Berita

Jonathan Haggerty Butuhkan Kemenangan ‘Spektakuler’ Atas Naito Demi Awali Lajunya

Jonathan “The General” Haggerty mengetahui ia harus memberi pernyataan tegas untuk kembali memasuki perebutan gelar Juara Dunia.

Mantan Juara Dunia ONE Flyweight Muay Thai ini akan menghadapi bintang Jepang Taiki “Silent Sniper” Naito dalam ajang ONE: BIG BANG II yang sebelumnya direkam dan akan tayang Jumat, 11 Desember ini – dan tujuannya sangatlah jelas.

“Saya merasa seperti wajib memenangkan laga ini, dan tak hanya memenangkannya, saya harus menang meyakinkan dengan gaya yang spektakuler,” kata Haggerty jelang laga krusial di Singapura ini.

“Saya akan mencoba beberapa trik dari dalam diri saya. Mari kita rebut gelar Juara Dunia ini kembali.”

Pria asal London berusia 23 tahun ini melejit ke dalam skena ONE Super Series saat ia mengalahkan Joseph “The Hurricane” Lasiri pada Januari 2019.

Kemenangan itu memberi Haggerty kesempatan melawan Sam-A Gaiyanghadao demi gelar Juara Dunia ONE Flyweight Muay Thai di bulan Mei 2019, dimana ia tampil secara eksklusif dalam laga Kejuaraan Dunia sejak itu.

Pertama, Haggerty memenangkan emas dalam laga mengejutkan melawan Sam-A, yang membawanya pada pertemuan pertama dengan Rodtang “The Iron Man” Jitmuangnon. Dalam Laga Terbaik ONE Super Series Tahun 2019, Rodtang unggul tipis atas striker Inggris ini setelah lima laga penuh aksi untuk merebut sabuknya.



Namun, Januari lalu, atlet sensasional Thailand ini menang secara empatik dalam laga ulang yang sangat ditunggu bersama Haggerty, yang saat ini menjadi penantang peringkat ketiga dalam divisinya.

Untuk meraih kesempatan ketiga melawan sang penguasa, “The General” akan menggunakan pengalaman sebelumnya untuk kembali membangun pencapaiannya.

“[Saya belajar bahwa anda harus] meninggalkan semua emosi di luar ring, mendengarkan tim pojok (cornermen) anda, bertahan pada satu game plan, dan tak membiarkan Rodtang menarik anda ke dalam sebuah perkelahian — yang saya lakukan,” kenang Haggerty.

Namun, Naito kini menjadi tantangan baru dan sangat berbeda dengan pergerakan maju dari “The Iron Man.” Seperti julukannya, “Silent Sniper” menerapkan sebuah pendekatan yang lebih sabar dan klinis pada tiap serangannya.

Haggerty menyadari siapa yang dilawannya, serta mengetahui bahwa ia akan menemukan cara untuk menang demi naik ke puncak divisi.

“Teknik terbaik Naito adalah serangan baliknya. Ia gemar membuat anda menjangkau terlalu jauh, dan saat melakukan itu, ia akan membalas [serangan],” kata atlet Inggris ini.

“Berdasarkan opini saya, ia belum memiliki posisi di [peringkat] lima besar. Seperti yang saya katakan, saya kira sebuah KO spektakuler dalam laga ini, maka mungkin [saya dapat menghadapi] peringkat dua teratas, Panpayak [Jitmuangnon] dan Superlek [Kiatmoo9]. Lalu, semoga, mendapatkan kesempatan saya sendiri [di perebutan gelar Juara Dunia] sekali lagi.”

“[Petchdam Petchyindee Academy juga] menjadi laga dimana saya 100 persen tertarik. Saya berlaga dengan baik melawan [atlet] southpaw. Itu akan menjadi luar biasa, maka, ayo maju.”

Jelas bahwa Haggerty lebih termotivasi dari sebelumnya.

Dalam kondisinya saat ini, ia berlatih keras dan cerdas untuk mempersiapkan laga. Kemunduran hanya menjadikannya sangat haus meraih emas Kejuaraan Dunia, dan ia sepenuhnya terfokus untuk mengirimkan penyelesaian tak terlupakan di Singapura demi mengingatkan divisi ini tentang siapa dirinya dan pencapaiannya.

“Saya mengatakan [saya akan menang dengan] penyelesaian ronde kedua. Sebuah serangan siku ke bawah ala Jonathan Haggerty – mungkin sebuah trik yang saya kembangkan dalam latihan, maka bersiaplah untuk itu,” tegasnya.

“Saya akan kembali berada di puncak, seratus persen.”

Baca juga: Laga Haggerty Vs. Naito Akan Jadi Puncak Gelaran ONE: BIG BANG II

Muat Lebih Banyak

Ikuti perkembangannya

Bawa ONE Championship kemana pun anda pergi! Daftarkan diri untuk mendapatkan akses ke berita terbaru, berbagai tawaran spesial dan kursi terbaik dalam gelaran langsung kami.
Dengan mengirimkan formulir ini, anda menyetujui pengumpulan, penggunaan dan pembukaan informasi anda berdasarkan Privacy Policy kami. Anda dapat membatalkan (unsubscribe) dari jenis komunikasi ini kapan saja.