Sunoto Jadikan Team Lakay Sebagai Inspirasi Bagi Terminator Top Team

Team Lakay DC 6999

Sebagai salah satu sasana legendaris dari Filipina, Team Lakay merupakan salah satu sumber inspirasi “The Terminator” Sunoto dalam mencari seniman bela diri potensial dari Blora.

Keputusan Sunoto bukan tanpa alasan, nama Team Lakay sudah tersohor hingga ke seantero Asia. Bermula sebagai tempat mengasah seni bela diri wushu, Team Lakay kian berkembang sebagai pusat pelatihan seni bela diri campuran dan telah mencetak banyak atlet berbakat.

Dimotori oleh Mark “The Machine” Sangiao, Team Lakay telah mencetak sejumlah nama besar seperti Juara Dunia ONE Strawweight Joshua “The Passion” Pacio, mantan Juara Dunia ONE Featherweight Honorio “The Rock” Banario dan mantan Juara Dunia ONE Lightweight Eduard “Landslide” Folayang.

Capaian luar biasa Team Lakay itulah yang juga menginspirasi Sunoto. Mimpi terbesarnya saat mendirikan Terminator Top Team sejak pertengahan tahun 2020 silam adalah agar bisa menyamai atau bahkan melebihi sasana asal Baguio City tersebut.

“Memang targetnya seperti itu, semoga. Makanya saya selalu membagikan [hasil latihan] di media sosial. Semoga bisa lebih baik. Kalau bisa menjadi Team lakay dari Indonesia,” ujar sang Juara WKF Indonesia.

Terlepas dari prestasi Team Lakay dalam mengembangkan bela diri di Filipina, Putra daerah Blora tersebut mengaku terinspirasi oleh etos kerja fenomenal serta rasa kekeluargaan yang melekat dari para atlet yang bernaung di bawahnya.

“Nomor satu disiplin, kerja keras, terus kesolidan yang membuat saya senang sama mereka. Respek, benar-benar pekerja keras,” urai Sunoto.

“Solid banget timnya, dan benar-benar saling membantu. Satu mau main, satu bantu. Satu habis main, yang lain tetap bantu nganter yang main. Solid banget.”



Menurut Sunoto, sosok pelatih Team Lakay Mark Sangiao berperan sangat penting dalam membentuk atlet dari nol. Team Lakay yang ada sekarang, menurut Sunoto, tak akan tercipta tanpa pengorbanan sang pelatih yang menanamkan tonggak disiplin.

“Mark Sangiao itu benar-benar pengorbananya luar biasa. Dia berkorban pensiun dini sebagai atlet, mengembangkan wushu MMA di sana dan akhirnya mengembangkan itu,” urai Sunoto.

“Tahu sendiri dari daerah Baguio itu selain di pegunungan juga kurang. Semangatnya anak-anak sana memang luar biasa, ditambah sudah ada senior-seniornya yang sudah lebih dulu berhasil.”

Sunoto menilai ada sejumlah kesamaan antara tim binaan Mark Sangiao dengan sasana Terminator Top Team yang tengah dibangunnya. Mulai dari lokasi yang sama-sama berjarak dari kota besar, hingga semangat anak-anak mudanya.

Sunoto bercerita, pada kunjungan terdahulu ke Manila, Filipina, ia juga pernah bicara dengan pelatih Team Lakay Mark Sangiao yang berbuah ajakan latihan ke Baguio City.

“Bahkan saya mengobrol sama coach Mark juga gitu. Saya mau dong latihan ke situ. Mereka menyambut, silahkan saja datang ke sana langsung. Mereka terbuka sekali, mereka menyambut sekali. Senang mereka,” ujar sang atlet kelahiran Blora itu.

“Cuma kendalanya itu posisi kita jauh dari Filipina. Dan dari Manila ke Baguio sekitar 6 jam. Kendalanya belum ada pesawat, katanya sudah mau dibangun tapi belum jadi.”

Saat ini, Sunoto tengah membangun mimpinya tersebut di tanah kelahirannya, Desa Jepangrejo. Berawal dari mimpi, sasana Terminator Top Team mulai menjadi rumah bagi para bibit-bibit muda Blora.

Baca juga: Kisah Inspiratif Team Lakay Di Mata Para Atlet Indonesia

Selengkapnya di Bela Diri Campuran

Masaaki Noiri faces off with Liu Mengyang with the Tokyo skyline in the background
Chinese kickboxer Liu Mengyang taps gloves with Japanese star Masaaki Noiri in their first fight
Elbek Alyshov celebrates after capturing the ONE Bantamweight MMA World Championship at The Inner Circle 24.
MMA stars Enkh-Orgil Baatarkhuu and Elbek Alyshov face off ahead of The Inner Circle 24
Enkh Orgil Baatarkhuu (L) faces off with Elbek Alyshov (R) before The Inner Circle 24
Enkh Orgil
Johan Ghazali and Ramadan Ondash had to be separated ahead of The Inner Circle 24
Sam-A Gaiyanghadao faces off with Aliff Sor Dechapan ahead of The Inner Circle 23
Muay Thai fighter Luke Lessei kicks Mohamed Younes Rabah
Jonathan Di Bella and Zhang Peimian face off ahead of their ONE Strawweight Kickboxing World Title rematch
Zhang Peimian Jonathan Di Bella ONE162 1920X1280 47
Petsiam Jor Patreeyakelasiamsurin punches Ryuki Matsuda at ONE Friday Fights 130