‘Senang Bisa Lakukan Itu’ – Tye Ruotolo Lihat Kemenangan Via Submission Serupa Dengan Saudara Kembarnya Kade Di ONE Fight Night 21

NL 2539

Atlet Brazilian Jiu-Jitsu berbakat Tye Ruotolo dan saudara kembarnya, Kade Ruotolo, memberi sepasang aksi menawan di jam tayang A.S. pada Jumat, 5 April lalu, atau Sabtu pagi, 6 April waktu Asia, dalam gelaran ONE Fight Night 21: Eersel vs. Nicolas.

Pertama, Kade meraih submission atas pendatang baru berbahaya dari Brasil Francisco Lo dalam aksi catchweight. Lalu, di laga pendukung utama, Tye memaksa bintang Australia Izaak Michell tap out demi mempertahankan gelar Juara Dunia ONE Welterweight Submission Grappling miliknya.

Secara luar biasa, dua bersaudara ini menggunakan kuncian unik nan inovatif yang sama dari punggung lawan – yang sangat tepat dinamai “Ruotolotine.”

Setelah kemenangan yang menonjol di Bangkok itu, Tye berbicara pada onefc.com/id terkait kedua submission kembar itu.

Petarung berusia 21 tahun ini berkata:

“Tahukan Anda, yang terjadi malam itu hanya sebuah kebetulan besar. Saya kira saat saudara saya dan saya merasakan ketajaman kami, kami menjadi versi terbaik dari diri kami sendiri. Mungkin hal yang sama akan terjadi – itu biasanya sebuah submission.”

“Maka ya, saya sangat senang dapat melakukan itu dengan saudara saya malam ini.”

Kini membawa rekor gabungan 12-0 dalam organisasi seni bela diri terbesar di dunia ini dan masing-masing memegang gelar Juara Dunia ONE Submission Grappling, Ruotolo bersaudara memang menjalani impian mereka.

Mulai dari bertumbuh dewasa sebagai dua anak berbakat, sampai menjadi Juara Dunia IBJJF Sabuk Hitam termuda (Tye) dan Juara Dunia ADCC termuda (Kade), dua petarung dari Californian ini memiliki banyak hal untuk disyukuri.

Terkait hal itu, Tye berbicara tentang rasa syukur mereka yang sangat besar atas posisi mereka saat ini:

“Anda tahu, kemarin malam saudara saya dan saya, kami berada di kamar hotel kami, kami melihat kembali beberapa laga, dan kami hanya berbicara dengan satu sama lain, dan kami berbicara tentang bagaimana kita sangat diberkati di sepanjang hidup kami, Anda tahu?”

“Kami harus mengambil waktu sejenak dan memastikan itu tidak terlewatkan, Anda tahu, karena terkadang, itu terasa seperti kami menaiki sebuah roller coaster, dan kami mengambil sedetik, dan kami melihat ke diri kami, seperti, wah, kita sangat beruntung.”

“Kami sangat diberkati atas keluarga yang kami punya, orang-orang yang ada di sekeliling kami, semua teman, semua penggemar. Semua komentar itu, dukungan itu, mereka benar-benar, Anda tahu… tak ada penjelasan lain yang sesuai selain Tuhan.”

“Maka, saya hanya ingin berterima kasih pada Tuhan, saya ingin berterima kasih pada keluarga saya dan semua yang ada di sekeliling kami. Kami sangat menyayangi kalian.”

Apa Yang Berikutnya Bagi Tye Ruotolo?

Dengan kemenangan besar Tye Ruotolo atas Izaak Michell, ia mempertahankan gelar Juara Dunia ONE Welterweight Submission Grappling untuk pertama kalinya dan semakin memastikan statusnya sebagai atlet pound-for-pound terhebat.

Tak pernah menghindari tantangan, pemegang gelar dari Amerika ini kini mengincar Juara Dunia IBJJF berkali-kali, Nicholas Meregali – pria terakhir yang mengalahkannya dalam kompetisi no-gi:

“Maksud saya, saya tak ingin terdengar seperti kaset kusut, tetapi Nicholas Meregali, Anda tahu. Sejatinya, itu adalah satu-satunya nama yang ingin saya tantang sekarang. Ia terus menghindar.”

Bersama dengan kemenangan mereka masing-masing di ONE Fight Night 21, dua saudara kembar ini juga mendapatkan sepasang bonus penampilan senilai US$50.000 untuk penyelesaian “Ruotolotine” mereka.

Uang tambahan dalam tabungan mereka itu, menurut Tye, akan sangat berguna untuk meningkatkan sasana BJJ milik mereka di Kosta Rika.

Ia berbicara tentang visi mereka untuk sasana ini, yang dengan cepat terwujud:

“Tak sabar untuk memiliki tempat dimana orang-orang dapat datang berlatih dan hanya meningkatkan kualitas hidup mereka – setiap aspek dari itu. Kemampuan jiu-jitsu dan kesehatan mereka secara umum. Kami akan memiliki tempat yang hanya selalu memulihkan isinya.”

Selengkapnya di Berita

Superlek celebrates his win against Takeru Segawa at ONE 165.
(From left) Nong-O Hama, Rodtang Jitmuangnon, Shimon Yoshinari, and Asadula Imangazaliev will be part of the 2026 ONE Flyweight Muay Thai World Grand Prix.
Panpayak Jitmuangnon connects with a head kick on Anuar Cisneros at The Inner Circle 23 on July 24
Panpayak Jitmuangnon connects with a head kick on Anuar Cisneros at The Inner Circle 23 on July 24
Superbon celebrates after defeating Masaaki Noiri at ONE 173.
Olivia Bahsous (L) vs Malia Weaver (R) is confirmed for The Inner Circle 35
Kiamran Nabati fires a shot at Nontachai's midsection during their main event clash at The Inner Circle 31.
Kiamran Nabati faces off with Nontachai Jitmuangnon ahead of The Inner Circle 31
Jonathan Haggerty celebrates his World Title win over Yuki Yoza at ONE SAMURAI 1.
Nadaka throws a solid right hand on Har Ling Om at ONE SAMURAI 3
Yod-IQ Or Pimolsri celebrates his World Title win at The Inner Circle 30.
Nadaka connects with a left kick on Har Ling Om at ONE SAMURAI 3