Bela Diri Campuran

3 KO Paling Eksplosif Dari Xiong Jing Nan

Para seniman bela diri tentunya dapat mempelajari teknik striking, tetapi hanya beberapa yang memiliki bakat dan kekuatan alami untuk mengakhiri pertandingan seperti “The Panda” Xiong Jing Nan.

Juara Dunia ONE Women’s Strawweight ini memiliki kemampuan lengkap yang luar biasa untuk melepaskan kualitas langka tersebut, dan itu memberinya jalan untuk bertahan di puncak divisi ONE.

Dalam lima penampilan penuh kemenangan di dalam Circle, pahlawan Tiongkok ini berhasil menang KO atas empat lawan dan tidak meninggalkan keraguan sedikitpun tentang statusnya sebagai atlet bela diri campuran wanita terbaik dalam divisi strawweight.

Berikut adalah tiga KO terbaik dari penampilan Xiong di atas panggung dunia sejauh ini.

#1 Debut Sensasional Bersama ONE

Setelah meraih rekor luar biasa 12-1 untuk mengawali karier bela diri campurannya, “The Panda” tampil perdana di atas panggung dunia melawan April Osenio dalam ajang ONE: WARRIORS OF THE WORLD pada bulan Desember 2017.

Atlet Tiongkok ini tidak terlalu lama berada di dalam Circle, karena ia mengakhiri laga pada menit ke 3:44 ronde pertama.

Osenio bertahan dari sebuah percobaan kuncian guillotine choke, lalu kembali berdiri untuk bertukar serangan atas. Tetapi rencananya gagal setelah mantan anggota Tim Tinju Nasional Tiongkok ini menyarangkan rangkaian pukulan kerasnya.

Sebuah pukulan kanan keras mengenai Osenio dan memaksanya mundur ke dinding Circle. Xiong, mengetahui lawannya terkejut, segera melepaskan berbagai pukulan kuat lainnya.

Ia mengenai atlet Filipina itu dengan rentetan pukulan keras sampai sebuah hook kanan mendarat di rahang lawannya dan menjatuhkan perwakilan Team Lakay itu ke atas kanvas dalam sebuah kemenangan debut yang monumental.



#2 KO Dalam Laga Kejuaraan Dunia

Setelah debutnya yang mengejutkan, perwakilan Evolve MMA ini bertemu dengan Tiffany “No Chill” Teo demi gelar Juara Dunia ONE Women’s Strawweight yang perdana dalam ajang ONE: KINGS OF COURAGE pada bulan Januari 2018.

Ketahanan tubuh Teo yang luar biasa memang membantunya melewati beberapa posisi sulit, tetapi agresi dan kekuatan pukulan superstar Tiongkok ini akhirnya menjatuhkan atlet Singapura itu dalam ronde-ronde akhir kejuaraan.

Sebuah kombinasi pukulan overhand kanan dan tendangan kiri ke arah tubuh menjadi awal dari penyelesaian atas “No Chill.” Sekali lagi, Xiong menyadari lawannya terluka dan meningkatkan tekanan untuk sebuah kemenangan KO.

Teo mencoba tetap menjauhkan lawannya dengan tendangan dorong, atau push kick, namun “The Panda” menjawab dengan sebuah kombinasi tiga pukulan yang keras, dimana rangkaian serangan itu  menjatuhkan wanita yang mewakili Team Highlight Reel ke atas kanvas.

Wasit menghentikan pertandingan pada menit ke 2:17 di ronde keempat, serta memberi Xiong sebuah kemenangan TKO yang memulai era baru sebagai Juara Dunia ONE Women’s Strawweight.

#3 “The Panda” Atasi Tantangan Berat

Dalam salah satu laga terbesar yang menjadi bagian dari sejarah ONE, ratu divisi atomweight “Unstoppable” Angela Lee maju menantang Xiong demi sabuk emasnya, dalam sebuah laga Juara Dunia vs. Juara Dunia di ajang ONE: A NEW ERA pada bulan Maret 2019.

“The Panda” menampilkan keteguhan hati seorang juara, saat ia berusaha bertahan dan mengatasi kuncian reverse-triangle choke yang keras, sebelum ia lolos dari sebuah kuncian armbar yang sangat dalam pada akhir ronde keempat. Mungkin, banyak atlet akan menyerah saat itu, tetapi pahlawan Tiongkok ini mempesona para penggemar dengan penampilan luar biasanya.

Lee mengerahkan seluruh kekuatannya dalam berbagai percobaan kuncian itu, dan ia pun kelelahan saat memasuki stanza terakhir. Xiong dengan bijak mengincar tubuh perwakilan United MMA itu untuk memaksimalkan kesempatannya menyelesaikan laga.

Ia menyambungkan sebuah tendangan samping ke perut, yang membuat atlet Singapura itu mundur, lalu melanjutkan dengan sebuah pukulan straight kanan yang kuat ke ulu hati, dan membuat “Unstoppable” menghentikan perlawanannya. Dengan cara yang luar biasa, “The Panda” kembali maju dengan pukulan keras dan tendangan kanan ke arah tubuh sampai wasit menghentikan laga.

Xiong menunjukkan bahwa ia memiliki semangat juang untuk mengatasi tantangan besar, serta memastikan dirinya sebagai salah satu kompetitor wanita terbaik melalui determinasi, grit dan kekuatan luar biasa.

Baca juga: 5 KO Terbaik Melalui Serangan Ke Tubuh Lawan Di ONE Championship

Ikuti perkembangannya

Bawa ONE Championship kemana pun anda pergi! Daftarkan diri untuk mendapatkan akses ke berita terbaru, berbagai tawaran spesial dan kursi terbaik dalam gelaran langsung kami.
Dengan mengirimkan formulir ini, anda menyetujui pengumpulan, penggunaan dan pembukaan informasi anda berdasarkan Privacy Policy kami. Anda dapat membatalkan (unsubscribe) dari jenis komunikasi ini kapan saja.