Gaya Hidup

Muay Thai Vs. Tinju: Mengukur Kedua Disiplin Striking Ini

Jika anda baru mengenal olahraga tarung dan bertanya apakah perbedaaan antara Muay Thai dan tinju ala barat, anda tidak sendiri.

Di permukaan, para atlet dalam kedua disiplin ini nampak sangat mirip. Hal itu karena mereka hanya mengenakan celana, sarung tinju, pelindung mulut dan pelindung alat vital. Terlebih lagi, para petinju dan petarung Muay Thai tidak berlatih di bawah sistem peringkat (sabuk) seperti dalam beberapa disiplin lainnya.

Olahraga ini memang berbagi fitur yang umum dalam keadaan sebenarnya, namun ada lebih banyak hal mendalam jika dibandingkan dari apa yang anda lihat di permukaan.

Berikut ini adalah beberapa perbedaan terbesar antara kedua gaya bertarung yang terfokus pada striking (serangan atas) ini.

Arsenal

Rodtang Jitmuangnon throws an elbow at Danial Williams

Perbedaan pertama dari Muay Thai dan tinju adalah jumlah ‘senjata’ yang dapat digunakan oleh petarung dalam masing-masing disiplin tersebut.

Di Muay Thai, petarung seperti Juara Dunia ONE Flyweight Muay Thai Rodtang “The Iron Man” Jitmuangnon memiliki lebih banyak pilihan serangan. Mereka dapat memukul, menendang, melontarkan serangan lutut dan siku, serta lemparan dan sapuan dari dalam posisi clinch, dimana banyak penggemar menyebut olahraga ini ‘raja dari disiplin striking’.

Lebih jauh lagi, saat para petarung berada dalam posisi clinch di Muay Thai, mereka diizinkan untuk menyerang dari sisi dalam sampai wasit memisahkan mereka.

Namun, dalam tinju, petarung hanya dapat menggunakan pukulan untuk menyerang, baik dari sisi dalam atau luar. Terlebih lagi, saat kedua petinju masuk dalam posisi clinch, wasit akan segera memisahkan mereka – namun biasanya setelah terjadinya pertukaran serangan yang disebut “dirty boxing.”

Mekanisme Pukulan

Srisaket Sor Rungvisai lands a shovel uppercut

Disiplin tinju masih menghasilkan para pemukul terbaik di dunia – karena akan sulit untuk membantah hal tersebut karena para praktisi dari seni bela diri yang disebut “the sweet science” ini menghabiskan tiap sesi latihan untuk mempertajam satu-satunya senjata mereka: kedua tangannya.

Selain program strength and conditioning yang tepat, repetisi menjadi alasan mengapa para petinju memiliki teknik memukul terbersih dalam seluruh area olahraga tarung. Mereka sejatinya menemukan cara terkuat untuk melontarkan pukulan, yang nampak saat mereka memutar pinggul mereka untuk melakukan hook dan memutar kaki belakang mereka saat melontarkan straight atau cross.

Walau Muay Thai juga menerapkan teknik tinju menjadi bagian dari disiplin itu, mekanisme pukulan itu seringkali sangat berbeda. Nuansa yang halus seperti di atas tak selalu terlihat dalam Muay Thai karena para petarung melanjutkan pukulan dengan tendangan dan senjata lainnya.

Namun tak berarti bahwa pukulan itu lebih mudah dipelajari dalam Muay Thai. Itu hanya berbeda cara.



Kuda-Kuda Dan Footwork

Mongkolpetch Petchyindee Academy cracks Joseph Lasiri with a push kick

Salah satu perbedaan paling mencolok dari seorang petinju dan petarung Muay Thai adalah kuda-kuda dan footwork yang diterapkan masing-masing disiplin.

Dalam pertandingan tinju, para petinju lebih banyak berdiri sedikit menyamping untuk menjadikan mereka target yang lebih kecil. Mereka juga tetap ringan dengan bertumpu pada ujung kaki mereka, yang memampukan tiap petarung untuk melakukan pivot, sidestep, serta bergerak keluar masuk jarak serang lebih cepat untuk menyerang dan membalas.

