3 Laga Pencuri Perhatian Di ONE: UNBREAKABLE III

Fabricio Andrade Mark Faitex Abelardo 1920X1280_0

Rangkaian gelaran perdana ONE Championship untuk tahun 2021 akan berakhir dengan beberapa laga keras di ajang ONE: UNBREAKABLE III, yang akan tayang pada Jumat, 5 Februari ini.

Kartu pertandingan ini akan dipuncaki oleh laga bela diri campuran yang menandai kembalinya mantan Juara Dunia ONE Atomweight Muay Thai dan Kickboxing Stamp Fairtex, yang menghadapi grappler Ukraina yang ditakuti, Alyona Rassohyna.

Namun, berbagai laga pendukung kali ini juga memiliki berbagai potensi menciptakan kegemparan.

Dari dua pemukul keras divisi heavyweight, sampai kecepatan dan dinamisme dari divisi strawweight, berikut adalah tiga laga yang dapat mencuri perhatian dari Singapore Indoor Stadium.

#1 Shoko Sato Vs. Fabricio Andrade

Tak ada keraguan bahwa penantang peringkat kedua divisi bantamweight Shoko Sato adalah salah satu seniman bela diri terpanas dalam divisinya. Juara Bela Diri Campuran Jepang ini memiliki enam kemenangan beruntun — seluruhnya melalui penyelesaian — termasuk tiga kemenangan di bawah bendera ONE.

Sato adalah petarung penuh aksi yang tak henti menyerang dalam segala lini. Ia menyerang dengan akurasi tinggi saat berdiri di kakinya, memiliki kemampuan ground-and-pound dan submission yang kuat, serta mencetak serangan konstan saat bertransisi dari posisi yang satu ke yang lain.

Ini menjadikan warga Tokyo itu seorang atlet berbakat yang mengerikan bagi lawan-lawannya, namun Fabricio “Wonder Boy” Andrade memiliki keyakinan besar yang menjadikannya tak gentar.

Juara Muay Thai Amerika Selatan ini memiliki 40 kemenangan dalam disiplin striking tersebut sebelum beralih ke karier bela diri campurannya, walau ia tidaklah menjadi pria yang hanya terfokus pada satu dimensi saja. Andrade menampilkan kemampuannya untuk beradaptasi dari striking ke grappling saat ia mencetak submission atas Mark “Tyson” Fairtex Abelardo di debut promosionalnya.

Secara keseluruhan, laga ini menampilkan dua atlet yang menyerang dengan konstan demi sebuah penyelesaian, terlepas bagaimana laga ini akan berlangsung. Sebagai tambahan, terdapat potensi perebutan gelar Juara Dunia bagi sang pemenang. Ini juga berarti bahwa aksi keras akan menjadi jaminannya.



#2 Ryuto Sawada Vs. Robin Catalan

Misi Ryuto “Dragon Boy” Sawada untuk mendobrak jajaran lima besar divisi strawweight akan berlanjut Jumat ini saat dirinya menghadapi veteran Filipina Robin “The Ilonggo” Catalan.

Catalan telah bertanding 10 kali di atas panggung dunia, dengan mengalahkan Stefer “The Lion” Rahardian, Gustavo “El Gladiador” Balart dan Adrian “Papua Badboy” Mattheis, sementara Sawada hanya menjalani tiga laga bersama “The Home Of Martial Arts.”

“The Ilonggo” mencetak kemenangan KO dan submission atas berbagai rivalnya, namun yang paling berkesan adalah saat ia menghentikan Balart dengan tendangan tinggi dalam laga terbarunya.

Sementara itu, “Dragon Boy” jelas memiliki kemampuan untuk memberi kejutan besar bagi atlet strawweight manapun. Bintang Evolve ini memiliki kemampuan menyeluruh, walau ia mungkin menjadi seorang spesialis submission yang memiliki tujuh kemenangan via tap-out.

Sebuah kemenangan tegas akan menempatkan salah satu dari dua bintang ini di jajaran elit divisi mereka. Keduanya memiliki kemampuan untuk berlaga di atas kaki maupun di ground. Sebagai tambahan, para atlet strawweight terkenal memiliki kekuatan untuk berlaga dalam waktu yang sangat lama.

Gabungkan semua itu, maka anda akan melihat sebuah aksi keras tanpa henti.

#3 Mehdi Barghi Vs. Kang Ji Won

210205 SG MU 1920x1080pxBarghiVsKang.jpg

Selalu ada hal yang dinantikan saat menyaksikan dua atlet heavyweight berlaga, dengan penyelesaian dramatis yang mungkin akan terjadi saat keduanya bertarung.

Itulah yang dijanjikan oleh laga antara “Mighty Warrior” Kang Ji Won dan Mehdi Barghi. Seluruh kemenangan mereka tiba melalui penyelesaian pada ronde pertama, dan tak ada alasan untuk mempercayai bahwa hasilnya akan berbeda di Singapura.

Kang, yang berasal dari Korea Selatan, memiliki latar belakang striking dan telah mematahkan seluruh lawannya melalui KO sampai saat ini. Walau ia memulai kariernya dalam seni bela diri taekwondo, tangannya juga mampu mencetak kerusakan besar dalam berbagai laga bela diri campuran profesionalnya.

Sementara itu, Barghi adalah Juara Gulat Iran yang memiliki rekor seimbang dalam hal submission atau TKO, walau kemungkinan besar ia akan menyeret “Mighty Warrior” ke atas kanvas.

Siapapun yang meraih kemenangan, laga antara dua raksasa penuh nyali ini akan memberi hasil yang luar biasa.

Baca juga: 5 Penyelesaian Terbaik Para Bintang MMA Di ONE: UNBREAKABLE III

Selengkapnya di Fitur

Rodtang Jitmuangnon Denis Puric ONE 167 137
Tawanchai PK Saenchai Jo Nattawut ONE 167 78
DUX 1183
Rodtang Jitmuangnon Edgar Tabares ONE Fight Night 10 36
Johan Ghazali Edgar Tabares ONE Fight Night 17 21 scaled
Rodtang Jitmuangnon Edgar Tabares ONE Fight Night 10 28
Johan Ghazali Edgar Tabares ONE Fight Night 17 21 scaled
Tawanchai PK Saenchai Superbon Singha Mawynn ONE Friday Fights 46 123 scaled
Victoria Souza Noelle Grandjean ONE Fight Night 20 34
MasaakiNoiri 1200X800 1
Katsuki Kitano Halil Kutukcu ONE Friday Fights 38 25
Jo Nattawut Luke Lessei ONE Fight Night 17 84 scaled