Fitur

3 Kemenangan Yang Bawa Liam Harrison Masuki Perebutan Gelar Juara Dunia Kontra Nong-O

Penampilan berani Liam Harrison di dalam Circle ONE Championship membuktikan bahwa dirinya masih dapat bertarung dengan para striker paling elite di muka bumi ini.

Atlet favorit penggemar dari Inggris ini menunjukkan kekuatan menakutkan, semangat luar biasa, serta keinginan untuk menyerang. Dan, ia akan ingin memberi kesan luar biasa sekali lagi di ONE Fight Night 1: Moraes vs. Johnson II pada Jumat, 26 Agustus.

Malam itu, warga Leeds ini akan mencoba melengserkan Juara Dunia ONE Bantamweight Muay Thai Nong-O Gaiyanghadao – dalam siaran langsung di jam tayang utama Amerika Utara.

Sebelum “Hitman” memanfaatkan kesempatan melawan sang legenda Thailand itu, mari kita melihat kembali tiga kemenangan yang memberinya perebutan gelar Juara Dunia ini.

Kehancuran Total ‘Jordan Boy’

Gaya super agresif milik Harrison memberinya berbagai KO yang menjadi sorotan luar biasa, dan aksinya yang menghancurkan Mohammed “Jordan Boy” Bin Mahmoud di ONE: A NEW TOMORROW juga tak berbeda.

Dalam laga pada Januari 2020 itu, perwakilan Bad Company ini tiga kali menjatuhkan petarung Malaysia itu di Bangkok, Thailand, untuk mencetak kemenangan TKO empatik dalam waktu 123 detik.

“Hitman” awalnya menerjang maju dan menyarangkan serangan keras ke ulu hati, dan sementara Mahmoud memulihkan diri, pria asal Inggris ini menyambungkan sebuah hook kiri yang menjatuhkan rival muda ini.

“Jordan Boy” menjawab delapan hitungan wasit, namun segera setelah ia kembali berdiri, Harrison melompat maju dengan serangkaian pukulan dan serangan siku yang kembali menjatuhkannya untuk sebuah hitungan lain.

Entah bagaimana, Mahmoud mampu bangkit, namun “Hitman” tak menunjukkan belas kasihan dan masuk ke dalam jarak dekat dengan salvo serangan keras terakhir untuk mencetak penyelesaian perdananya di ONE Championship.

Teruskan Kemenangan Beruntun Di Tanah Kelahirannya

“Hitman” meraih kemenangan keempat beruntun melalui sebuah klinik striking indah saat menghadapi Brayan Matias di ajang Road To ONE: Muay Thai Grand Prix pada Oktober 2021.

Pada ronde pembuka, Matias menunjukkan keinginannya untuk berdiri dan bertarung. Tetapi, sementara ia mendaratkan beberapa tendangan dan pukulan straight kanan, Harrison menyerang dengan kekuatan dan presisi lebih besar untuk mengakhiri ronde itu dengan momentum di pihaknya.

Saat aksi berlanjut, petarung Inggris ini meningkatkan serangan di hadapan penonton tuan rumah di London. “Hitman” mulai mengincar lawannya dengan tendangan kiri andalannya dan merobek pertahanan Matias dengan kombinasi liar.

Itu masih menjadi permainan siapa pun dalam stanza ketiga dan terakhir, namun Harrison nampak ingin menunjukkan lebih banyak lagi. Ia menyerang pria Prancis itu dengan beragam serangan, termasuk sebuah serangan siku memutar (spinning back elbow) yang menjatuhkan Matias.

Setelah tiga ronde laga, Harrison memukau penonton dengan keputusan juri yang sangat layak.

Bangkit Untuk Kalahkan Muangthai Dalam Aksi Epik

Harrison meraih salah satu kemenangan paling impresif – dan paling menarik – dalam karier gemilangnya saat melawan “Elbow Zombie” Muangthai PK.Saenchai di ONE 158 pada April lalu.

Namun, itu tak selalu menjadi perjalanan yang mulus bagi veteran Inggris ini. Setelah satu menit pada ronde pertama, Harrison dua kali terjatuh melalui tendangan tinggi dan sebuah straight kiri.

Nampak bahwa Muangthai berada di ambang sebuah kemenangan krusial, namun “Hitman” kembali bangkit, menampilkan determinasi luar biasa, serta terus beraksi.

Pada akhirnya, semangat juang pria Inggris ini memberi salah satu kemenangan fenomenal dari posisi tertinggal yang pernah terlihat di dalam Circle.

Harrison awalnya merespon dengan melepaskan hook kiri keras yang menjatuhkan pria Thailand itu ke atas kanvas untuk sebuah knockdown. Dan, hanya beberapa detik kemudian, ia kembali menjatuhkan “Elbow Zombie” dengan senjata yang sama.

Pada titik itu, sebuah knockdown lain pada ronde pertama ini akan berarti kemenangan TKO otomatis.

Menyadari hal ini, kedua petarung elite itu bertukar serangan keras di dalam jarak dekat, namun adalah Harrison yang mengatasi Muangthai dengan serangkaian pukulan keras.

Dengan kemenangan mengejutkan ini, “Hitman” membawa catatan rekornya menjadi 90-24-2, meraih bonus penampilan senilai US$100.000, serta mengamankan perebutan gelar Juara Dunia melawan Nong-O.

Ikuti perkembangannya

Bawa ONE Championship kemana pun anda pergi! Daftarkan diri untuk mendapatkan akses ke berita terbaru, berbagai tawaran spesial dan kursi terbaik dalam gelaran langsung kami.
Dengan mengirimkan formulir ini, anda menyetujui pengumpulan, penggunaan dan pembukaan informasi anda berdasarkan Privacy Policy kami. Anda dapat membatalkan (unsubscribe) dari jenis komunikasi ini kapan saja.