Berita

Kim Jae Woong Akan Patahkan Nguyen, ‘Paksa Dirinya Menyerah’

Dibutuhkan seorang pemberani untuk menantang mantan Juara Dunia dua divisi ONE Martin “The Situ-Asian” Nguyen, namun penantang peringkat kelima featherweight “The Fighting God” Kim Jae Woong memang tak kekurangan keberanian.

Setelah kemenangan terakhirnya atas Tetsuya “MMA Fantasista” Yamada pada Desember lalu, seniman bela diri campuran Korea Selatan ini berkata ia akan ingin menghadapi Nguyen – dan ia mendapatkan keinginannya pada ajang ONE: REVOLUTION, Jumat, 24 September nanti.

Laga menarik antara dua striker ini akan menjadi salah satu atraksi terbesar dari gelaran malam itu, dan Kim tak sabar menguji kemampuannya untuk menghadapi mantan penguasa divisi featherweight paling dominan dalam beberapa tahun terakhir itu.

“Pertama, saya kira Martin Nguyen adalah petarung dan panutan yang hebat, dimana saya menganggap dirinya salah satu yang terbaik,” kata warga Seoul ini.

“Ia adalah petarung yang saya hormati dan selalu menarik untuk ditonton, bahkan sebelum saya bergabung bersama ONE Championship, dimana itulah alasan mengapa saya ingin bertarung melawannya. Ia pernah menjadi Juara Dunia, maka saya ingin mengalahkannya, membuktikan diri saya dan menjadi yang terbaik dengan melawan yang terbaik.”

Semua ini menjadi kesenangan bagi pria Korea Selatan berusia 28 tahun itu, karena ia mengetahui bahwa “The Situ-Asian” adalah seorang legenda yang tak akan menghindari laga menegangkan.

“Seluruh lawan saya sebelumnya adalah grappler, tetapi kali ini, lawan saya adalah striker. Saya sebenarnya menyukai striking, maka saya kira ini akan laga menarik antara dua pemukul keras,” tegas Kim.



Nguyen menjadi atlet sensasional dalam skala global saat ia merebut gelar Juara Dunia ONE Featherweight dan Lightweight dengan sepasang KO beruntun pada tahun 2017, dan berlanjut mendominasi divisi featherweight sampai ia harus mengakui keunggulan Thanh Le bulan Oktober lalu.

Atlet Vietnam-Australia itu meraih seluruh pencapaian tersebut dengan arsenal yang beragam, tetapi pukulan keras selalu menjadi aset terbesarnya.

Namun, “The Fighting God” juga memiliki kekuatan pencetak KO yang luar biasa – dimana kedua petarung ini telah meraih 16 kemenangan KO jika digabungkan – dan ia pun yakin bahwa kemampuannya akan unggul saat mereka bertemu di tengah Circle.

“Saya mengetahui tentang Martin bahkan sebelum saya bergabung bersama ONE Championship [pada 2019 lalu], maka saya mengetahui kekuatan dan kelemahannya lebih dari pengetahuannya tentang saya. Selama beberapa waktu, saya telah memikirkan bagaimana cara mengalahkannya, maka kali ini, saya yakin 200 persen,” tegas Kim.

“Martin sangat bagus dalam [pukulan] melengkung, namun saya melontarkan [serangan] linear dan melengkung. Saya kira saya memiliki lebih banyak kemampuan dalam striking. Nguyen memiliki satu hook kanan, namun saya memiliki lebih banyak opsi, maka saya kira saya dapat mengalahkannya dengan mudah.”

South Korean MMA star Kim Jae Woong fights Japanese grappler Tetsuya Yamada at ONE: BIG BANG II in December 2020

Kim adalah penyerang tanpa henti yang gemar menerjang serangan lawannya untuk mendaratkan seluruh arsenal miliknya.

Di sisi lain, Nguyen adalah spesialis serangan balik, dan ia jelas akan membawa sesuatu yang ia rencanakan untuk mengatasi gaya “The Fighting God.” Tetap saja, itu tak akan menghentikan terjangan pria asal Korea Selatan itu, karena ia mengetahui bahwa ia dapat mematahkan semangat rivalnya dengan tekanan tanpa henti.

“Saya sedikit sembrono. [Saya gemar] menekan lawan saya dan menyeret mereka melalui genangan lumpur untuk membuatnya lebih sulit lagi – yang juga dapat memberi saya kesulitan, namun saya cenderung menyukai situasi tersebut,” tegas Kim.

“Membuat lawan saya merasa terpojok dan tak dapat bernafas adalah pertandingan yang saya sukai dan incar. Saya akan memasuki pikiran Nguyen dan membuatnya menyerah.”

Hal ini adalah sebuah prediksi yang sangat berani, jika melihat tingkatan lawan yang pernah dihadapi – dan dikalahkan – oleh “The Situ-Asian” di ONE.

South Korean MMA star Kim Jae Woong fights Japanese grappler Tetsuya Yamada at ONE: BIG BANG II in December 2020

Namun, “The Fighting God” memiliki keyakinan luar biasa untuk mematahkan pejuang Australia ini, dimana ia mengetahui bahwa sebuah kemenangan empatik atas atlet luar biasa ini akan membawanya mendekati puncak.

“Tahun ini, tujuan saya adalah laga Kejuaraan Dunia,” tegas Kim.

“Saya merasa bahwa jika saya mengalahkan Martin Nguyen, maka saya tak akan harus berusaha terlalu jauh untuk menjadi Juara Dunia. Saya merasa bahwa ini adalah sebuah kesempatan, dan itulah salah satu alasan mengapa saya menantangnya juga.”

“Saya akan memastikan bahwa rahang, kepala dan perut Martin Nguyen menjadi tiga bagian tubuh yang menjadi sasaran utama saya. Dan dengan ketiga bagian tubuh ini, saya akan melemahkan mentalitasnya dengan membuatnya terhuyung atau berguling kesakitan, sebelum ia menyerah.”

Baca juga: 5 Fakta Menarik Dari Penantang Gelar Lightweight, Ok Rae Yoon

Muat Lebih Banyak

Ikuti perkembangannya

Bawa ONE Championship kemana pun anda pergi! Daftarkan diri untuk mendapatkan akses ke berita terbaru, berbagai tawaran spesial dan kursi terbaik dalam gelaran langsung kami.
Dengan mengirimkan formulir ini, anda menyetujui pengumpulan, penggunaan dan pembukaan informasi anda berdasarkan Privacy Policy kami. Anda dapat membatalkan (unsubscribe) dari jenis komunikasi ini kapan saja.