Fitur

Sorotan Terbaik Dari Ajang ONE: A NEW BREED III

ONE Championship menutup rangkaian gelaran utama ‘A NEW BREED’ pada hari Jumat, 18 September, dimana malam itu menjadi sebuah malam yang tak terlupakan.

Ajang yang sebelumnya direkam di Bangkok, Thailand ini sarat dengan debut yang patut dikenang, sebuah KO bersejarah, serta laga pertahanan gelar Juara Dunia ONE Featherweight Muay Thai yang epik.

Dengan ditampilkannya seluruh aksi bela diri kelas dunia itu, tim editorial ONE memilih tiga sorotan terbaik dari ajang ONE: A NEW BREED III.

#1 Aksi Keras Petchmorakot Pertahankan Sabuk Emas

Juara Dunia ONE Featherweight Muay Thai Petchmorakot Petchyindee Academy mempertahankan gelar melalui sebuah TKO pada ronde ketiga atas penantang terbarunya, Magnus “Crazy Viking” Andersson.

Bintang Thailand ini nampak tajam dan sangat nyaman menempatkan serangan dari sisi luar. Pada ronde kedua, perwakilan Petchyindee Academy ini merasakan laga ini mulai beralih ke arahnya dan membuka dengan lebih banyak serangan untuk menekan rivalnya asal Swedia itu.

Petchmorakot lalu meningkatkan tekanan lebih jauh lagi pada ronde ketiga, sebelum ia sukses mempertahankan gelar Juara Dunia miliknya.

Momen terbesarnya tiba saat Andersson terpaksa bertahan dan Petchmorakot bergerak maju dengan pukulan straight kiri yang menggoyahkan “Crazy Viking” dan memaksa wasit memberinya delapan hitungan.

Walau atlet Swedia itu mampu menjawab, Petchmorakot segera mendaratkan pukulan straight kiri lainnya ke perut lawan, dimana wasit segera menengahi dan menghentikan aksi demi menyelamatkan Andersson dari serangan lainnya.

Pahlawan Thailand ini menunjukkan mengapa ia adalah striker Muay Thai terbaik dunia dalam divisi featherweight, dengan dominasi kemampuannya. Ia tidak ragu menghadapi tantangan dan bangkit meraih kejayaan tiap kali ia tampil bersama “The Home Of Martial Arts.”



#2 Capitan Cetak Sejarah Baru Dalam 6 Detik

Jika anda berkedip, anda pasti melewatkan ini! Capitan Petchyindee Academy menempatkan dirinya dalam buku catatan rekor saat ia mencetak KO tercepat dalam sejarah rangkaian ONE Super Series.

Dalam pembukaan laga pendukung utama malam itu, ia melontarkan pukulan straight kanan yang mengarah tepat ke tengah tubuh lawannya dan mendarat di dagu Petchtanong Petchfergus untuk sebuah KO yang sangat megejutkan.

Akhir yang bersejarah ini resmi tercatat dalam waktu enam detik.

Dengan debut mencengangkan itu, pria yang tiga kali menjadi Juara Dunia Muay Thai ini membawa rekor luar biasanya ke 141-40.

#3 Yurik Davytan Kejutkan Bangpleenoi Dalam Debutnya

Yurik “Mee Khao Jomhot” Davtyan tampil penuh keyakinan dalam debutnya di ONE Super Series, saat ia memberi penampilan epik yang berakhir pada ronde kedua dengan Bangpleenoi Petchyindee Academy.

Pada akhir ronde pertama, atlet keturunan Armenia-Rusia ini membuat Bangpleenoi harus bertahan dari kombinasi tujuh pukulannya. Serangan itu diakhiri dengan sebuah hook kanan yang menyapu rahang atlet Thailand itu dan menjatuhkannya ke atas kanvas tepat sebelum bel berbunyi.

Melihat lawannya masih merasakan dampak dari rangkaian serangan itu, Davtyan segera maju menyerang dengan sebuah kombinasi yang diakhiri dengan hook pada ronde kedua.

Adalah hook kiri ke arah tubuhnya yang memaksa Bangpleenoi menurunkan tangannya, dimana perwakilan Revolution Muay Thai Phuket itu mendaratkan sebuah hook kiri yang sempurna di rahang lawannya – yang akhirnya menghentikan laga.

Hasil akhir resmi dari laga ini tiba hanya tujuh detik memasuki ronde kedua dan membawa catatan rekor dalam karier Davtyan menjadi 40-14.

Baca juga: ONE: A NEW BREED III – Hasil Langsung Dan Sorotan Laga Petchmorakot Vs. Andersson