Fitur

Apa Langkah Selanjutnya Dari Para Pemenang Di ONE: NO SURRENDER II?

ONE Championship memulai tiga gelaran beruntun dalam tiga minggu dengan ONE: NO SURRENDER II di hari Jumat, 14 Agustus, dengan berbagai aksi bela diri luar biasa.

Ajang yang berlangsung di Bangkok, Thailand ini menyajikan sebuah laga kickboxing, sepasang laga bela diri campuran, serta tiga laga Muay Thai – dimana para pemenang dalam tiap laga ini akan membawa momentum besar bagi langkah mereka selanjutnya.

Berdasarkan itu, mari kita lihat apa saja langkah selanjutnya bagi beberapa pemenang terbaik malam itu.

Saemapetch Fairtex

Muay Thai fighter Saemapetch Fairtex prays

Seperti diharapkan, laga utama ajang ONE: NO SURRENDER II ini adalah sebuah kontes yang sangat keras. Akhirnya, Saemapetch Fairtex dapat mengalahkan rival lamanya dan menyamakan kedudukan dalam rangkaian laga mereka menjadi 2-2.

Pria berusia 25 tahun ini bertemu Rodlek PK.Saenchai Muaythaigym selama tiga ronde, dimana serangan balik dan senjata andalannya dari kiri tak dapat ditangani oleh pria berjulukan “The Steel Locomotive” itu.

Kini, perwakilan Fairtex ini akan masuk ke dalam babak Final Turnamen ONE Bantamweight Muay Thai, dimana ia masih menunggu siapa yang akan menjadi lawannya.

Atlet yang akan tampil itu adalah pemenang dari laga semifinal selanjutnya, antara penantang teratas “The Million Dollar Baby” Sangmanee Klong SuanPluResort dan penantang peringkat ketiga “Left Meteorite” Kulabdam Sor. Jor. Piek Uthai.

Terlepas dari siapa yang akan maju, kita dapat mengharapkan sebuah babak final yang sangat menarik. Kedua lawan potensial ini memiliki kekuatan luar biasa dan akan menyajikan sebuah tantangan baru bagi Saemapetch.

Sebagai tambahan, ini akan menjadi laga luar biasa antara dua bintang southpaw, karena ketiganya memiliki kuda-kuda yang sama. 



Mehdi Zatout

French-Algerian Muay Thai striker Mehdi Zatout

Mehdi “Diamond Heart” Zatout mencetak dua kemenangan beruntun pada hari Jumat, saat ia menang secara meyakinkan atas Leo Pinto dalam laga pendukung utama malam itu.

Striker Perancis-Aljazair ini sangat metodikal dan sabar dalam laga kickboxing ini, sementara Pinto tak dapat menjawab kombinasi tinju yang dilancarkannya.

Zatout kini memiliki momentum dan mungkin akan mendapatkan kesempatan melawan seseorang yang ada di jajaran lima atlet teratas. Mungkin saja ia akan menghadapi rival lama, Liam “Hitman” Harrison.

Pemukul keras asal Inggris ini adalah seorang atlet eksplosif yang tak pernah gagal memberi laga keras nan menarik.

Sebagai tambahan, ia juga menjadi penantang peringkat keempat dalam divisi bantamweight kickboxing ONE, serta delapan kali menjadi Juara Dunia Muay Thai. Faktanya, ia sempat mengalahkan Zatout enam tahun lalu dalam sebuah perebutan gelar.

Ini akan menjadi laga yang sangat menarik, dimana “Diamond Heart” akan dapat meraih penebusan dan masuk ke dalam jajaran teratas Peringkat Resmi Atlet ONE.

Fahdi Khaled

Tunisian Muay Thai fighter Fahdi Khaled

Fahdi “The Gladiator” Khaled membuka gelaran ONE: NO SURRENDER II dengan sebuah kejutan besar.

Atlet Tunisia ini menampilkan sederet kemampuannya dalam sebuah laga divisi flyweight melawan alumni ONE Hero Series, Huang Ding. Dalam laga itu, Khaled mampu mendominasi rivalnya dengan kemampuan footwork licin, kombinasi dahsyat, serta serangan siku agresif untuk meraih sebuah kemenangan mutlak.

Terdapat banyak lawan bagi Khaled, namun sebuah laga melawan mantan Juara Dunia ONE Flyweight Kickboxing Petchdam “The Baby Shark” Petchyindee Academy pastinya akan menjadi sangat menarik.

Atlet Thailand itu sangat nyaman dalam menyerang dari berbagai sudut, namun ia juga telah menunjukkan kemampuan untuk dapat melepaskan senjata andalannya dari posisi bertahan, termasuk tendangan roundhouse kirinya yang dahsyat.

Sebagai tambahan, “The Baby Shark” juga memiliki pergerakan luar biasa yang akan membuat laga cepat dan keras ini wajib disaksikan.

Baca juga: ONE: NO SURRENDER II – Hasil Langsung Dan Sorotan Laga Saemapetch Vs. Rodlek