Bela Diri Campuran

Fabio Pinca Siap Cetak Debut Bela Diri Campuran Dengan Shannon Wiratchai

Juara Dunia Muay Thai berkali-kali, Fabio Pinca, dikenal sebagai salah satu petarung paling dominan di dunia.

Kini, ia akan mendapatkan kesempatan untuk menguji kemampuan striking elitnya dalam disiplin bela diri yang memadukan seluruh olahraga tarung ini.

Kesempatan ini akan tiba pada hari Jumat, 21 Agustus, dengan atlet Perancis ini mencetak debut bela diri campuran melawan Shannon “OneShin” Wiratchai dalam ajang ONE: NO SURRENDER III di Bangkok, Thailand. Dalam hal ini, Pinca yang berusia 36 tahun ini sangat bersemangat untuk menghadapi veteran berpengalaman itu.

“Saya menonton seluruh laganya,” katanya tentang Wiratchai. “Ia sangat luar biasa bagus. Saya senang menghadapi dirinya dalam debut bela diri campuran saya ini.”

Ini sebenarnya adalah penampilan kedua Pinca di atas panggung dunia ini.

Atlet Perancis ini awalnya mencetak debut promosionalnya sebagai atlet Muay Thai ketika organisasi ini membuka cabang striking secara menyeluruh, ONE Super Series, pada bulan April 2018.

Malam itu, ia berhadapan dengan Juara Dunia ONE Bantamweight Muay Thai masa depan Nong-O Gaiyanghadao dalam ajang ONE: HEROES OF HONOR, tetapi ia kalah melalui keputusan mutlak.

Pinca lalu mencetak sebuah kemenangan KO di luar ONE sebelum ia mengalihkan fokusnya pada bela diri campuran. Dan sejauh ini, pria asal Lyon ini telah menikmati transisinya.

“Saya berlatih keras seperti biasanya, tapi sedikit berbeda karena peraturan baru itu,” kata pria berusia 36 tahun ini. “Maka, saya mengerjakan banyak hal dalam permainan ground saya – dan saya menyukainya!”



Sementara itu, Wiratchai jelas tak asing dengan permainan bawah dan semua elemen lain dalam olahraga tarung yang memadukan semua disiplin ini.

“OneShin” juga telah berbagi arena di atas panggung dunia bersama Amir Khan, mantan Juara Dunia ONE Lightweight Shinya “Tobikan Judan” Aoki, serta yang terbaru, mantan Juara Dunia ONE Featherweight Honorio “The Rock” Banario.

Sebagai tambahan, ia telah meraih tujuh dari sembilan kemenangannya melalui KO atau submission – semuanya pada akhir ronde kedua.

Walau ia harus bangkit dari rangkaian hasil tak menyenangkan dalam laga-laga terbarunya, pria berusia 31 tahun asal Bangkok ini adalah sebuah ancaman nyata bagi pendatang baru dalam bela diri campuran ini.

“Ia adalah petarung bela diri campuran berpengalaman,” kata Pinca. “Tetapi saya harus mendapatkan lebih banyak pengalaman dalam pertandingan.”

Multiple-time Muay Thai World Champion Fabio Pinca

Pinca memiliki pendapat yang benar.

Sampai saat ini, atlet Perancis ini telah memiliki catatan profesional sebanyak 127 laga, serta rekor gabungan sebesar 99-24-4 dalam Muay Thai dan kickboxing. Terlebih lagi, ia sempat meraih kemenangan luar biasa atas atlet bintang Mehdi “Diamond Heart” Zatout yang tampil di ONE: NO SURRENDER II, Charlie “Boy” Peters dan Liam “Hitman” Harrison.

Karena karier luar biasa yang diraihnya dalam disiplin Muay Thai dan kickboxing, Pinca yakin ia akan dapat meraih penampilan terbaiknya dalam debut bela diri campuran ini. Faktanya, ia hanya melihat laga ini berakhir dengan kemenangannya.

“Rencana saya adalah untuk mengalahkannya di dalam permainannya,” warga Lyon ini mengatakan. “Saya siap untuk menggunakan seluruh ‘persenjataan’ dalam bela diri campuran. Saya melihat sebuah kemenangan mutlak bagi diri saya.”

Baca juga: Apa Langkah Selanjutnya Dari Para Pemenang Di ONE: NO SURRENDER II?

Ikuti perkembangannya

Bawa ONE Championship kemana pun anda pergi! Daftarkan diri untuk mendapatkan akses ke berita terbaru, berbagai tawaran spesial dan kursi terbaik dalam gelaran langsung kami.
Dengan mengirimkan formulir ini, anda menyetujui pengumpulan, penggunaan dan pembukaan informasi anda berdasarkan Privacy Policy kami. Anda dapat membatalkan (unsubscribe) dari jenis komunikasi ini kapan saja.