Bagaimana ONE Warrior Series Membentuk Lito Adiwang

Lito Adiwang defeats Senzo Ikeda at ONE CENTURY DC DUX_0136

Dari bertanding di panggung kecil, hingga di atas panggung dunia, tahun 2019 menjadi tahun bersejarah bagi Lito “Thunder Kid” Adiwang — dan semua itu bermula dari rangkaian ONE Warrior Series.

Menjelang akhir tahun 2019, atlet berusia 26 tahun ini berbagi tentang waktunya di kawah Candradimuka milik ONE Championship, dan bagaimana itu mempersiapkan dirinya untuk gelaran ONE: CENTURY, gelaran bela diri terbesar di sepanjang sejarah.

Bagi atlet strawweight asal Filipina ini, semuanya adalah tentang kerja keras dan determinasi.

“Rasanya seperti mimpi. Karier saya sangat baik tahun ini. Saya sukses di OWS dan debut saya bersama ONE, jadi saya sangat senang. Saya belajar banyak tahun ini. Saya melihat bahwa jika anda benar-benar terfokus melakukan apa yang anda inginkan, anda akan mendapatkannya,” ungkap Lito.

“Saya hanya perlu memastikan bahwa saya tetap rendah hati dan terfokus. Saya hanya wajib menjaga semangat saya terus membara, walaupun saya mencapai tujuan awal saya.”

“Keinginan untuk selalu berkembang menjadi versi diri saya yang lebih baik harus selalu ada di sana, jadi saya tidak tetap stagnan dan selalu memiliki ekspektasi.”

Sesukses apapun tahun 2019 untuk pria asal Baguio ini, ia masih berada di awal perjalanannya.

Lito memulai tahun ini dengan tantangan berat. Ia dijadwalkan menghadapi Pongsiri “The Smiling Assassin” Mitsatit di ajang ONE: FIRE & FURY, yang berlangsung di Mall Of Asia Arena di Manila, Filipina, Jumat, 31 Januari.



Atlet unggulan Team Lakay ini, yang belum pernah berlaga di tanah kelahirannya sejak tahun 2013, yakin bahwa ini dapat menjadi langkah berikutnya untuk mencapai laga Kejuaraan Dunia ONE.

”Saya membayangkan bahwa saya akan terus menang, dan berharap dapat menjadi penantang teratas,” ungkapnya.

”Saya ingin menutup tahun 2020 [nanti] dan memasuki tahun 2021 sebagai salah satu atlet teratas, serta berada lebih dekat pada kesempatan perebutan gelar. Itu yang mendorong saya tetap menjaga semangat dalam olahraga ini.”

Lito adalah contoh yang sempurna untuk apa yang dapat terjadi kepada seniman seni bela diri campuran yang meraih kesuksesan di OWS.

“Thunder Kid” mulai berlaga di OWS pada tahun 2018, dimana ia mencetak KO atas Manuel Huerta sebelum mengumpulkan kemenangan dalam rekornya atas Alber Correia Da Silva dan Anthony Do pada tahun ini. Kemenangan atas Anthony pun memberinya kontrak ratusan ribu dolar AS dan posisi pada daftar atlet utama.

Lalu, dalam ajang ONE: CENTURY PART I di Tokyo, Jepang, Oktober lalu, Lito menjalani laga pendek dengan meraih kemenangan atas Juara Dunia Pancrase Flyweight Senzo Ikeda dan mengumumkan kedatangannya di atas panggung dunia.

Lito Adiwang defeats Senzo Ikeda at ONE CENTURY

“Waktu yang saya habiskan bersama OWS benar-benar membentuk karier saya. Itu adalah bantuan terbesar untuk melewati proses tersebut. Saya mendapatkan berbagai pengalaman saat menghadapi para atlet di sana, serta di dalam dan di luar [ring], saya mempelajari banyak hal,” ungkap Lito.

“Saya mengambil banyak hal dari semua lawan saya dan menyadari berbagai hal yang saya harus kembangkan. Saya juga bertemu banyak orang yang terus membantu karier saya. Itu adalah semua alasan mengapa pengalaman itu menjadi sangat berharga bagi saya.”

Baca Juga: Lito Adiwang Rencanakan Masa Depan Setelah Debut Impresif

Selengkapnya di Bela Diri Campuran

Stella Hemetsberger will defend her Muay Thai belt against Natalia Diachkova
Masaaki Noiri faces off with Liu Mengyang with the Tokyo skyline in the background
Chinese kickboxer Liu Mengyang taps gloves with Japanese star Masaaki Noiri in their first fight
Elbek Alyshov celebrates after capturing the ONE Bantamweight MMA World Championship at The Inner Circle 24.
MMA stars Enkh-Orgil Baatarkhuu and Elbek Alyshov face off ahead of The Inner Circle 24
Enkh Orgil Baatarkhuu (L) faces off with Elbek Alyshov (R) before The Inner Circle 24
Enkh Orgil
Johan Ghazali and Ramadan Ondash had to be separated ahead of The Inner Circle 24
Sam-A Gaiyanghadao faces off with Aliff Sor Dechapan ahead of The Inner Circle 23
Muay Thai fighter Luke Lessei kicks Mohamed Younes Rabah
Jonathan Di Bella and Zhang Peimian face off ahead of their ONE Strawweight Kickboxing World Title rematch
Zhang Peimian Jonathan Di Bella ONE162 1920X1280 47