Berita

Babak Pendahuluan Sempurna Cetak Rekor Baru Di ONE: GLOBAL SUPERHEROES

26 Jan 2018

ONE Championship memulai ajang bela diri kedua dalam tahun ini dengan berbagai rekor baru!

Pada hari Jumat, 26 Januari, organisasi ini menyajikan ONE: GLOBAL SUPERHEROES di Mall Of Asia Arena, Manila, dimana empat laga pendahuluan dalam ajang ini dimulai dengan cara luar biasa.

Para pejuang ONE ini tidak membuang waktu, saat tiap laga mereka berakhir dengan penyelesaian ronde pertama yang spektakuler. Tiap laga dipenuhi aksi cepat, KO, bantingan dan submission licin.

Edward Kelly Cetak KO Atas Meas Meul Dan Pecahkan Rekor

A "Ferocious" KO just 21 seconds in, the fastest in ONE Featherweight history!

A "Ferocious" KO just 21 seconds in, the fastest in ONE Featherweight history! TV: Check local listings for global broadcast | PPV: Official Livestream at oneppv.com

Posted by ONE Championship on Friday, January 26, 2018

Atlet favorit Filipina Edward “The Ferocious” Kelly berhadapan dengan atlet Kamboja Meas Meul dalam sebuah laga antara dua striker berpengalaman dan berbahaya, maka akan selalu ada kejutan besar. Tetap, tak banyak yang meramalkan laga ini akan usai dengan cepat, karena Kelly hanya membutuhkan 21 detik untuk mencetak kemenangan KO luar biasa dengan kombinasi striking sempurna.

Spesialis Kun khmer Meul mendaratkan serangan pertama dengan tendangan rendahnya, yang memastikan tujuannya dalam laga ini. Namun, atlet veteran Team Lakay ini membalas dengan cepat, dan dengan kekuatan besar.

Ia melontarkan sebuah kombinasi cross-hook yang dilanjutkan dengan tendangan tinggi dari kaki kanan, dimana saat Meul masuk ke dalam serangan, ia menerima kekuatan sepenuhnya dari lutut Kelly, yang menjatuhkannya ke atas kanvas.

“The Ferocious” menunjukkan sikap sportif yang luar biasa saat memeriksa keadaan lawannya, dan sangat emosional dalam wawancara setelah laga dengan berkata, “Saya sangat senang — bukan untuk diri saya sendiri, tetapi bagi tim saya.”

Dalam kemenangannya, Kelly membawa catatan rekornya menjadi 10-4, serta mencetak rekor KO dan penyelesaian tercepat dalam sejarah divisi featherweight ONE Championship dengan 21 detik.

Jomary Torres Cetak Sejarah Dengan Bantingan Pencetak KO

Jomary Torres extends her undefeated streak to 4-0 with a 40-second KO, the fastest in ONE women's history!

Jomary Torres extends her undefeated streak to 4-0 with a 40-second KO, the fastest in ONE women's history!TV: Check local listings for global broadcast | PPV: Official Livestream at oneppv.com

Posted by ONE Championship on Friday, January 26, 2018

Perwakilan Catalan Fighting Systems, Jomary “The Zamboanginian Fighter” Torres, bertemu dengan atlet Team Lakay lainnya April Osenio dalam kontes atomweight antara dua atlet Filipina.

Hanya dalam waktu 40 detik, Torres tak hanya mengejutkan seisi Mall Of Asia Arena, ia juga mencetak sejarah.

Di awal laga yang cukup keras, kedua atlet ini berusaha mengancam satu sama lain. Osenio nampak mengendalikan pertukaran serangan awal dan mendaratkan beberapa tendangan rendah yang baik ke tubuh lawannya. Namun, “The Zamboanginian Fighter” mampu meraih sebuah takedown, namun harus segera bertahan dari kuncian guillotine choke.

Saat ia melepaskan diri, Osenio sekali lagi menyerang dengan kuncian armbar, namun Torres mengangkatnya ke udara dan membantingnya ke atas kanvas, dimana petarung Team Lakay ini segera KO.

Ini adalah sebuah pemandangan yang luar biasa, saat produk dari Catalan Fighting Systems ini menampilkan kekuatan dan semangat membara. Ia juga mencetak rekor untuk KO dan penyelesaian tercepat dalam sejarah divisi wanita ONE, dan membawa catatan rekornya menjadi 4-0.

