Berita

Roman Kryklia Dominasi Andrei Stoica Dalam Pertahanan Gelar Perdana

Roman Kryklia menempatkan sebuah penampilan klinis dalam disiplin striking saat mempertahankan gelar Juara Dunia ONE Light Heavyweight Kickboxing untuk pertama kalinya.

Sang penguasa divisi ini memberi penampilan dominan untuk meraih kemenangan mutlak atas Andrei “Mister KO” Stoica dalam laga utama perebutan gelar Juara Dunia ONE Super Series mereka di ajang ONE: COLLISION COURSE, Jumat, 18 Desember, di Singapore Indoor Stadium.

Laga ini berlangsung satu arah pada awal ronde pertama, saat Kryklia mengayunkan pukulan kanan dan kiri ke arah tubuh Stoica. Atlet Ukraina berpostur tinggi besar ini mengincar sang penantang di dalam Circle, dimana Stoica hanya mampu bertahan dan menerima variasi pukulan dari tiap sudut.

Stoica mulai membalas dengan hook kirinya, namun ia mengenai angin saat Kryklia beralih masuk dan keluar jarak serang, meneror lawannya dengan pukulan kanan, jab, serta berbagai serangan kearah tubuh lainnya. Pria Rumania itu mampu mendaratkan sebuah hook, tetapi lengan Kryklia menyerap kekuatan itu sebelum mengembalikannya ke arah wajah Stoica dari pukulan kanannya.

Keyakinan diri sang Juara Dunia bertumbuh pada ronde kedua, dimana ia merasa lebih nyaman menggunakan teknik tinjunya dan menjatuhkan lengannya demi memancing rivalnya menyerang. Namun, baik saat Stoica mencoba menyerang kembali atau tidak, hasilnya tetap sama – ia disambut oleh rangkaian pukulan tajam.

Di tengah ronde kedua, Stoica mulai meningkatkan serangannya, mengayunkan hook kanan dan kiri ke arah Kryklia, bahkan mendaratkan sebuah tendangan ke arah tubuh. Namun seluruh pukulan itu hampir tak pernah mendarat, dan tendangan itu tidak memperlambat laju raksasa di hadapannya ini.

Tangan Kryklia mungkin sempat menjadi ancaman bagi Stoica pada ronde pertama dan kedua, namun serangan lututnya memberi komplikasi tambahan bagi atlet Rumania ini pada ronde ketiga. Setelah mengirimkan pukulan straight kanan dan kiri, sang Juara Dunia melanjutkan dengan serangan lutut ke arah tubuh dan kepala Stoica, yang seringkali mengenai lengannya.

“Mister KO” mencoba membalas dengan beberapa hook lain, namun ia masih tak dapat menemukan targetnya. Kryklia lalu meluncurkan tendangan tinggi dari kaki kanan ke arah kepala Stoica, namun ia tidak bertahan, melainkan nampak terkejut dan bersandar di dinding Circle sambil menerima serangan lutut dan pukulan sampai stanza berakhir.

Di ronde keempat, strategi Kryklia menjadi sangat jelas – dan pada saat bersamaan juga membuat lawannya itu frustrasi. Ia menyarangkan jab ke arah Stoica, menghantam tubuhnya dan memimpin serangan dengan teknik ortodoks dari sisi kanan. Saat Stoica gagal menyarangkan serangan berarti ke arah Kryklia, hal ini memberinya kesulitan luar biasa pada pertengahan ronde.

Saat itu, beberapa jab Kryklia mulai mendarat lebih sering dan lebih akurat, yang masing-masing mementalkan kepala lawannya ke belakang berulang kali. Atlet Rumania ini mencoba menyerang dengan jab dan pukulan kanan, namun sang Juara Dunia mampu menghindar dan menyerang balik dengan cerdas.

Kerusakan terbesar pun terjadi pada akhir ronde, saat Kryklia mengirimkan tempurung lututnya ke arah perut Stoica dan menyarangkan pukulan kanan yang kembali mementalkan kepala lawan.

Jika ronde pertama berjalan satu arah, maka stanza kelima dan terakhir ini menjadi jalan buntu; Stoica tak dapat menghindari serangan terakhir sang Juara Dunia.

Serangan ke arah tubuh, serangan lutut keras, jab dan pukulan kanan jarak jauh, bahkan tendangan ke arah kepala – semua yang dilontarkan Kryklia dalam laga itu ditampilkan seperti kembang api dalam perayaan malam tahun baru.

Namun, saat ia nampak dapat mematahkan Stoica – sesuatu pun terjadi. Kepala kedua atlet ini bertumbuk, dan wasit terpaksa menghentikan aksi ini sejenak. Saat laga berlanjut – dan mengejutkan para penggemar – “Mister KO” mengincar penyelesaian eksplosif.

Atlet Rumania ini menyarangkan tendangan dan mengayunkan pukulan keras ke arah Kryklia, sementara sang Juara Dunia mencoba mendaratkan serangan desisif yang tiba dalam bentuk pukulan uppercut kiri yang menjatuhkan Stoica ke dinding Circle. Dua pukulan kanan lainnya dari atlet Ukraina itu mengakhiri apa yang menjadi masterclass striking dalam disiplin kickboxing.

Kemenangan mutlak ini tak hanya memberi kesuksesan bagi pertahanan gelar perdana Kryklia, namun itu juga membawa catatan rekornya menjadi 46-7 dan membuktikan dirinya sebagai pria terkuat dalam divisi light heavyweight kickboxing ONE.

Baca juga: Nong-O Gaiyanghadao Pertahankan Gelar Dengan KO Eksplosif Atas Rodlek

Muat Lebih Banyak

Ikuti perkembangannya

Bawa ONE Championship kemana pun anda pergi! Daftarkan diri untuk mendapatkan akses ke berita terbaru, berbagai tawaran spesial dan kursi terbaik dalam gelaran langsung kami.
Dengan mengirimkan formulir ini, anda menyetujui pengumpulan, penggunaan dan pembukaan informasi anda berdasarkan Privacy Policy kami. Anda dapat membatalkan (unsubscribe) dari jenis komunikasi ini kapan saja.