Setelah Aksi Keras Kontra ‘Supergirl,’ Stamp Ingin Rebut Kembali Gelar Kickboxing Dan Muay Thai

Stamp Fairtex Anna Jaroonsak ONE Fight Night 6 1920X1280 4 768x512

Di ONE Fight Night 6: Superbon vs. Allazov, megabintang Thailand Stamp Fairtex mencetak penampilan kembali yang luar biasa di tanah kelahirannya dan meraih bonus penampilan US$50.000 setelah meraih kemenangan terbelah atas Anna “Supergirl” Jaroonsak.

Sementara ia merasa senang dengan hasil tersebut, Stamp tak pernah berharap akan melawan kompatriotnya berusia 19 tahun itu dalam laga strawweight kickboxing di Impact Arena, Bangkok, Thailand, pada 14 Januari lalu.

https://www.instagram.com/p/Cnbfd6Lq2Qs/

Sebaliknya, mantan Juara Dunia dua disiplin ONE itu berencana untuk berhadapan dengan kickboxer pound-for-pound terhebat Anissa Meksen dalam laga-super peraturan khusus, pertarungan dimana terdapat empat ronde yang bergantian menggunakan peraturan Muay Thai dan MMA. 

Namun, saat “C18” gagal hadir dalam penimbangan badan dan lawan awal dari “Supergirl” juga tak dapat memenuhi persyaratan berat badan, ofisial ONE Championship berusaha memberi laga baru hanya dalam waktu 24 jam.

Mendadak, Stamp menemukan dirinya di dalam Circle menghadapi lawan berbahaya dengan keunggulan tinggi badan, berat badan dan jangkauan dalam disiplin yang belum dipersiapkannya.

Setelah pertarungan itu, wanita berusia 25 tahun ini berbicara tentang plus-minus dari menerima tantangan dalam waktu singkat itu.

Stamp berkata:

“Ini menjadi keuntungan dan kekurangan pada saat yang sama. Dalam latar belakang saya di Muay Thai, saya tahu bagaimana cara memukul dan menendang, tetapi di kickboxing, saya tak dapat menggunakan siku atau lutut.”

“Itu adalah keunggulan bagi saya karena ia lebih tinggi dari saya dan ia tak dapat menggunakan lutut atau siku saat melawan saya, maka itu kurang lebih [bekerja] dua arah.”

Laga itu ternyata menjadi pertempuran penuh aksi saling menyerang dari awal sampai akhir, yang membuat para penggemar di Impact Arena berdiri berkali-kali.

Sepanjang pertandingan itu, Stamp menunjukkan kegigihan dan kemauan luar biasa untuk beraksi dengan lawannya yang lebih besar dan memiliki pukulan lebih keras itu.

Menurut superstar Thai ini, pendekatan baku hantam ini sepenuhnya untuk bersenang-senang dan memberi pertunjukan luar biasa.

Ia berkata:

“Ya, ada banyak tekanan bagi saya karena saya [memiliki] beberapa kekurangan dalam hal [tinggi] dan juga dengan divisinya. Saya [berkata] pada diri saya sendiri bahwa saya [hanya] akan melakukan ini dan saya [hanya akan] bersenang-senang.”

“Dan [itu akan menjadi] seperti hiburan. Kalah atau menang, itu [tidak] masalah.”

Stamp Fairtex Teases Return To The Striking Arts

Setelah mengalahkan Anna Jaroonsak, Stamp Fairtex kini nampak terkunci untuk kesempatan merebut gelar Juara Dunia ONE Women’s Atomweight Kickboxing – sabuk yang sempat disandangnya.

Jelang ONE Fight Night 6, perwakilan Fairtex Gym itu dijadwalkan beradu dengan Meksen demi sabuk emas interim, yang diumumkan hanya beberapa hari sebelum laga-super peraturan khusus mereka seharusnya terjadi.

Namun, saat striker Prancis-Aljazair itu tak muncul di penimbangan badan, Stamp merasa kurang antusias melihat laga itu.

Ia berkata:

“Saya tak terlalu ingin bertarung dengan Anissa karena saya menganggap ini tidak profesional. Saya menghabiskan banyak waktu untuk mencari lawan baru di ajang ini. Maka, saya tak terlalu ingin melakukan itu lagi.”

https://www.instagram.com/p/CnMn_G9Bwrx/

Sebagai Juara ONE Women’s Atomweight World Grand Prix, warga asli Thailand ini dapat menemukan dirinya memasuki laga bela diri campuran dengan pertaruhan besar, dengan lawan potensial sang ratu atomweight Angela Lee.

Namun, karena berpulangnya Victoria, adik dari Lee yang berusia 18 tahun, Stamp berkata ia berencana untuk memfokuskan usahanya demi merebut sabuk emas dalam disiplin striking untuk memberi waktu berkabung bagi keluarga Lee.

Stamp berkata:

“Saya ingin menggunakan waktu ini untuk merebut kembali gelar saya di kickboxing dan Muay Thai, karena saya masih merasa sedih tentang apa yang terjadi pada Angela Lee dan seluruh keluarga Lee.”

“Itu akan membutuhkan waktu, dan setelah beberapa waktu, saya akan kembali ke MMA untuk Angela Lee.”

https://www.instagram.com/p/CnWEgJbPhNL/

Selengkapnya di Berita

Panpayak Jitmuangnon and Lamnamoonlek Torfunfarm face off ahead of The Inner Circle 32
Superlek celebrates his win against Takeru Segawa at ONE 165.
(From left) Nong-O Hama, Rodtang Jitmuangnon, Shimon Yoshinari, and Asadula Imangazaliev will be part of the 2026 ONE Flyweight Muay Thai World Grand Prix.
Panpayak Jitmuangnon connects with a head kick on Anuar Cisneros at The Inner Circle 23 on July 24
Panpayak Jitmuangnon connects with a head kick on Anuar Cisneros at The Inner Circle 23 on July 24
Superbon celebrates after defeating Masaaki Noiri at ONE 173.
Olivia Bahsous (L) vs Malia Weaver (R) is confirmed for The Inner Circle 35
Kiamran Nabati fires a shot at Nontachai's midsection during their main event clash at The Inner Circle 31.
Kiamran Nabati faces off with Nontachai Jitmuangnon ahead of The Inner Circle 31
Jonathan Haggerty celebrates his World Title win over Yuki Yoza at ONE SAMURAI 1.
Nadaka throws a solid right hand on Har Ling Om at ONE SAMURAI 3
Yod-IQ Or Pimolsri celebrates his World Title win at The Inner Circle 30.