Berita

Meng Bo Berencana Cetak KO Demi Lanjutkan Misi Perebutan Gelar

Meng Bo telah menjadi salah satu kekuatan paling dominan dalam divisi atomweight bela diri campuran selama satu setengah tahun terakhir, dan ia berniat melanjutkan dominasinya pada Jumat, 22 Januari ini.

Pencetak KO asal Tiongkok ini akan memasuki Circle melawan mantan penantang gelar Juara Dunia ONE Women’s Strawweight Samara “Marituba” Santos di ONE: UNBREAKABLE, Singapura.

Meng, yang saat ini menempati peringkat kedua divisi atomweight, meyakini bahwa pemusatan latihannya akan membantu dirinya melaju pada momentum besar saat ini.

“Anda tak akan pernah tahu apa yang akan terjadi di dalam ring sampai bel berbunyi dan gaya bertarung yang berbeda ini beradu bell. Yang dapat anda andalkan adalah persiapan anda,” kata wanita berusia 24 tahun ini. “Lagipula, saya sangat yakin [pada] teknik saya.”

Bintang Tiongkok ini layak untuk merasa yakin.

Dalam debut promosionalnya di ajang ONE: AGE OF DRAGONS pada November 2019, Meng mencetak KO atas mantan penantang gelar Juara Dunia ONE Women’s Strawweight, Laura “La Gladiadora” Balin, dalam waktu kurang dari tiga menit.

Ia melanjutkan kemenangan spektakuler pada ronde pertama itu dengan penampilan yang jauh lebih baik lagi, yaitu dengan mencetak KO atas atlet wanita andalan Indonesia Priscilla Hertati Lumban Gaol hanya dalam waktu 86 detik di ajang ONE: INSIDE THE MATRIX II bulan November lalu.

“Gaya saya adalah bertarung stand-up. Tetapi, saya juga hebat di permainan ground,” kata Meng. “Lagipula, saya lebih suka mencetak KO atas lawan-lawan saya, secepatnya.”

Chinese MMA star Meng Bo knocks out Indonesian MMA fighter Priscilla Hertati Lumban Gaol at ONE: INSIDE THE MATRIX II in Singapore

Tetapi, Santos akan memberi perlawanan keras.

Juara Bela Diri Campuran Brasil ini adalah pencetak penyelesaian yang jelas mumpuni, dengan delapan dari 12 kemenangannya diraih melalui KO atau submission.

Segera setelah bergabung bersama ONE pada tahun 2018, Santos berlaga dalam divisi strawweight yang lebih berat, dimana ia mendesak sang ratu divisi ini “The Panda” Xiong Jing Nan dan bahkan sempat mengancam dengan kuncian rear-naked choke dan armbar pada awal laga perebutan gelar tersebut.



Kini, “Marituba” akan berlaga dalam divisi yang lebih sesuai dengan posturnya, dan Meng mengetahui bahwa lawannya ini akan membawa seluruh kemampuan luar biasa sebisa mungkin.

“Ia benar-benar lawan yang kuat,” kata atlet Tiongkok itu. “Ia berasal dari Brasil, [dan ia] cukup bagus di permainan ground. Namun dari apa yang saya amati dalam laga-laga sebelumnya, ia menunjukkan kemampuan yang lebih baik dalam permainan stand-up, terutama ayunannya dalam ronde-ronde pertengahan dan akhir.”

Tetap saja, Meng meyakini ia akan meninggalkan Singapore Indoor Stadium dengan kemenangan ke-16 dalam kariernya.

“Sebenar-benarnya, apapun kelemahan atau kekuatannya, saya dapat mengalahkannya dalam tiap aspek,” kata atlet atomweight veteran ini.

Chinese MMA star Meng Bo knocks out Indonesian MMA fighter Priscilla Hertati Lumban Gaol at ONE: INSIDE THE MATRIX II in Singapore

Jika Meng meraih kemenangan di ONE: UNBREAKABLE – terutama dengan cara luar biasa – ia akan meraih posisi yang baik untuk menyambut ONE Atomweight World Grand Prix nanti.

Berlaga dalam turnamen prestisius tersebut akan memberi pencetak KO asal Tiongkok ini sebuah kesempatan sempurna untuk meraih laga perebutan gelar Juara Dunia melawan sang penguasa divisi atomweight, “Unstoppable” Angela Lee.

“Saya sangat tertarik untuk berpartisipasi [dalam turnamen] ONE Atomweight World Grand Prix,” kata Meng.

“Dalam divisi atomweight saya menempati peringkat kedua, dan melalui ONE Atomweight World Grand Prix, saya dapat menampilkan seluruh hasil latihan dan kemampuan saya pada para fan. Terutama, saya dapat membuktikan bahwa saya memiliki seluruh bakat [yang dibutuhkan] untuk menantang sang juara.”

Chinese MMA fighter Meng Bo celebrates her debut victory in ONE

Baca juga: 5 Alasan Untuk Menantikan ONE: UNBREAKABLE