Sitthichai Unggul Tipis Atas Ozcan, Maju Ke Semifinal GP

Sitthichai Tayfun Ozcan 1920X1280 ONE First Strike 53.jpg 768x512

Sitthichai “Killer Kid” Sitsongpeenong menunjukkan mengapa ia disebut sebagai salah satu favorit dalam rangkaian ONE Featherweight Kickboxing World Grand Prix.

Penantang peringkat keempat divisi featherweight kickboxing ini memgungguli debutan Tayfun “Turbine” Ozcan dan meraih kemenangan terbelah (split-decision) tipis dalam laga perempat final mereka di ONE: FIRST STRIKE, yang tayang secara langsung dari Singapore Indoor Stadium pada Jumat, 15 Oktober.

Sitthichai exchanges shots with Tayfun Ozcan

“Killer Kid” membuka laga dengan beberapa tendangan rendah, dan Ozcan – saat ini penantang peringkat kelima divisi featherweight – merespon dengan tendangannya. Striker keturunan Belanda-Turki ini lalu maju dan mendaratkan kombinasi pertama dalam laga ini, yang berakhir dengan hook kiri solid dan serangan ke arah tubuh.

Tak membiarkan lawannya mendapatkan momentum, Sitthichai melontarkan uppercut sebelum mendesak maju, dan Ozcan merespon dengan serangan yang sama. Saat ronde hampir berakhir, “Turbine” menangkap Sitthichai dengan sebuah pukulan kiri yang bagus.

Sebuah kombinasi serangan cepat dari Ozcan membuka ronde kedua, tetapi itu segera dipadamkan dengan sebuah serangan lutut di udara dari “Killer Kid,” yang mendesak lawannya. “Turbine” lalu melontarkan hook kanan, yang dibalas dengan sebuah serangan lutut dan pukulan kiri dari rivalnya asal Thailand itu.

Ozcan berlanjut maju dan akhirnya menghentikan momentum Sitthichai dengan tendangan depan. Perwakilan SB Gym ini lalu melanjutkan dengan kombinasi one-two dan serangan lutut ke depan. Saat Sitthichai akan merespon, striker Belanda-Turki ini mengenainya dengan pukulan kanan balasan untuk serangan besar terakhir ronde itu.

Sitthichai knees Tayfun Ozcan

Dengan dua ronde pertama ini berakhir dengan sangat tipis, Sitthichai membuka stanza penutup dengan agresi keras. Ia memadukan serangannya dengan tendangan, pukulan dan serangan lutut, saat Ozcan mundur dan dengan sabar menunggu untuk kesempatan membalas.

Hal itu tak menggetarkan Sitthichai dari pergerakan majunya dan ia tetap menekan debutan promosional ini, tetapi “Turbine” tak membiarkan lawannya asal Thailand itu menguasainya.

Beberapa serangan straight kanan milik Ozcan tersambung dengan baik, namun Sitthichai merespon dengan pukulan kirinya sendiri untuk menghentikan momentum rivalnya. Bintang keturunan Belanda-Turki ini mendaratkan tendangan dan serangan ke arah tubuh saat ronde berakhir, namun itu masih tak dapat menarik perhatian juri.

Sitthichai beats Tayfun Ozcan

Setelah tiga ronde aksi kickboxing yang sangat indah, dua dari ketiga juri memberi kemenangan bagi Sitthichai, dan perwakilan Sitsongpeenong Muay Thai Camp ini beranjak ke babak semifinal dari turnamen terbesar di muka bumi ini.

Menunggunya dalam laga itu adalah Davit Kiria, yang menghentikan Enriko “The Hurricane” Kehl via TKO ronde pertama pada malam yang sama.

Baca juga: Chingiz Allazov Hentikan Samy Sana, Maju Ke Semifinal Grand Prix

Selengkapnya di Berita

Panpayak Jitmuangnon connects with a head kick on Anuar Cisneros at The Inner Circle 23 on July 24
Panpayak Jitmuangnon connects with a head kick on Anuar Cisneros at The Inner Circle 23 on July 24
Superbon celebrates after defeating Masaaki Noiri at ONE 173.
Olivia Bahsous (L) vs Malia Weaver (R) is confirmed for The Inner Circle 35
Kiamran Nabati fires a shot at Nontachai's midsection during their main event clash at The Inner Circle 31.
Kiamran Nabati faces off with Nontachai Jitmuangnon ahead of The Inner Circle 31
Jonathan Haggerty celebrates his World Title win over Yuki Yoza at ONE SAMURAI 1.
Nadaka throws a solid right hand on Har Ling Om at ONE SAMURAI 3
Yod-IQ Or Pimolsri celebrates his World Title win at The Inner Circle 30.
Nadaka connects with a left kick on Har Ling Om at ONE SAMURAI 3
Rambolek vs Yod IQ at The Inner Circle 30
Seksan vs Muangthai at The Inner Circle 30 16