Berita

Amir Khan Ungguli Atlet Veteran Adrian Pang Di Singapura

Sebagai salah satu atlet tuan rumah, Amir Khan mendapatkan sambutan dari para penggemar di Singapore Indoor Stadium jelang laganya melawan atlet Australia Adrian “The Hunter” Pang.

Warga Brisbane, Australia itu menjadi lawan paling berpengalaman bagi perwakilan Evolve MMA itu, maka ini benar-benar menjadi ujian besar untuk membuktikan jika Khan layak berada di jajaran teratas divisi lightweight ONE Championship. 

His KO streak didn't continue, but his display of world-class …

His KO streak didn't continue, but his display of world-class martial arts action did.TV: Check local listings for global broadcast | PPV: Official Livestream at oneppv.com

Posted by ONE Championship on Friday, November 24, 2017

Khan lolos dari ujian tersebut, dan dengan penampilan gemilang, ia menjadi pemenang setelah tiga ronde beraksi. Dengan rahang besi dan semangat tak terpatahkan, “The Hunter” tetap menjalani laga sampai akhir, namun ia hanya kurang tajam untuk mengatasi singa muda asal Singapura itu pada hari Jumat, 24 November, di ajang ONE: IMMORTAL PURSUIT.

Pada ronde pertama, Khan menetapkan arah pertandingan itu, dimana ia menyerang dengan tendangan samping ke paha depan Pang dan memadukannya dengan tendangan ke arah tubuh dan kepala.

Dengan keunggulan jangkauan dan kecepatan, ia menjauhkan diri dari bahaya dengan kombinasi jarak jauh, dimana ia bergerak di sekeliling arena saat atlet Australia itu berusaha menutup jarak.

Game plan Pang adalah untuk menekan lawannya ke dinding arena dan menyeretnya ke atas kanvas, namun atlet berusia 23 tahun itu mampu mempertahankan diri dengan baik. Beralih ke ronde kedua, “The Hunter” mencoba mengincar buruannya dan menyerang dengan pukulan hook untuk mendesaknya mundur.

Namun, atlet Singapura inilah yang mampu meraih keunggulan, saat ia memukul, bergerak dan mencetak kerusakan sepanjang laga. Pang mampu mengeksekusi beberapa takedown yang luar biasa, namun itu tak mampu menjaga lawannya itu berada di atas kanvas terlalu lama.

Dengan hanya satu ronde tersisa dan kemenangan yang menuggu, Khan meningkatkan tekanan dengan tendangannya. Lawannya asal Australia itu tetap menekan maju, menerima pukulan dan tendangan ke arah kepala tanpa tergoyahkan, tetapi Khan tetap menerapkan kedisiplinan tinggi untuk meraup poin dan mencetak kerusakan.

Keduanya mengakhiri laga dengan teknik gulat demi meraih kendali di pinggir ring, dimana sang atlet Singapura ini mampu meloloskan diri dari posisi terpojok. Saat bel akhir pertandingan berbunyi, jelas bahwa Khan tampil sebagai pemenang melalui keputusan mutlak.

Dengan kemajuan yang terlihat dalam tiap penampilannya, Amir Khan mampu menempatkan namanya dalam jajaran atlet elit divisi lightweight. Ia jelas akan mengincar perebutan gelar dengan enam kemenangan beruntun, rekor untuk penyelesaian dan KO terbanyak di ONE, serta catatan rekor 9-2.

Tetap saja, bahkan saat ia menang, ia menunjukkan penghormatan besar bagi lawannya, yang membawa rekornya menjadi 22-11-2.

Muat Lebih Banyak

Ikuti perkembangannya

Bawa ONE Championship kemana pun anda pergi! Daftarkan diri untuk mendapatkan akses ke berita terbaru, berbagai tawaran spesial dan kursi terbaik dalam gelaran langsung kami.
Dengan mengirimkan formulir ini, anda menyetujui pengumpulan, penggunaan dan pembukaan informasi anda berdasarkan Privacy Policy kami. Anda dapat membatalkan (unsubscribe) dari jenis komunikasi ini kapan saja.