Berita

Edward Kelly Hentikan Sunoto Di ONE: AGE OF DOMINATION

2 Des 2016

Edward “The Ferocious” Kelly membanggakan negaranya pada Jumat malam, 2 Desember, saat ia menghentikan “The Terminator” Sunoto pada ronde ketiga melalui rangkaian serangan keras di ONE: AGE OF DOMINATION, yang berlangsung di Mall Of Asia Arena, Manila, Filipina.

“Itu sangat memuaskan. Bahkan walau saya sedikit frustrasi pada ronde pertama, dalam pikiran saya, saya merasa dapat mencetak KO dirinya,” spesialis wushu berusia 32 tahun ini berkata. “Ia adalah petarung yang bagus. Ia berlatih keras untuk laga kami, dan saya senang dapat meraih kemenangan.”

Setelah pertukaran singkat, Sunoto bergulat dengan “The Ferocious” ke atas kanvas dan secara metodis berusaha meraih rear-naked choke. Ia meraih punggung, perlahan menyangkutkan kakinya ke tubuh Kelly, serta memposisikan ulang kedua kakinya untuk mengamankan teknik figure-four sebelum mencoba menyelipkan kedua lengannya di bawah dagu pahlawan tuan rumah itu.

Atlet unggulan Team Lakay ini membaca skenario itu dengan sempurna, dimana ia bertahan dengan mengikat lengan Sunoto yang bebas. Entah bagaimana, Kelly mampu membalikkan posisi dan mengakhiri ronde dengan percobaan guillotine choke yang nampak tak terlalu mengancam grappler Indonesia itu.

Pada ronde kedua, pria Filipina ini masuk ke dalam posisi clinch bersama Sunoto di dinding arena dan menyarangkan berbagai serangan lutut keras ke arah paha. “The Terminator” merasa cukup dan menerjang maju dengan sebuah takedown.

Mungkin merasa frustrasi karena pertahanan submission Kelly yang telah berkembang pesat, Sunoto mencoba bertransisi ke posisi yang lebih baik, namun hal itu memberi kesempatan “The Ferocious” untuk kembali membalikkan lawannya dan masuk ke side control, dimana ia mencoba menyarangkan modifikasi dari rear-naked choke.

Sunoto lolos dan stanza itu berakhir saat kedua petarung beraksi secara tentatif di posisi stand-up.

edward-kelly-e-7333

Walau Kelly kembali ke dalam posisi clinch dan serangan lututnya pada ronde ketiga, ia mengubah arah pertandingan saat ia melontarkan tendangan keras ke arah kepala Sunoto yang sedang menghindar, dimana ia pun langsung terjatuh. “The Ferocious” membuktikan julukannya itu dengan melompat ke arah lawannya, masuk ke full mount, dan menghujani pukulan sampai wasit mengakhiri laga.

“Pada ronde pertama, saya merasa serangan saya tidak mengenainya dan saya sedikit frustrasi. Saya merasa tegang karena game plan saya tak berjalan sesuai keinginan saya,” aku Kelly, yang kembali menelusuri pemikirannya dalam laga itu.

“Tentu saja, dalam pikiran saya, saya kira ia akan kehabisan nafas pada ronde kedua atau ketiga. Ia akan lelah, dan itulah saat saya akan memiliki keuntungan karena latihan saya yang berintensitas tinggi.”

Warga Baguio ini jelas sedang menuju tangga peringkat divisinya. Pahlawan tuan rumah itu membawa catatan rekornya menjadi 9-3 dan menjalani tiga kemenangan beruntun, sementara Sunoto membawa rekornya menjadi 5-3.

Ikuti perkembangannya

Bawa ONE Championship kemana pun anda pergi! Daftarkan diri untuk mendapatkan akses ke berita terbaru, berbagai tawaran spesial dan kursi terbaik dalam gelaran langsung kami.
Dengan mengirimkan formulir ini, anda menyetujui pengumpulan, penggunaan dan pembukaan informasi anda berdasarkan Privacy Policy kami. Anda dapat membatalkan (unsubscribe) dari jenis komunikasi ini kapan saja.