Buchecha Prediksi Laga Ruotolo vs. De Ridder Dan Musumeci vs. Almarwai Di ONE Fight Night 10

Kang Ji Won Buchecha WINTERWARRIORS 1920X1280 19 768x512

Sepasang pertaruhan besar dalam laga submission grappling akan berlangsung pada 6 Mei nanti, dalam gelaran ONE Fight Night 10: Johnson vs. Moraes III di Prime Video – yang juga menjadi debut bersejarah dari organisasi ini di Amerika Serikat.

Pertama, atlet berbakat yang masih berusia 20 tahun, Tye Ruotolo, akan mempertaruhkan catatan rekor tak terkalahkannya di ONE melawan penguasa divisi middleweight MMA Reinier de Ridder dalam sebuah laga-super lintas disiplin.

Dan, pada laga pendukung utama pertama malam itu, Juara Dunia ONE Flyweight Submission Grappling Mikey “Darth Rigatoni” Musumeci akan mempertahankan sabuk emasnya melawan petarung sensasional Yemen Osamah Almarwai.

Sebelum kedua laga itu berlangsung dari 1stBank Center di Colorado, penantang kuat heavyweight MMA dan Juara Dunia BJJ 17 kali, Marcus “Buchecha” Almeida berbagi pendapatnya untuk tiap laga.

Mengikuti perjalanan Ruotolo dan saudara kembarnya, Juara Dunia ONE Lightweight Submission Grappling Kade Ruotolo sejak mereka kecil, “Buchecha” sangat familiar dengan gaya grappling yang sangat revolusioner dari keduanya.

Dan, sama seperti para penggemar di seluruh dunia, ikon Brasil ini sangat bersemangat melihat Tye berbagi Circle dengan “The Dutch Knight”:

“Itu akan menjadi sangat bagus, dan itu akan menjadi pertarungan rumit bagi keduanya. Anda tahu saya dan Ruotolo bersaudara. Kami berteman cukup lama, dan saya bertemu anak-anak ini saat mereka masih sabuk hijau. Dan pada saat itu, kami berasal dari tim yang sama, RVCA.”

“Dan saya baru saja memiliki kesempatan berlatih dengan Reinier satu kali, maka saya lebih tahu permainan Tye. Itu akan menjadi sangat bagus.”

Walau De Ridder sangat dikenal atas pencapaian luar biasa dalam bela diri campuran, tak berarti ia bukan seorang grappler berbakat.

Pemegang sabuk hitam dalam judo dan Brazilian Jiu-Jitsu, penguasa middleweight MMA ini melawan legenda BJJ (dan instruktur Ruotolo) Andre Galvao sampai meraih hasil seri dalam sebuah laga submission grappling beritme tinggi pada Maret lalu, di ONE X.

Pria Belanda ini juga mengasah kemampuan BJJ miliknya bersama beberapa grappler terbaik di A.S., maka “Buchecha” melihat pria itu akan sangat siap menghadapi berbagai trik Ruotolo:

“Saya tahu [De Ridder] menjalani beberapa kamp di Amerika, dan ia tetap mencoba mengikuti permainan milik anak muda itu, yang lebih baru. Maka, itulah mengapa saya kira ia takkan tertinggal dalam permainan baru ini, teknik baru ini, hal-hal seperti ini.”

Buchecha: ‘Saya Kira Mikey Akan Pertahankan Sabuk Itu’

Marcus “Buchecha” Almeida juga tak sabar melihat Mikey Musumeci dan Osamah Almarwai beradu demi gelar Juara Dunia ONE Flyweight Submission Grappling.

Setelah tiga kemenangan dominan di dalam Circle – termasuk sepasang kemenangan dalam laga Kejuaraan Dunia – “Darth Rigatoni” nampak tak dapat dikalahkan.

Namun, ia juga akan menghadapi ujian sulit dari sosok Almarwai, yang pada tahun 2022 menjadi satu-satunya kompetitor dari Timur Tengah yang memenangkan gelar Juara Dunia IBJJF Black Belt.

Tetap saja, “Buchecha” melihat Musumeci dan otaknya yang sekuat komputer itu akan mempertahankan sabuk emas pada 6 Mei:

“Jelas, bertarung melawan juara seperti Mikey akan menjadi tugas yang sangat sulit bagi [Almarwai], karena Mikey adalah seseorang yang sangat spesial. Anak itu, ia melihat jiu-jitsu dengan cara berbeda.”

“Ia berpikir sangat cepat. Ia membuat keputusan dengan sangat cepat dalam pertarungan, dan itu adalah sesuatu yang sangat luar biasa untuk disaksikan, maka saya rasa ini akan menjadi pertarungan hebat. Tetapi, saya kira Mikey akan mempertahankan sabuk itu.”

Walau Musumeci sangat dikenal atas permainan guard yang sangat kompleks, Almeida juga berharap dirinya akan menunjukkan kemampuan pass guard yang sangat langka dihadapan penonton Amerika itu.

Ia menambahkan:

“Sejujurnya, permainan pass-nya itu sangat bagus. Ia memiliki teknik passing yang sangat bagus. KIta tidak sering melihatnya di posisi atas, namun saat ia berada di atas, jelas kita akan melihat banyak tekanan, dan saya kira karena itu, ia ingin menguji dirinya.”

“Maka, kita jelas akan melihat banyak permainan atas, itu pasti.”

Selengkapnya di Berita

Panpayak Jitmuangnon connects with a head kick on Anuar Cisneros at The Inner Circle 23 on July 24
Panpayak Jitmuangnon connects with a head kick on Anuar Cisneros at The Inner Circle 23 on July 24
Superbon celebrates after defeating Masaaki Noiri at ONE 173.
Olivia Bahsous (L) vs Malia Weaver (R) is confirmed for The Inner Circle 35
Kiamran Nabati fires a shot at Nontachai's midsection during their main event clash at The Inner Circle 31.
Kiamran Nabati faces off with Nontachai Jitmuangnon ahead of The Inner Circle 31
Jonathan Haggerty celebrates his World Title win over Yuki Yoza at ONE SAMURAI 1.
Nadaka throws a solid right hand on Har Ling Om at ONE SAMURAI 3
Yod-IQ Or Pimolsri celebrates his World Title win at The Inner Circle 30.
Nadaka connects with a left kick on Har Ling Om at ONE SAMURAI 3
Rambolek vs Yod IQ at The Inner Circle 30
Seksan vs Muangthai at The Inner Circle 30 16