Reaksi Rodtang Atas Tantangan Adiwang, Komentar Mongkolpetch

Tagir Khalilov Rodtang Jitmuangnon ONE FISTS OF FURY 1920X1280 31 768x512

Banyak orang yang ingin menguji sang Juara Dunia ONE Flyweight Muay Thai Rodtang “The Iron Man” Jitmuangnon, namun akhir-akhir ini, yang paling lantang berbicara adalah atlet fenomenal Filipina Lito “Thunder Kid” Adiwang dan veteran Thailand Mongkolpetch Petchyindee Academy.

Kini, setelah beberapa minggu berselang dari seluruh tantangan tersebut, sang penguasa divisi flyweight ini akhirnya memberi jawaban.

Pertama, “The Iron Man” mengalihkan perhatiannya pada Adiwang, yang secara resmi menantangnya pada pertengahan Juni lalu.

Seniman bela diri campuran Filipina ini, yang menawarkan untuk beralih ke ONE Super Series Muay Thai atau kickboxing untuk menjalani laga impian itu, mengaku bahwa dirinya memiliki senjata untuk memberi kekalahan perdana bagi megabintang Thailand ini.

Rodtang mendengar permintaan atlet strawweight itu untuk sebuah laga, dan ia pun bersedia menghadapinya di dalam Circle.

“Jika Lito berpikir ia memiliki beberapa trik untuk mengalahkan saya, maka saya menyambutnya untuk berhadapan dengan saya,” tegasnya.



Tetapi, terdapat dua syarat.

“Itu tergantung pada berat badan, apakah ia akan naik divisi atau saya yang akan turun divisi,” lanjut Rodtang.

“Itu juga tergantung pada peraturannya, apakah ini akan terjadi di bawah Muay Thai, kickboxing, atau MMA. Jika itu dalam MMA, maka saya akan ingin menyempatkan waktu untuk berlatih – setidaknya satu tahun.”

Sementara “The Iron Man” menjalani perdebatan ringan dengan Adiwang, ia menghadapi sesuatu yang lebih panas dengan salah satu kompatriotnya.

Philippine mixed martial artist Lito Adiwang is ready for war in the Circle!

Setelah kemenangan melalui keputusan mayoritas Mongkolpetch atas penantang peringkat keempat divisi flyweight Muay Thai Elias “The Sniper” Mahmoudi di ajang ONE: FULL BLAST II pada Juni lalu, muncul pertanyaan apakah ia layak menantang rekan senegaranya itu demi sabuk emas.

Lagipula, perwakilan Petchyindee Academy ini memiliki catatan rekor sempurna 4-0 di ONE Super Series dan baru saja mengalahkan salah satu penantang teratas.

Walau Rodtang terkesan dengan kemenangan itu, ia membungkam ide untuk melangsungkan laga itu. Sebaliknya, ia menyarankan kompatriotnya itu untuk melawan atlet peringkat kedua Jonathan “The General” Haggerty, peringkat ketiga “The Angel Warrior” Panpayak Jitmuangnon, atau mengulang laganya bersama Mahmoudi agar para penggemar ONE dapat menjadi lebih familiar dengannya.

Mongkolpetch merasa direndahkan mendengar pendapat sang penguasa flyweight ini dan membalas dengan pedas. “Saat saya menjadi bintang, kamu hanyalah debu di pedesaan,” katanya.

Pernyataan itu sangat menyinggung “The Iron Man,” terutama karena ia pernah berlatih bersama sang veteran dan bermain bola bersamanya.

“Saya tidak mengira seseorang yang sangat saya hormati akan menyakiti saya dengan komentar itu,” aku Rodtang. “Yang saya katakan adalah sebuah saran. [Kemenangan terbarunya] memang bagus untuk dirinya. Saya tak dapat berkata-kata.”

Pictures from the Mongkolpetch Petchyindee Academy vs. Elias Mahmoudi bout at ONE: FULL BLAST II

Rodtang meyakini bahwa Mongkolpetch, yang memiliki catatan rekor 115-40-2 dan gelar Kejuaraan Dunia Lumpinee Stadium Muay Thai, lebih dari siap untuk menjalani perebutan sabuk Juara Dunia ONE.

Namun ia mempertahankan pendapatnya, karena merasa bahwa sang perwakilan Petchyindee Academy itu masih membutuhkan lebih banyak waktu di dalam Circle untuk memukau para penggemar global.

“Ya, saya kira Mongkolpetch memang siap karena ia memiliki banyak pengalaman,” kata sang mega bintang. “Ia telah menjalani banyak laga. Tetapi di ONE Championship, saya kira ia harus terlebih dahulu membangun reputasinya lebih lagi [dengan para penggemar] supaya dapat menjadi penantang yang layak.”

Dan jika keduanya dijadwalkan bertarung pada satu waktu, “The Iron Man” tetap meyakini bahwa dirinya akan memiliki keunggulan.

Tak hanya Rodtang merasa dirinya memiliki lebih banyak senjata dan agresi dibanding kompatriotnya, ia juga berpikir bahwa dirinya dapat mengalahkan atlet asal Petchyindee Academy ini dengan salah satu serangan andalannya.

“Saya kira [serangan andalan itu adalah] pukulan saya, karena di Thailand, Mongkolpetch adalah jenis petarung yang jika terpukul akan selalu jatuh,” tegasnya.

Rodtang Jitmuangnon fights Tagir Khalilov at ONE: FISTS OF FURY

Mungkin memang hanya masalah waktu sebelum Rodtang bertemu dengan Adiwang atau Mongkolpetch di dalam Circle.

Baca juga: Ciptakan Petarung Muay Thai Sempurna Dari Para Superstar ONE

Selengkapnya di Berita

Panpayak Jitmuangnon connects with a head kick on Anuar Cisneros at The Inner Circle 23 on July 24
Panpayak Jitmuangnon connects with a head kick on Anuar Cisneros at The Inner Circle 23 on July 24
Superbon celebrates after defeating Masaaki Noiri at ONE 173.
Olivia Bahsous (L) vs Malia Weaver (R) is confirmed for The Inner Circle 35
Kiamran Nabati fires a shot at Nontachai's midsection during their main event clash at The Inner Circle 31.
Kiamran Nabati faces off with Nontachai Jitmuangnon ahead of The Inner Circle 31
Jonathan Haggerty celebrates his World Title win over Yuki Yoza at ONE SAMURAI 1.
Nadaka throws a solid right hand on Har Ling Om at ONE SAMURAI 3
Yod-IQ Or Pimolsri celebrates his World Title win at The Inner Circle 30.
Nadaka connects with a left kick on Har Ling Om at ONE SAMURAI 3
Rambolek vs Yod IQ at The Inner Circle 30
Seksan vs Muangthai at The Inner Circle 30 16