Berita

Savvas Michael: ‘Jika Kalahkan Lerdsila, Saya Harus Mendapatkan Perebutan Gelar’

13 Agu 2019

Savvas “The Baby Face Killer” Michael saat ini berniat mengalahkan satu orang legenda lain untuk melaju ke puncak divisi flyweight dalam ONE Super Series Muay Thai.

Hari Jumat ini, tanggal 16 Agustus, atlet berusia 22 tahun ini akan kembali beraksi melawan Juara Dunia Muay Thai delapan kali Lerdsila Phuket Top Team dalam ajang ONE: DREAMS OF GOLD di Bangkok, Thailand, dalam pertandingan di kartu pembuka malam ini yang mampu mencuri perhatian.

Atlet Siprus ini tidak sabar menantikan kesempatan tampil diatas panggung dunia untuk kedua kalinya melawan salah satu nama terbesar di dalam olahraga ini, dan seperti debutnya, ia berharap mengalahkan seorang atlet ikonik asal Thailand di depan pendukung tuan rumah.

“Siapapun yang ONE ingin saya hadapi, saya akan melawannya, tetapi saya sangat senang dapat berhadapan dengan satu orang legenda lain,” kata Juara Dunia WMC Muay Thai ini.

“Bagi saya, Lerdsila adalah satu nama besar. Ini akan menjadi sebuah kehormatan untuk bertarung melawannya, dan saya tidak sabar untuk mengatakan bahwa saya telah mengalahkannya.”

“The Baby Face Killer” mengalahkan Singtongnoi Por Telakun melalui keputusan mutlak juri setelah sebuah kontes menegangkan di bulan Mei, dan penampilannya menunjukkan mengapa ia dianggap sebagai salah satu atlet terbaik yang bukan berasal dari Thailand dalam “seni delapan tungkai” di dunia.

Seperti para rekan berlatih elit yang berbagi sasana dengannya, Savvas telah berlatih bela diri sejak kecil, dan ia menajamkan kemampuannya di tanah kelahiran disiplin bela diri ini sejak ia berusia 18 tahun untuk menjadikan dirinya setingkat dengan para kompetitor terbaik asal Thailand.

Ia telah bersiap untuk kontes ini dengan dua orang yang akan berkompetisi pada kartu pertandingan yang sama di Impact Area – Juara Dunia ONE Flyweight Kickboxing Petchdam Petchyindee Academy dan Bangpleenoi Petchyindee Academy – dimana sesi latihan harian bersama mereka telah memberinya petunjuk bahwa ia layak bertanding dengan siapapun di dalam “The Home Of Martial Arts.”

“Lerdsila telah menghadapi banyak legenda lain, tetapi saya kira ia belum pernah bertanding dengan orang asing seperti saya,” kata Savvas.

“Saya tinggal disini dan juga mengikuti jalur yang ia jalani. Saya percaya akan diri saya sendiri, dan saya menyadari bahwa saya berlatih bersama yang terbaik untuk mengalahkannya.”

“Kebanyakan pria melewati kamp pelatihan, dan mereka tidak memiliki seseorang yang baik untuk berlatih bersama mereka tiap hari. Setiap gaya yang saya butuhkan, saya dapatkan di sasana ini. Tim saya sangat kuat.”

Savvas Michael defeats Singtongnoi Por Telakun at ONE: WARRIORS OF LIGHT

Tetapi, tidak banyak kompetitor yang menyamai pria dengan julukan “The Eel On Rollerskates.” Lerdsila adalah salah satu atlet yang sangat baik dalam menghindar dan menjadi striker paling kreatif sepanjang masa, dimana keunggulannya adalah memaksa lawannya melakukan kesalahan sebelum ia menaklukkan mereka.

Tetapi, Savvas tetap yakin bahwa kemampuannya akan membuka jalan kemenangan, dimana ia juga memiliki kekuatan mental untuk menghindari jebakan legenda Thailand ini.

“Banyak orang berpikir mereka mengenali gaya saya hanya karena saya mencetak KO dengan pukulan,” tegasnya.

“Tetapi melihat debut saya bersama ONE Championship. saya melakukan semuanya. Saya beradaptasi dengan situasi yang ada, dan ini yang ingin saya buktikan disini. Saya dapat bertinju, saya dapat melakukan clinch dan saya dapat melakukan semuanya.”

“Lerdsila mematahkan fokus lawannya dengan semua trik dan apa yang ia miliki. Setelah satu ronde bersamanya, ia membuat mereka merasa tidak berdaya, tetapi mereka tidak seperti itu — ia hanya membuat mereka menyerah terhadap diri mereka sendiri. Saya tidak akan membiarkannya memasuki pikiran saya, saya akan masuk ke pikirannya terlebih dahulu.”

Warga Bangkok ini mengetahui bahwa jika ia dapat mengalahkan satu legenda lainnya, maka ia berada dalam posisi sempurna untuk menantang gelar Juara Dunia ONE Flyweight Muay Thai, yang saat ini dipegang oleh Rodtang “The Iron Man” Jitmuangnon setelah kemenangannya atas Jonathan “The General” Haggerty.

Savvas Michael defeats Singtongnoi Por Telakun at ONE: WARRIORS OF LIGHT

Savvas yakin bahwa kemenangan akan menjadi miliknya, dan yang ia butuhkan hanyalah untuk memasuki ONE Circle, mengeksekusi game plan miliknya, serta menaruh dirinya di depan antrian untuk menantang sabuk emas.

“Jika saya mengalahkan Lerdsila, saya harus mendapatkan kesempatan perebutan gelar Juara Dunia,” tegas “The Baby Face Killer.”

“Saya percaya dengan hukum ketertarikan. Saya memiliki visi bahwa saya telah menang. Saya telah berdiri di depannya berkali-kali di dalam kepala saya, dan ini hanya akan menjadi kali yang lain.”

“Kami akan masuk kesana dan melihat serangan apa yang menyelesaikannya!”

Bangkok | 16 Agustus | 17:00 WIB | ONE: DREAMS OF GOLD | TV: Periksa daftar tayangan lokal untuk siaran global | Tiket: http://bit.ly/onegold19