Superlek Unggul Tipis Atas Rodtang Dalam Laga Super Muay Thai Bersejarah Di Lumpinee Stadium

Superlek Kiatmoo9 Rodtang Jitmuangnon ONE Friday Fights 34 30

Dalam sebuah laga monumental antara dua striker terhebat di dunia modern saat ini, Superlek Kiatmoo9 memberi kekalahan perdana bagi Rodtang Jitmuangnon di bawah peraturan striking ONE Championship pada laga utama ONE Friday Fights 34, 22 September lalu.

Walau Juara Dunia ONE Flyweight Kickboxing Superlek tak dapat memenuhi syarat berat badan untuk menantang Juara Dunia ONE Flyweight Muay Thai Rodtang – yang mengubah laga mereka menjadi aksi catchweight 140 pound – kedua megabintang Thailand ini memberi klinik striking terbaik era ini di Lumpinee Boxing Stadium, Bangkok, Thailand.

Persahabatan di antara kedua superstar Thailand itu harus dikesampingkan saat bel pertandingan berbunyi, dengan “The Kicking Machine” yang mengandalkan tendangan kanan kerasnya untuk memperlambat laju kombinasi tinju Rodtang.

Tendangan itu mungkin memang mengenai paha “The Iron Man” seperti pemukul baseball, tapi pria itu – seperti biasanya – tak pernah mundur, dimana ia bahkan menyelipkan sebuah serangan siku yang merobek Superlek.

Rodtang, dengan fokus luar biasa, tetap menutup jarak di tiap kesempatan yang ada untuk mengawali stanza kedua. Di sisi lain, Superlek juga nampak meraih kesuksesan dalam misinya memperlambat rival yang biasanya bergerak sangat cepat itu dengan menggunakan permainan tendangan keras.

Dengan kaki Rodtang yang selalu terkena serangan itu, Superlek segera mampu mendikte ritme laga ini sesaat. Dan, dengan momentum di tangannya, ia tak berpikir dua kali untuk mengambil keuntungan penuh.

Ia mendesak pernguasa flyweight Muay Thai itu mundur ke arah tali ring dan melepaskan serangan lutut keras dari neraka.

“The Iron Man” memang sangat waspada, tetapi sebelum dirinya mampu mengubah strategi, Superlek menyambungkan siku keras yang membuat penonton bersorak liar saat Rodtang terjatuh dan harus menerima delapan hitungan wasit.

Terlepas dari knockdown signifikan itu, kepercayaan diri Rodtang memang tak berubah, dan ini memberi aksi terpanas yang sangat luar biasa pada ronde ketiga.

Kedua pejuang ini melontarkan serangan terbaik mereka ke arah satu sama lain, dengan Rodtang yang melepaskan hujan pukulan dan beberapa serangan siku, sementara Superlek menerima serangan terbaik lawannya itu, keluar dari jarak serang lawan dan membalas dengan serangan bersih.

Pada akhirnya, pertarungan Muay Thai terbesar dalam beberapa tahun terakhir ini pun sama sekali tidak mengecewakan. Sembilan menit itu sarat dengan adu serangan keras dengan dua atlet terbaik di puncak disiplin mereka masing-masing. 

Sayangnya, hanya satu yang dapat keluar sebagai juara.

Dan dalam ajang bersejarah ini – di panggung terbesar dari ‘Kiblat Muay Thai” – Superlek meraih kemenangan mutlak atas Rodtang yang membawa catatan karier impresifnya menjadi 136-29, dan mungkin memulai sebuah persaingan panjang dengan sahabatnya itu.

Selengkapnya di Berita

Masaaki Noiri celebrates after stopping Liu Mengyang at ONE SAMURAI 2
Suakim celebrates his win over Nabil Anane at The Inner Circle 25.
Abdulla Dayakaev lands a left hand on Superlek at The Inner Circle 25.
Masaaki Noiri faces off with Liu Mengyang with the Tokyo skyline in the background
Nabil Anane and Suakim face off ahead of The Inner Circle 25
Superlek, Jonathan Di Bella, Nadaka, and Rifdean Masdor are scheduled to compete at ONE SAMURAI 4
Nabil Anane punches Ilias Ennahachi at ONE Friday Fights 126
Nico Carrillo celebrates his World Title win over Shadow Mavinn at ONE Fight Night 40.
Elbek Alyshov celebrates after capturing the ONE Bantamweight MMA World Championship at The Inner Circle 24.
Ramadan Ondash connects with a right hand on Johan Ghazali at The Inner Circle 24.
MMA stars Enkh-Orgil Baatarkhuu and Elbek Alyshov face off ahead of The Inner Circle 24
Abdallah Ondash lands a high kick on Chokpreecha at ONE Friday Fights 70