Tetapi, dalam Muay Thai, para petarung berdiri dengan posisi pinggul yang lebih linear, yang menjadikan mereka dapat menyerang dengan bagian tubuh selain tangan mereka – seperti tendangan dan lutut.

Selain itu, para petinju Thailand juga lebih menapakkan kakinya. Terkadang, mereka bertumpu pada kaki belakang, seperti pada saat akan menyerang dengan push kick seperti Mongkolpetch Petchyindee Academy atau menangkis tendangan rendah. Kali lainnnya, mereka bertumpu pada kaki depan, seperti saat akan menyerang dengan tendangan roundhouse dengan kaki belakang mereka.

Karena itu, anda akan sangat jarang melihat petarung tradisional Thailand bergerak dengan ujung kaki mereka. Mereka mungkin melakukannya saat melompati ban di sasana, tetapi bukan di dalam ring.

Ritme Serangan

Srisaket Sor Rungvisai shadowboxes in the ring

Karena perbedaan senjata yang dimiliki oleh petinju dan petarung Muay Thai, ritme serangan mereka juga sangat berbeda.

Ini nampak nyata saat anda tak hanya melihat, namun juga mendengar saat mereka melakukan padding di sasana. Para petinju cenderung menyerang dalam ritme yang tetap: Jab, straight, hook. Menghindar. Jab, straight. Merunduk. Uppercut, straight, hook, hook.

Di sisi lain, para petarung Muay Thai memiliki ritme yang lebih terpatah-patah: Jab. Berhenti. Jab, teep. Berhenti. Jab, tendang, tendang. Tangkis. Tendang. Berhenti. Straight, siku.

Perbedaan dalam serangan ini jelas sangat beragam dan tak dapat dipelajari dalam waktu singkat, namun frase “hujan pukulan” tidak datang dari disiplin tinju secara tak disengaja.

Pergerakan Kepala

Muay Thai legend Nong-O Gaiyanghadao fights Rodlek PK.Saenchai Muaythaigym at ONE: COLLISION COURSE

Perbedaan terakhir adalah pergerakan kepala dalam tinju dan Muay Thai.

Para petinju tak harus khawatir akan serangan siku, lutut atau tendangan, maka mereka memiliki keunggulan besar untuk dapat menggerakkan kepala dengan bebas untuk menghindari pukulan, merunduk di bawah pukulan yang masuk dan melakukan slip.

Tetapi, dalam disiplin Muay Thai, pergerakan kepala yang terlalu banyak akan menyulitkan. Merunduk di bawah sebuah hook akan membuka celah untuk serangan lutut ke arah kepala. Melakukan terlalu banyak slip ke satu sisi akan memberi sinyal pada lawan untuk melontarkan tendangan tinggi.

Namun, itu tak berarti seorang petarung Muay Thai akan menerima apa pun yang dilontarkan ke arah kepala mereka. Mereka memang menggerakkan kepala mereka, namun bagian atas tubuh mereka biasanya mengikuti saat menghindari tendangan.

Dan jika mereka menghindar dari pukulan, mereka bergerak dengan sangat efisien sampai serangan itu meleset dengan sangat tipis, seperti yang dilakukan oleh Juara Dunia ONE Bantamweight Muay Thai Nong-O Gaiyanghadao dengan sangat sempurna.

Baca juga: 10 Disiplin Bela Diri Yang Dapat Anda Lihat Di Dalam ONE Circle

Muat Lebih Banyak

Ikuti perkembangannya

Bawa ONE Championship kemana pun anda pergi! Daftarkan diri untuk mendapatkan akses ke berita terbaru, berbagai tawaran spesial dan kursi terbaik dalam gelaran langsung kami.
Dengan mengirimkan formulir ini, anda menyetujui pengumpulan, penggunaan dan pembukaan informasi anda berdasarkan Privacy Policy kami. Anda dapat membatalkan (unsubscribe) dari jenis komunikasi ini kapan saja.