Berita

Yuya Wakamatsu Ungguli McLaren, Raih Empat Kemenangan Beruntun

Yuya “Little Piranha” Wakamatsu mampu berjaya dalam laga keras melawan Reece “Lightning” McLaren di “ONE on TNT III.”

Laga divisi flyweight bela diri campuran ini, yang tayang pada hari Rabu malam, 21 April waktu AS, berjalan dengan aksi luar biasa tanpa henti selama 15 menit penuh, tetapi kemajuan pesat dari “Little Piranha” akhirnya membawa dirinya meraih kemenangan mutlak di Singapore Indoor Stadium.

Wakamatsu menegaskan niatnya pada awal stanza pembuka dengan mengayunkan pukulan keras ke arah rivalnya. Bintang Jepang itu nampak seperti telah mengembangkan diri dalam teknik gulat, saat ia mementahkan beberapa percobaan takedown yang tepat waktu dari atlet Australia itu dengan jegalannya untuk berakhir di posisi atas.

McLaren tetap aktif mengancam dengan percobaan submission sampai ia dapat melakukan scramble untuk kembali berdiri. Lalu, secara mengejutkan Wakamatsu menginisiasi lebih banyak clinching di dinding Circle. Kedua bintang ini berebut posisi unggul secara konstan, sampai pria asal Gold Coast itu akhirnya menyeret lawannya ke atas kanvas dengan body lock.

Dari posisi itu, “Lightning” meraih poin di akhir ronde dengan salvo pukulan dan siku dari posisi mount, dan hampir menyarangkan rear-naked choke sebelum bel berbunyi.

Dibuai dengan keunggulannya di akhir ronde pertama, McLaren memulai stanza kedua dengan baik. Ia menjaga jaraknya dan mendaratkan tendangan ke arah tubuh dan kepala “Little Piranha.”

Tetapi, saat ia beralih untuk menyerang kaki lawannya, pertahanan warga Tokyo ini sangat sempurna. Pria Australia itu mampu membawa laga ke atas kanvas dengan single-leg takedown dan sempat mengancam dengan armbar, tetapi Wakamatsu membalikkan posisi itu dan menyarangkan pukulan keras dari posisi atas.

Kembali di posisi stand-up, McLaren mampu meraih punggung Wakamatsu, namun tak dapat menahannya. Ia berakhir di posisi bawah dan menggunakan teknik butterfly sweep untuk berdiri.

Saat ronde ini berlanjut, “Little Piranha” semakin yakin. Ia mementahkan beberapa percobaan takedown, mendaratkan pukulan kanannya, serta mencetak poin dengan siku keras dalam clinch untuk meraih keunggulan.

Walau perbedaannya sangat tipis saat memasuki stanza penutup, perwakilan Tribe Tokyo MMA ini mampu semakin unggul terlepas dari usaha terbaik McLaren untuk menahannya.

Wakamatsu mendaratkan sebuah hook kiri keras dan pukulan kanan yang mengejutkan pria asal Gold Coast itu, dimana “Lightning” beralih ke permainan gulat dalam usahanya membebaskan kepala. “Little Piranha” mematahkan tiap serangan yang datang dengan sprawl dan underhook, lalu menyerang McLaren dengan pukulan saat ia berusaha masuk.

“Lightning” mencoba mendesak Wakamatsu ke dinding Circle untuk membawanya ke ground dari sana, tetapi usahanya gagal. Dan untuk bagiannya, bintang Jepang itu mencetak poin dengan serangan siku dan pukulan pendek.

Ia kemudian memastikan kemenangan dengan sebuah sprawl setelah percobaan double-leg takedown dari lawannya, sebelum mendaratkan serangan lutut keras ke arah kepala yang memberi poin tambahan di kartu penilaian.

Walau laga ini berlangsung sangat keras berkat kedua belah pihak, jelas bahwa kemenangan mutlak menjadi milik Wakamatsu.

Dalam prosesnya, “Little Piranha” membawa catatan rekornya menjadi 14-4 dengan empat kemenangan beruntun di atas panggung dunia. Penampilan impresif ini mungkin berarti bahwa ia dapat memasuki perebutan gelar Juara Dunia ONE Flyweight melawan sang penguasa, Adriano “Mikinho” Moraes.

Baca juga: Ok Rae Yoon Akan Hadapi Alvarez, Holzken Cetak KO Atas Parr

Muat Lebih Banyak

Ikuti perkembangannya

Bawa ONE Championship kemana pun anda pergi! Daftarkan diri untuk mendapatkan akses ke berita terbaru, berbagai tawaran spesial dan kursi terbaik dalam gelaran langsung kami.
Dengan mengirimkan formulir ini, anda menyetujui pengumpulan, penggunaan dan pembukaan informasi anda berdasarkan Privacy Policy kami. Anda dapat membatalkan (unsubscribe) dari jenis komunikasi ini kapan saja.