, dan ia juga sering melawan petarung [dengan latar belakang] BJJ,” tegasnya.

“Maka itu, kesempatan [mereka berdua] masih 50:50.”

Baca juga: Cara Menonton ONE: FULL BLAST, Tanggal 28 Mei

Muat Lebih Banyak

Ikuti perkembangannya

Bawa ONE Championship kemana pun anda pergi! Daftarkan diri untuk mendapatkan akses ke berita terbaru, berbagai tawaran spesial dan kursi terbaik dalam gelaran langsung kami.
Dengan mengirimkan formulir ini, anda menyetujui pengumpulan, penggunaan dan pembukaan informasi anda berdasarkan Privacy Policy kami. Anda dapat membatalkan (unsubscribe) dari jenis komunikasi ini kapan saja.