Fitur

5 Penampilan Bela Diri Campuran Terbaik Pada Kuartal Ketiga 2019

ONE Circle menyaksikan berbagai penampilan luar biasa dalam tiga bulan terakhir, tetapi hanya beberapa bintang bela diri campuran ONE Championship yang menonjol diantara lainnya.

Beberapa atlet mendominasi lawan mereka untuk menang tanpa kesulitan, sementara yang lainnya menampilkan kemajuan besar dalam karir mereka dengan kemenangan atas lawan tangguh dalam olahraga ini.

Berikut adalah penampilan bela diri campuran terbaik dalam bulan Juli, Agustus dan September.

#1 Debut Dominan Troy Worthen

Hanya beberapa atlet yang mampu memberikan pernyataan tegas dalam debut mereka tahun ini, seperti yang dilakukan Troy “Pretty Boy” Worthen dalam ONE: MASTERS OF DESTINY.

Walau ia tampil melawan seseorang yang berbahaya seperti “The Ghost” Chen Rui, atlet asal Amerika Serikat ini nampak seperti ia berada dalam tingkatan yang berbeda saat dirinya menetralisir serangan atas lawannya dengan membantingnya ke atas kanvas.

Selanjutnya, ia melepaskan ground and pound tanpa ampun ke arah lawan.

Rui mampu bertahan selama mungkin, tetapi hanya itulah yang dapat dilakukannya. Pada menit ke 3:29 di ronde kedua, sebuah rangkaian sikutan membuat wasit Olivier Coste menghentikan laga.

Itu adalah sebuah penampilan tanpa cela dari atlet berusia 26 tahun tersebut, yang nampaknya akan menjadi ancaman bagi para atlet elit divisi bantamweight.

#2 James Nakashima Tetap Sempurna

James Nakashima melanjutkan kebangkitannya dalam divisi welterweight ONE dengan penampilan luar biasa melawan ikon bela diri campuran Jepang Yushin “Thunder” Okami  di ONE: DAWN OF HEROES.

Atlet asal Amerika Serikat ini mengatasi pemegang sabuk hitam judo tersebut dengan gulatnya di awal laga, dan hampir mencetak submission pada ronde pertama.

Ia lalu menampilkan kemampuan striking yang ia peroleh bersama keluarga Petrosyan dari ONE Super Series, dengan sebuah knockdown pada ronde kedua untuk mendominasi kontes ini, dimana ia tetap unggul sampai bel akhir pertandingan berbunyi.

Tiap kali “Thunder” nampak melancarkan striking atau grappling, James tetap tenang dan membalikkan keadaan dengan menyarangkan serangan, dimana hal ini tidak diragukan layak mendapatkan kemenangan mutlak.

Baca lagi: James Nakashima Atasi Yushin Okami, Pertahankan Rekor Sempurna

#3 Dae Sung Park Memasuki Deretan Atlet Elit

Kemenangan “Crazy Dog” Dae Sung Park atas Honorio “The Rock” Banario melalui keputusan mutlak sangatlah impresif.

Pertama, ini adalah kemenangan terbaiknya atas seorang mantan Juara Dunia ONE. Kedua, ia melakukannya di depan penonton tuan rumah dalam ajang ONE: DAWN OF HEROES. Ketiga, ia melakukannya hanya dalam waktu tiga minggu setelah laga sebelumnya, dimana ia mengalahkan Kimihiro Eto melalui KO.

Atlet Korea Selatan ini memulai dengan baik saat dirinya menjatuhkan Honorio dan melepaskan rangkaian ground and pound yang nampak akan mengakhiri kontes. Namun, perwakilan Team Lakay itu cukup kuat dan mampu mengatasinya pada akhir ronde pertama dan selama ronde berikutnya.

Terlepas dari segala kelelahan yang ia alami dari jadwalnya yang padat, Dae Sung menemukan kesempatan dalam ronde terakhir saat dirinya mendominasi clinch dan mengenai lawannya dengan serangan luar biasa yang berujung pada keputusan mutlak.

Jika ini adalah kemampuannya saat ia belum 100 persen siap berlaga, akan sangat luar biasa untuk melihatnya melawan jajaran atlet elit divisi lightweight dengan persiapan matang.

Read more: Bagaimana Bela Diri Membawa Dae Sung Park Meraih Kejayaan

#4 Martin Nguyen Pertahankan Gelar Dengan Luar Biasa

Martin “The Situ-Asian” Nguyen menunjukkan mengapa dirinya adalah seorang Juara Dunia ONE Featherweight dengan penampilan kelas atas, saat dirinya mempertahankan gelar untuk ketiga kalinya di ajang ONE: DAWN OF HEROES.

Koyomi Matsushima tampil dalam kontes ini, sebagai lawan berkemampuan lengkap, dan menguji pria keturunan Vietnam-Australia tersebut dalam ronde pembuka dengan mencetak takedown dan striking agresif dengan kakinya.

Namun, Martin tidak bergeming walau ia harus bertahan, dan pada akhir ronde pertama, ia mementahkan serangan lawannya dan membalas dengan pukulan keras.

Ia mulai meningkatkan tekanan pada ronde selanjutnya dan menemukan sasaran bagi pukulan, tendangan dan serangan lututnya. Beberapa detik sebelum bel berbunyi, Koyomi nampak kelelahan dan “The Situ-Asian” menutup laga ini dengan beberapa pukulan kuat lainnya untuk meraih KO.

Baca lagi: Martin Nguyen Bagikan Kunci Penampilan Terbaiknya

#5 Stamp Fairtex Kembali Ke Bela Diri Campuran

Dunia mengetahui bahwa Stamp Fairtex memiliki kemampuan striking untuk meraih kesuksesan dalam dunia bela diri campuran, dan dalam ajang ONE: DREAMS OF GOLD, ia menegaskan bahwa permainan bawahnya tidak kalah kuat di dalam ONE Circle.

Melawan Asha “Knockout Queen” Roka dari India, Juara Dunia dua cabang olahraga ONE ini meraih kesuksesan dalam disiplin stand-up, tetapi ia tampil mengejutkan dengan membawa kontes ke atas kanvas.

Dari posisi tersebut, ia mendobrak pertahanan lawan dan mendominasi dengan ground and pound, serta beberapa percobaan submission. Stanza kedua memberikan sebuah penampilan yang sering kita lihat dari atlet asal Thailand ini, tetapi ia beralih ke grappling pada 30 detik pertama ronde terakhir.

Ia tetap sabar, melunakkan lawannya dengan pukulan, lalu mengamankan sebuah kuncian rear-naked choke untuk memastikan kemenangan dan memberikan peringatan bagi para atlet divisi atomweight wanita lainnya.

Baca lagi: Stamp Fairtex Terfokus Pada Seni Bela Diri Campuran Setelah Kemenangan Pertama