Fitur

5 Laga Muay Thai Dan Kickboxing Terbaik Di ONE Pada Paruh Pertama 2022

21 Jun 2022

Para striker terbaik dunia menunjukkan kemampuan mereka di atas panggung global selama enam bulan terakhir, dan hasilnya memang sangat menghibur.

Dari kejutan besar sampai adu serangan tanpa henti, Circle ONE Championship menampilkan beberapa laga Muay Thai dan kickboxing yang luar biasa sejak awal tahun 2022 ini.

Berikut, mari kita lihat lima laga terbaik dalam liga khusus striking sejauh ini.

#5 Lasiri Beri Kejutan Besar Atas Prajanchai, Rebut Sabuk Emas

Tak banyak orang yang mengharapkan bahwa Joseph “The Hurricane” Lasiri dapat melengserkan salah satu striker pound-for-pound terhebat Prajanchai PK.Saenchai – namun atlet Italia yang tak diunggulkan itu selalu meyakini dirinya dapat merebut sabuk emas.

Itulah yang terjadi saat keduanya beradu di ONE 157 pada 20 Mei lalu, saat penantang yang sangat yakin ini membawa aksi keras ke arah Prajanchai dan melenggang dengan gelar Juara Dunia ONE Strawweight Muay Thai.

Setelah bersumpah untuk membuat sang penguasa “menyerah secara mental” sebelum laga mereka, “The Hurricane” menerapkan game plan yang sangat apik, dimana ia mementahkan kekuatan Prajanchai dengan tekanan cerdas.

Itu berakhir dengan ronde pertama yang sangat tipis, namun pada stanza berikutnya, Lasiri menghujani Prajanchai dengan seluruh arsenal serangannya.

Saat wajah pria Thailand itu menunjukkan dampak dari serangan Lasiri, sang penantang terus mengincar penyelesaian sampai laga dihentikan saat Prajanchai menyerah dalam waktu istirahat sebelum ronde keempat dimulai.

Ini menjadi kemenangan dominan yang mengejutkan bagi pria Italia itu, yang meraih bonus penampilan senilai US$50.000 dan menjadi penguasa baru dalam divisi strawweight Muay Thai ONE.

#4 Petchmorakot Gunakan Knockdown, Ungguli Vienot

Juara Dunia ONE Featherweight Muay Thai Petchmorakot Petchyindee menghadapi ancaman paling berbahaya bagi kejayaannya saat ia melawan debutan asal Prancis Jimmy “JV01” Vienot di ONE 157 pada 20 Mei.

Perwakilan Petchyindee Academy itu telah mencetak empat laga pertahanan gelar Juara Dunia ONE yang sukses dan berharap untuk melanjutkan momentum tersebut.

Namun, Vienot ingin membalikkan keadaan dan memberi kesulitan besar bagi sang juara bertahan.

Sejak ronde pertama, pertukaran serangan itu terjadi sangat intes, dengan tinggi badan dan jangkauan sang penantang memberinya lebih banyak serangan masuk. Pada ronde ketiga, sangat jelas bahwa ia memang terlalu besar untuk bintang Thailand itu.

Namun, Petchmorakot menolak untuk menyerah. Ia meningkatkan serangan pada ronde keempat dan menjatuhkan Vienot dengan hook kanan kuat.

Serangan dramatis itu mencetak poin besar di tangan para juri, serta mengubah kompleksitas laga.

Ronde kelima berakhir tipis, namun knockdown Petchmorakot pada ronde keempat memang cukup untuk memberi kemenangan terbelah (split decision) dan menjaga posisinya di puncak divisi.

#3 Superbon Balas Kekalahan, Taklukkan Grigorian

Juara Dunia ONE Featherweight Kickboxing Superbon Singha Mawynn baru saja mencetak KO penentu kariernya atas striker legendaris Giorgio “The Doctor” Petrosyan saat ia bertemu mantan rivalnya Marat Grigorian di ONE X, 26 Maret lalu.

Grigorian sebelumnya mengalahkan Superbon di luar ONE Championship, dan superstar Armenia itu sangat berharap untuk mengulangi pencapaian tersebut.

Namun, Superbon yang sangat berkembang memiliki rencana lain dan berkeras untuk menjaga posisi krusial dalam momen bersejarah di ajang perayaan 10 tahun berdirinya ONE Championship.

