Fitur

5 KO Terbaik ONE Super Series Di Kuartal Ketiga 2019

30 Sep 2019

ONE Super Series membawa ketegangan tersendiri dalam kuartal ketiga tahun 2019 dengan berbagai laga dan penyelesaian yang menjadi sorotan.

Terdapat beberapa wajah baru dari atlet kickboxing dan Muay Thai yang mencetak debut promosional mereka dengan baik, dimana beberapa bintang terbesar lainnya dalam industri ini juga membuktikan mengapa mereka disebut sebagai yang terbaik di dunia.

Dalam konteks tersebut, berikut adalah lima KO terbaik dari laga striking ONE dalam bulan Juli, Agustus dan September 2019.

Kecepatan Alaverdi Ramazanov Ungguli Ognjen Topic

Alaverdi “Babyface Killer” Ramazanov mendongkrak reputasinya dengab penyelesaian cepat dalam “The Home Of Martial Arts” saat ia menaklukkan Ognjen Topic di Bangkok, Thailand bulan Agustus ini.

Atlet asal Rusia ini memulai laga dengan sebuah KO pertama dalam ajang yang memuat berbagai penyelesaian, ONE: DREAMS OF GOLD, saat ia menjatuhkan rivalnya asal Serbia-AS ke atas kanvas tiga kali dalam ronde pembuka.

Pertama, “Babyface Killer” menangkap kaki Ognjen sebelum menyarangkan pukulan kanan yang keras. Knockdown kedua datang dari sebuah kombinasi cross-hook yang kuat, dimana Alaverdi menyelesaikan laga dengan pukulan berikutnya — sebuah pukulan kiri di perut lawan.

Baca lagi: Bagaimana Alaverdi Ramazanov Mampu Mencetak KO Fantastis

“The Doctor” Meraih Posisi Final Dengan KO Luar Biasa

Babak semifinal ONE Featherweight Kickboxing World Grand Prix menjadi bagian terakhir ajang ONE: DREAMS OF GOLD, dan Giorgio “The Doctor” Petrosyan memastikan dirinya lolos ke babak final untuk menghadapi Samy “AK47” Sana setelah mencetak KO atas “Smokin” Jo Nattawut.

Jo — seorang pahlawan lokal — memulai laga dengan tendangan kerasnya, tetapi sebuah serangan rendah sempat menghentikan laga sejenak. Saat laga berlanjut, Giorgio beralih ke posisi menyerang dan mengincar lawan dengan kombinasi tinju yang akurat.

“The Doctor” menjaga jarak dengan tangan utamanya dan mengirim sebuah straight kiri ke dalam pertahanan atlet Thailand itu, yang mendarat tepat di rahang dan menjatuhkan Jo Nattawut.

Baca lagi: Giorgio Petrosyan Alihkan Fokus Ke Sana Setelah KO Fantastis

Ilias Ennahachi Mengejutkan Dunia

Petchdam “The Baby Shark” Petchyindee Academy terlihat tak terhentikan untuk merebut gelar Juara Dunia ONE Flyweight Kickboxing, tetapi pendatang baru Ilias Ennahachi mampu menghentikan momentum atlet Thailand itu.

Pria keturunan Belanda-Maroko itu melawan sang Juara Dunia di depan pendukungnya dalam ajang ONE: DREAMS OF GOLD di Bangkok, tetapi hal tersebut bahkan tidak cukup melemahkan semangatnya.

Pada ronde ketiga dari laga utama ini, atlet berusia 23 tahun dari Utrecht, Belanda ini menggoyahkan “The Baby Shark” dengan sebuah pukulan kiri yang keras, yang berujung pada knockdown pertama. 

Saat Petchdam kembali berdiri, Ilias memberondong dengan rangkaian pukulan dan menjatuhkannya ke atas kanvas untuk kedua kali dan terakhir kalinya. Wasit segera mengakhiri laga, serta memberi Ilias kemenangan perdananya bersama ONE dan sebuah gelar Juara Dunia.

Baca lagi: Kilas Balik Ilias Ennahachi Setelah Kemenangan KO Atas Petchdam

Kohei Momotaro Cetak Rekor Dunia Dengan KO-nya

Kohei “Momotaro” Kodera hanya membutuhkan 41 detik untuk menaklukkan legenda Muay Thai Singtongnoi Por Telakun dalam ajang ONE: IMMORTAL TRIUMPH di Ho Chi Minh, Vietnam, bulan September lalu.

Dirinya juga merebut rekor penyelesaian tercepat dalam ONE Super Series.

Atlet Jepang ini mengejutkan lawannya asal Thailand tersebut dengan sebuah pukulan memutar dengan punggung tangan, dan meningkatkan tekanan dengan rangkaian pukulan, serangan lutut dan siku.

Singtongnoi mencoba membalas, tetapi sebuah pukulan kiri yang dahsyat mendarat di rahangnya dan seketika menjatuhkannya.

Baca lagi: Momotaro Akui Terkejut Mencetak Rekor Baru Atas Singtongnoi

Nguyen Tran Duy Nhat Buktikan Arti Dari Julukannya

Phu Tho Indoor Stadium bergemuruh saat atlet favorit tuan rumah “No.1” Nguyen Tran Duy Nhat mencetak penyelesaian berkesan atas Azwan Che Wil di Ho Chi Minh.

Nguyen mendapatkan reaksi terbesar dalam ajang terobosan ONE: IMMORTAL TRIUMPH yang pertama kalinya diadakan di Vietnam, saat ia menjatuhkan lawannya asal Malaysia pada ronde terakhir dalam laga Muay Thai divisi flyweight.

Azwan mencoba menyerang dengan hook kiri saat striker Vietnam ini bergerak maju dengan sebuah overhand kanan yang kuat. Hal ini memberikan celah bagi pukulan Nguyen untuk menjangkau rahang lawannya tanpa kesulitan, dimana hantaman tersebut seketika membuat atlet asal Kuala Lumpur tersebut terjatuh dan tak mampu bangkit.

Baca lagi: Nguyen Tran Duy Nhat Mengenang Kembali Penampilannya Di Vietnam