Rajinder Singh Meena Banggakan India Dengan Kemenangan Submission

Rajinder Singh Meena picks up a dramatic win over Zhang Ze Hao via guillotine choke in Round 1!

Rajinder Singh Meena picks up a dramatic win over Zhang Ze Hao via guillotine choke in Round 1, the second fastest submission in ONE Lightweight history! TV: Check local listings for global broadcast | PPV: Official Livestream at oneppv.com

Posted by ONE Championship on Friday, January 26, 2018

Atlet India, Rajinder “Knockout” Singh Meena, menunjukkan bahwa keteguhan hati memang akan terbayarkan, saat ia bangkit dari enam kekalahan awal dan mencetak kemenangan perdananya di atas panggung dunia ONE Championship.

Meena telah melawan berbagai rival kuat, seperti Amir Khan dan Shannon Wiratchai pada tahun 2017, namun kali ini ia mampu memberi kekalahan pertama dalam organisasi ini bagi atlet Tiongkok “The Ghost” Zhang Ze Hao. “Knockout” menjatuhkannya ke atas kanvas dengan rangkaian pukulan, lalu memanfaatkan itu dengan penyelesaian melalui submission dalam waktu 41 detik.

Keduanya sangat ingin bertukar serangan sejak awal, menguji kemampuan masing-masing dengan pukulan mereka. Dengan keyakinan dari seorang pejuang muda, “The Ghost” bergerak untuk menekan Meena.

Namun, atlet veteran India ini tetap tenang dan membuktikan julukannya, saat ia menjatuhkan lawan dengan rangkaian hook keras. Atlet India itu mengambil keuntungan dari lawannya yang terkejut dengan kuncian guillotine, serta menekan keras sampai lawannya tertidur.

Ini adalah sebuah kemenangan penuh emosi bagi Meena, yang mencetak submission itu pada hari kemerdekaan India. Ini juga menjadi submission tercepat kedua dalam sejarah ONE lightweight.

“Itu sangat sulit dipercaya,” katanya dalam kemenangan. “Ini untuk India.”

Adrian Mattheis Buka Babak Pendahuluan Dengan Kemenangan Besar

Adrian Matheis kicks off the night with a bang, defeating Eddey Kalai via RNC in Round 1!

Adrian Matheis kicks off the night with a bang, defeating Eddey Kalai via RNC in Round 1!TV: Check local listings for global broadcast | PPV: Official Livestream at oneppv.com

Posted by ONE Championship on Friday, January 26, 2018

Adrian “Papua Badboy” Mattheis masuk ke dalam pertukaran serangan keras nan cepat dengan Eddey “The Clown” Kalai dalam laga pembuka malam ini.

Walau Kalai mampu mendaratkan beberapa pukulan keras dan meraih posisi unggul, adalah pengalaman tanding Mattheis yang membalikkan keadaan dan menyelesaikan laga dengan kuncian rear-naked choke pada ronde pertama.

Mattheis membuka serangan dengan tendangan rendah keras untuk memperlambat laju petinju berpengalaman asal Malaysia ini, tetapi Kalai mampu mendaratkan beberapa pukulan straight keras yang memaksa “Papua Badboy” untuk menginisiasi clinch.

Pertukaran posisi ini berlangsung sengit, dengan Kalai, peraih medali emas tinju SEA Games dua kali, mengejutkan atlet Indonesia ini dengan reaksi cepat dan scramble-nya.

“The Clown” mendaratkan serangan keras dari mount dan mengincar kuncian leher, namun keteguhan Mattheis membawanya bertahan dari tiap serangan. “Papua Badboy” akhirnya mampu mengamankan takedown lain setelah melepaskan kakinya, dan dari situ ia bergerak ke posisi back control sebelum menyarangkan rear-naked choke keras pada menit terakhir stanza awal ini.

Mattheis kini memiliki dua kemenangan beruntun dan memulai tahun 2018 dengan gaya yang luar biasa.

Ikuti perkembangannya

Bawa ONE Championship kemana pun anda pergi! Daftarkan diri untuk mendapatkan akses ke berita terbaru, berbagai tawaran spesial dan kursi terbaik dalam gelaran langsung kami.
Dengan mengirimkan formulir ini, anda menyetujui pengumpulan, penggunaan dan pembukaan informasi anda berdasarkan Privacy Policy kami. Anda dapat membatalkan (unsubscribe) dari jenis komunikasi ini kapan saja.