Di belakang aliran tendangan kiri ke arah tubuh lawan yang menjadi andalannya, serta serangan lutut ke arah tengah dalam jarak dekat, Superbon menyulitkan penantang teratas itu dari awal sampai akhir, sebelum ia melenggang dengan kemenangan mutlak yang dominan.

Penampilan superstar Thailand ini menghapus kenangan pahit akan kekalahannya, karena Grigorian saat ini tidak dapat menandingi penempatan waktu dan presisinya dalam laga ulang mereka.

#2 Akimoto Lengserkan Capitan Via Penampilan Keras

Atlet unggulan Jepang Hiroki Akimoto memiliki determinasi luar biasa saat memasuki laga melawan bintang Thailand “One-Punch Man” Capitan Petchyindee di ONE X. Lagipula, gelar Juara Dunia ONE Bantamweight Kickboxing milik Capitan juga dipertaruhkan.

Namun, petarung hebat selalu mampu bangkit saat dibutuhkan, dan Akimoto membuktikan bahwa ia telah menjadi salah satu striker terhebat di muka bumi.

Penantang #2 itu beraksi sangat agresif dari awal pertandingan, dimana ia membawa aksi panas ke hadapan Capitan, yang berjuang untuk menemukan ritmenya saat laga beralih ke ronde-ronde berikut.

Bintang Thailand yang merasa frustrasi itu bahkan harus menerima dua kartu kuning pada ronde ketiga untuk excessive clinching, atau terlalu banyak melakukan clinch yang dilarang dalam peraturan kickboxing.

Ia juga terkena pengurangan satu poin lainnya pada ronde kelima untuk pelanggaran yang sama.

Pada saat itu, jelas bahwa Capitan tidak memiliki jawaban bagi tingkat serangan luar biasa, presisi tinggi dan game plan sempurna milik atlet Jepang itu.

Ketiga juri pun memberi anggukan dan memberi Akimoto kemenangan mutlak (unanimous decision), dimana ia mencetak kejutan luar biasa dan merebut singgasana bantamweight kickboxing.

#1 Harrison Dominasi Muangthai Via Knockdown Dalam Satu Ronde

Liam “Hitman” Harrison hanya mengetahui satu cara untuk bertarung – bergerak maju dengan niat buruk. Dan, saat ia bertemu “Elbow Zombie” Muangthai PK.Saenchai di ONE 156 pada 22 April, kedua pejuang ini pun menampilkan aksi keras.

Dengan lima knockdown pada ronde pembuka – sebuah statistik yang sangat liar – para penggemar pun merasakan ketegangan luar biasa selama laga berlangsung. Tentu saja, hasilnya pun dapat diketahui dengan cepat, karena kedua striker tingkat tinggi ini memang sangat agresif sejak awal.

Muangthai menjatuhkan Harrison dengan tendangan ke arah kepala, serta sekali lagi mengirimkan lawan ke atas kanvas dengan hook kiri tajam. Nampak bahwa “Hitman” hanya beberapa detik lagi dari sebuah kekalahan – namun legenda asal Inggris itu bangkit dengan luar biasa.

Pertama, Harrison melukai Muangthai dengan kombinasi tinju keras di Dinding Circle, yang menjatuhkan lawannya itu dan memberinya delapan hitungan. Saat atlet PK.Saenchai Muay Thai Gym itu bangkit, pria Inggris ini kembali mencetak knockdown kedua di belakang kombinasi pukulan kuat.

Saat petarung Thailand itu terguncang, Harrison tetap maju dan memberi knockdown ketiga untuk mengamankan kemenangan TKO epik itu.

Ini adalah salah satu ronde terliar yang pernah disajikan dalam Muay Thai, dimana hasil ini memberi “Hitman” kesempatan berikutnya melawan Juara Dunia ONE Bantamweight Muay Thai Nong-O Gaiyanghadao.

Selain itu, Harrison membawa pulang bonus penampilan senilai US$100.000 untuk aksi heroiknya itu.

Ikuti perkembangannya

Bawa ONE Championship kemana pun anda pergi! Daftarkan diri untuk mendapatkan akses ke berita terbaru, berbagai tawaran spesial dan kursi terbaik dalam gelaran langsung kami.
Dengan mengirimkan formulir ini, anda menyetujui pengumpulan, penggunaan dan pembukaan informasi anda berdasarkan Privacy Policy kami. Anda dapat membatalkan (unsubscribe) dari jenis komunikasi ini kapan saja.