Berita

Rangkaian Aksi Kartu Pendahuluan ONE: EDGE OF GREATNESS

ONE Championship kembali ke tanah kelahirannya di Singapura dalam gelaran ONE: EDGE OF GREATNESS, Jumat, 22 November, yang menutup tahun 2019 di “Kota Singa.”

Sejak awal, para penggemar yang memenuhi di Singapore Indoor Stadium disuguhi rentetan aksi memikat dari para praktisi bela dari terbaik dunia dalam disiplin Muay Thai dan bela diri campuran.

Berikut adalah hasil lengkap serta sorotan terbaik dari kartu pendahuluan di ajang malam ini.

Liam Nolan Buka Gelaran Dengan Performa Dominan

Liam Nolan ???????? membuka ONE: EDGE OF GREATNESS dengan kemenangan mutlak

Liam Nolan ???????? membuka ONE: EDGE OF GREATNESS dengan kemenangan mutlak atas Brown Pinas!

Posted by ONE Championship Indonesia on Friday, November 22, 2019

Juara Dunia Roar Combat League, Liam Nolan, berhasil tampil memukau dalam laga ONE Super Series Featherweight Muay Thai, yang membuka gelaran malam ini.

Selama tiga ronde, Liam mendominasi laga dan membuktikan diri layak berada dalam deretan atlet terbaik melalui berbagai tendangan kuat ke arah Brown Pinas. Sejak awal, Liam menunjukkan dominasi dengan rangkaian serangan atas Brown, atlet asal Belanda yang juga dua kali menjadi Juara Kickboxing Eropa.

Kedua atlet ini terus menampilkan keseruan di dalam laga dengan pertukaran serangan keras.

Liam Nolan – yang mampu membalas serangan dan nampak unggul pada ronde kedua dan ketiga – meraih keputusan mutlak dari para juri.

Shuya Kamikubo Perpanjang Kemenangan Beruntunnya

Shuya Kamikubo ???????? runtuhkan pertahanan Bruno Pucci dan raih kemenangan luar biasa!

Shuya Kamikubo ???????? runtuhkan pertahanan Bruno Pucci dan raih kemenangan luar biasa!

Posted by ONE Championship Indonesia on Friday, November 22, 2019

Shuya “Stealth” Kamikubo tampil agresif dan dominan atas lawannya, Bruno “Puccibull” Pucci. Laga yang menjadi salah satu unggulan dalam kartu pendahuluan ini dimulai dengan Shuya, yang langsung menerjang Bruno – yang disambut pemegang dua gelar Juara Dunia BJJ No-Gi ini  dengan sebuah takedown defense.

Tiga ronde pertandingan ini berjalan lebih banyak di pertukaran serangan bawah, dimana dalam dua ronde pertama, “Stealth” mampu menyarangkan serangan lutut ke kepala perwakilan Evolve MMA/United MMA.

Saat rivalnya ini berusaha kembali berdiri, “Stealth” menempatkan dirinya ke bawah dan mengendalikan lawannya ini.

“Puccibull” mengetahui bahwa ia membutuhkan penyelesaian dalam ronde terakhir dan maju menyerang, namun ia terkena beberapa pukulan keras. Ia mencoba sebuah takedown, namun itu dimentahkan sebelum ia kembali berdiri.

Shuya lanjut mendominasi dengan ground and pound sampai bel akhir pertandingan berbunyi, dimana ia memang layak menyapu hasil pertandingan ini dengan kemenangan mutlak untuk mencatat rekor 4-0 bersama ONE, dan 11-1-1 secara keseluruhan.

Nguyen Tran Duy Nhat Cetak KO Sensasional

Bintang Vietnam ???????? Nguyen Tran Duy Nhat sukses cetak KO di ronde kedua atas Yuta Watanabe!

Bintang Vietnam ???????? Nguyen Tran Duy Nhat sukses cetak KO di ronde kedua atas Yuta Watanabe!

Posted by ONE Championship Indonesia on Friday, November 22, 2019

Nguyen “No.1” Tran Duy Nhat mampu mencuri perhatian saat rentetan tendangan yang dilayangkannya berhasil menjatuhkan Yuta Watanabe.

Keduanya mengukur reaksi dan kemampuan satu sama lain di menit-menit awal pertandingan, namun “No.1” mengambil langkah pertama untuk menunjukkan kekuatannya lewat sebuah round kick kanan yang langsung membuat lawannya bersiaga.

Yuta pun membalas dengan tendangan rendah, namun serangan ini berhasil dipatahkan atlet asal Hochiminh City Muay Team – yang melanjutkan dengan tendangan ke tubuh lawannya itu. Serangan kuat bertubi-tubi membuat Yuta mundur, dan saat itu juga, Tran Duy mendaratkan tendangan ke kepala lawannya dan membuatnya terjatuh.

Yuta berdiri untuk melanjutkan laga, namun lawannya mendaratkan tendangan yang sama untuk kembali menjatuhkan atlet Jepang itu untuk kedua kalinya pada ronde pertama. Namun, atlet jepang ini berhasil bertahan.

Yuta lebih aktif dalam ronde kedua, namun lawannya itu melihat celah dalam pertahanannya. Tran Duy kembali mendaratkan sebuah tendangan memutar ke kepala untuk mengakhiri pertandingan pada detik ke 30 ronde kedua, dengan sebuah kemenangan KO.

Petchmorakot Cetak KO Cepat Di Ronde Kedua

Petchmorakot Petchyindee Academy jatuhkan Charlie Peters dengan KO di awal ronde kedua!

Petchmorakot Petchyindee Academy jatuhkan Charlie Peters dengan KO di awal ronde kedua!

Posted by ONE Championship Indonesia on Friday, November 22, 2019

Petchmorakot Petchyindee Academy menutup kartu pendahuluan lewat kemenangan cepat pada ronde kedua atas Charlie “Boy” Peters, atlet yang mencatat debutnya dalam ONE Super Series Muay Thai divisi featherweight.

Superstar Thailand ini hanya membutuhkan 4 menit dan 48 detik untuk menjatuhkan lawannya, namun sebelumnya Charlie berhasil mencuri serangan dan menjatuhkan Petchmorakot. Ia mengendalikan jarak dengan jab dan push kick, dan walau atlet Inggris lawannya ini masuk dengan pukulan kuat menjelang akhir ronde, kesuksesannya hanya berakhir sampai di situ.

Petchmorakot masuk ke ronde kedua dengan agresi lebih, dan menutup jarak untuk menggunakan serangan jarak dekatnya dengan dampak luar biasa.

Ia mengirim “Charlie Boy” ke atas kanvas untuk pertama kalinya dengan sebuah sikutan kiri dan sepasang serangan lutut kiri. Saat lawannya kembali bangkit, Petchmorakot menyerang kembali dengan sebuah jab, lalu masuk dengan sebuah serangan lutut lainnya untuk mengamankan kemenangan melalui KO pada menit 1:48.

Juara Dunia dua divisi Lumpinee Stadium dan WMC Muay Thai ini saat ini memiliki rekor profesional 159-35-2.