Berita

Arjan Bhullar Membalas De Ridder: ‘Saya Yang Akan Rebut Sabuknya’

Sang Juara Dunia ONE Heavyweight yang baru, Arjan “Singh” Bhullar, membalas pernyataan penuh keyakinan dari Reinier “The Dutch Knight” de Ridder.

De Ridder, yang dua kali mengalahkan Aung La N Sang untuk merebut sabuk emas middleweight dan light heavyweight, telah menantang Bhullar demi sebuah kesempatan menjadi Juara Dunia tiga divisi ONE yang pertama.

Namun, jika anda bertanya pada “Singh,” pria Belanda ini harus berhati-hati dengan apa yang ia inginkan.

“Saya bukan Aung La N Sang. Mari kita luruskan itu saat ini,” kata Bhullar pada De Ridder dalam video terbarunya.

“Anda tak akan berlari di dalam arena dan menyerang dengan takedown sampah itu ke arah saya, menjaga saya di bawah dengan grappling sampah itu, atau menutup jarak dengan striking sampah itu.”



Tak diragukan lagi bahwa De Ridder dapat memberi ujian yang sulit bagi siapa pun di dalam Circle. Ia memegang sabuk hitam judo dan Brazilian Jiu-Jitsu yang meraih rekor tak terkalahkan 14-0 dalam kancah bela diri campuran profesional.

Terlebih lagi, ia nampak fenomenal saat memenangkan dua perebutan gelar Juara Dunia itu.

Pertama, ia dengan cepat mencetak submission atas “The Burmese Python” untuk merebut gelar Kejuaraan Dunia ONE Middleweight di ONE: INSIDE THE MATRIX pada Oktober 2020, lalu mendominasi ikon Myanmar itu dalam laga ulangnya dengan teknik grappling untuk meraih sebuah kemenangan mutlak dan sabuk emas light heavyweight belt di “ONE on TNT IV,” April lalu.

Namun, Bhullar — Peraih Medali Emas Gulat Commonwealth Games — juga memiliki kemampuan kelas dunia di atas kanvas.

Scenes from the ONE Heavyweight World Title fight between Arjan Bhullar and Brandon Vera at ONE: DANGAL on 15 May

Atlet India kelahiran Kanada ini menggunakan kemampuan ground itu untuk mencetak dampak luar biasa bulan lalu saat ia menantang Juara Dunia ONE Heavyweight Brandon “The Truth” Vera.

Dalam laga utama mereka di ONE: DANGAL, “Singh” sangat efektif di atas kakinya, namun ia akhirnya menghentikan Vera dengan ground-and-pound kuat untuk meraih TKO pada ronde kedua dan menjadi Juara Dunia Bela Diri Campuran India yang pertama.

Untuk alasan itu, Bhullar meyakini bahwa permainan menyeluruhnya akan memberi tantangan yang sangat berbeda bagi De Ridder jika dibandingkan dengan striking milik Aung La N Sang.

Dan sementara ia tak berniat untuk memberi pria Belanda ini kesempatan merebut gelar Juara Dunia ONE Heavyweight saat ini – dengan mengatakan bahwa “Mighty Warrior” Kang Ji Won seharusnya menjadi penantang berikutnya – “Singh” menyatakan keinginannya untuk turun satu divisi demi menantang De Ridder untuk meraih kejayaan dalam dua divisi.

“Tak ada [kemampuannya yang] impresif bagi saya, dan ia tak dapat menggunakan nama saya untuk mencetak nama besar,” tambah Bhullar.

“Sebaliknya, saya yang akan turun dan merebut sabuknya.”

Scenes from the ONE Heavyweight World Title fight between Arjan Bhullar and Brandon Vera at ONE: DANGAL on 15 May

Bagi De Ridder, ia tak terganggung dengan respon Bhullar dan bertanya pada para penata tanding organisasi ini untuk memastikan bahwa laga antara Juara Dunia ini dapat terjadi.

“Saya hanya senang pria itu menemukan keyakinan diri. Mari siapkan itu,” tegasnya dalam sebuah balasan di postingan Instagram ONE.

Sementara belum ada yang dapat dikonfirmasi sampai saat ini, nampak bahwa keduanya sangat ingin untuk beradu dan sabuk milik salah satu dari mereka akan dipertaruhkan.

Baca juga: Setelah Gelar Juara Dunia MMA, Bhullar Incar Gulat Profesional

Muat Lebih Banyak

Ikuti perkembangannya

Bawa ONE Championship kemana pun anda pergi! Daftarkan diri untuk mendapatkan akses ke berita terbaru, berbagai tawaran spesial dan kursi terbaik dalam gelaran langsung kami.
Dengan mengirimkan formulir ini, anda menyetujui pengumpulan, penggunaan dan pembukaan informasi anda berdasarkan Privacy Policy kami. Anda dapat membatalkan (unsubscribe) dari jenis komunikasi ini kapan saja.