5 Fakta Singkat Tentang Pendatang Baru Tak Terkalahkan Di ONE Championship, Mohamed Younes Rabah

MohamedYounesRabah 1200X800

Mohamed Younes Rabah siap memasuki ONE Championship dalam laga tingkat tinggi melawan penantang #3 bantamweight Muay Thai Saemapetch Fairtex.

Di jam tayang utama A.S., Jumat ini, atau Sabtu pagi, 9 Desember waktu Asia, debutan Aljazair itu akan masuk untuk menggantikan Felipe Lobo yang cedera di ONE Fight Night 17: Kryklia vs. Roberts, dan ia dapat mencapai segalanya dalam aksi catchweight 150 pound kontra perwakilan Fairtex itu.

Rabah dapat saja segera melejitkan dirinya ke perebutan gelar Juara Dunia saat ia beradu dengan Saemapetch di Lumpinee Boxing Stadium, Bangkok, dengan meraih kemenangan atas salah satu nama terbesar dalam disiplin ini.

Sebelum kesempatan yang dapat mengubah kehidupannya itu tiba pada akhir minggu ini, mari kita kenali lebih dekat lagi striker berusia 26 tahun tersebut dengan lima fakta singkat di bawah ini.

#1 Cetak Rekor 13-0 Sebagai Atlet Profesional

Rabah tak mendapatkan kesempatan ini secara kebetulan. Petarung kuat Aljazair itu membangun catatan rekor yang solid dengan berkompetisi di seluruh dunia, dimana ia menorehkan rekor 13-0 sejauh ini sebagai petarung profesional.

Sementara ini menjadi langkah besar dan pertarungan terberat dalam kariernya, petarung asal El Bayadh ini sangat ingin menunjukkan apa yang dapat dilakukannya di atas panggung terbesar.

Ia akan membawa kepercayaan diri dan momentum luar biasa bersamanya ke dalam laga ini. Padukan itu dengan seberapa besar kesempatan di hadapanannya, dan ia jelas akan semakin panas lagi untuk mengalahkan nama besar seperti Saemapetch.

#2 Sangat Tinggi Untuk Berat Badannya

Dengan tinggi 188 sentimeter, Rabah nampak seperti raksasa di divisi berat badan 150 pound (68 kg). 

Petarung Aljazair itu memiliki keunggulan tinggi badan 15 cm atas lawannya, yang memberinya keunggulan jangkauan besar saat mereka beradu di Bangkok.  

Takkan mudah bagi Saemapetch untuk menutup celah itu, dan ia akan harus menembus jangkauan panjang lawannya itu demi menemukan sasaran bagi pukulannya.

Rabah juga sangat yakin ia dapat mencapai batasan berat badan 145 pound dengan pemberitahuan yang lebih lama, dimana hal itu akan menjadikannya petarung bantamweight tertinggi dalam sejarah ONE.

#3 Dilatih Sebuah Tim Elite

Rabah mungkin akan naik kelas di dalam ring, tetapi ia tak asing dengan kompetitor di tingkatan elite.

Petarung berusia 26 tahun ini berlatih dengan Team Mehdi Zatout di Pattaya, Thailand, bersama sosok seperti mantan Juara Dunia ONE Bantamweight Kickboxing Alaverdi Ramazanov, mantan penantang gelar Juara Dunia ONE Sinsamut Klinmee, dan berbagai striker teratas lainnya.

Secara sederhana ia mengetahui apa yang dibutuhkan untuk meraih kesuksesan luar biasa bersama ONE karena ia berlatih dengan para atlet yang sudah meraih hal itu setiap harinya.

Ia bahkan mendapatkan kesempatan berlatih bersama Juara Dunia ONE Featherweight Muay Thai Tawanchai PK Saenchai baru-baru ini, saat sang juara itu mengunjungi Venum Training Camp.

#4 Berkompetisi Di Berbagai Ajang Besar

Rabah memang sudah mengalami kerasnya berbagai ajang olahraga tarung tingkat tinggi.

Petarung Muay Thai jarak jauh ini berkompetisi bersama beberapa promotor striking terbesar di Eropa dan bahkan bertarung di Rajadamnern Stadium yang terkenal di Bangkok.

Sementara itu memang tak sama seperti menghadapi Saemapetch secara langsung pada jam tayang utama A.S. bersama organisasi seni bela diri terbesar di dunia ini, ia belum menyerah – dan berharap dapat terus melejit pada 9 Desember nanti.

#5 Mengasah Permainan MMA-nya

Walau Rabah utamanya adalah seorang striker dan akan menghadapi Saemapetch dalam aksi stand-up, mungkin juga kita dapat melihatnya dalam jajaran seniman bela diri campuran ONE satu saat nanti.  

Petarung Aljazair ini juga berlatih MMA baru-baru ini, bersama beberapa nama besar dalam disiplin itu.

Striking memang menjadi prioritas utamanya saat ini, tetapi beberapa bintang ONE lainnya memang sukses beralih ke permainan menyeluruh tersebut – dimana yang paling menonjol adalah Juara Dunia tiga disiplin ONE Stamp Fairtex.

Selengkapnya di Fitur

Amir Aliakbari Dustin Joynson ONE Fight Night 12 44
Arjan Bhullar Anatoly Malykhin ONE Friday Fights 22 28
Tye Ruotolo Reinier de Ridder ONE Fight Night 10 33
Danial Williams Lito Adiwang ONE Fight Night 19 19 scaled
Jonathan Haggerty Felipe Lobo ONE Fight Night 19 127 scaled
JonathanHaggerty FelipeLobo
Jo Nattawut Luke Lessei ONE Fight Night 17 31 scaled
Mohamed Younes Rabah Saemapetch Fairtex ONE Fight Night 17 16 scaled
Mohamed Younes Rabah Saemapetch Fairtex ONE Fight Night 17 16 scaled
Sitthichai Sitsongpeenong Eddie Abasolo ONE Friday Fights 22 46
Nong O Hama Jonathan Haggerty ONE Fight Night 9 4
Saemapetch Fairtex Felipe Lobo ONE Fight Night 9 30