Semakin Panas, Felipe Lobo Prediksi KO Atas Jonathan Haggerty Di ONE Fight Night 19

Saemapetch Fairtex Felipe Lobo ONE Fight Night 9 31

Tantangan Felipe “Demolition Man” Lobo atas Juara Dunia ONE Jonathan “The General” Haggerty untuk laga utama ONE Fight Night 19 semakin memanas selama berbulan-bulan.

Dipersiapkan untuk jam tayang utama A.S. pada 16 Februari, atau Sabtu pagi, 17 Februari waktu Asia, laga itu menjadi kesempatan pria Brasil ini untuk merebut gelar Juara Dunia ONE Bantamweight Muay Thai dari tangan Haggerty – pria yang beradu mulut dengannya selama hampir satu tahun ini.

Pada April lalu, di ONE Fight Night 9, Lobo mencetak kemenangan dari posisi tertinggal atas bintang Thailand Saemapetch Fairtex untuk menempatkannya kembali ke gambaran laga Kejuaraan Dunia.

Di malam yang sama, Haggerty meng-KO mantan penguasa lama bantamweight Muay Thai Nong-O Hama dengan cara mengejutkan untuk merebut sabuk emas divisi ini.

Menurut Lobo, Juara Dunia yang baru itu tak membuang waktu untuk menciptakan persaingan baru:

“[Haggerty telah] menantang saya sejak laga terakhir saya dengan Saemapetch. Saat pertarungan saya dengan Saemapetch berakhir, di hotel, ia berpapasan dengan saya dan berkata, ‘Saya suka melihatmu bertarung. Kamu yang berikutnya.'”

Pertemuan singkat itu menanam benih ketegangan di antara kedua striker hebat ini.

Tujuh bulan kemudian, di ONE Fight Night 16, Haggerty melawan rekan satu tim Lobo, Fabricio “Wonder Boy” Andrade, dimana ia menempatkan penampilan sensasional untuk merebut gela Juara Dunia ONE Bantamweight Kickboxing yang tak bertuan.

“Demolition Man” berada di tim pojok Andrade malam itu, dan setelah laga, ia kembali beradu argumen – yang sangat keras – dengan pemegang gelar dua disiplin itu:

“Pada hari pertarungan dengan Fabricio, itu sama saja. [Haggerty] melewati saya dan berkata, ‘Kamu berikutnya.'”

I”Saya berkata, ‘Kita lihat apa yang terjadi lain kali. Saya menunggumu.’ Pelatihnya datang dan mengatakan banyak hal, tapi saya tak dapat mengerti karena semua orang berbicara pada saat yang sama. Ia sangat suka berbicara. Ia cerewet.”

Pria berusia 30 tahun ini mengakui bahwa kegemaran Haggerty melakukan trash talk memang sedikit mempengaruhi dirinya.

Karena sikap konfrontasional dan kata-kata merendahkan dari pria Inggris itu, ia lebih termotivasi dari sebelumnya untuk membungkam sang lawan pada 17 Februari nanti:

“Konfrontasi ini jelas memperbesar keinginan saya untuk menghadapinya. Terutama karena di dalam ring, ia berkata saya bukan siapa-siapa. Maka, saya ingin menunjukkan siapa saya pada dirinya.”

Lobo Lihat Kelemahan Haggerty: ‘Ia Tak Bisa Terima Banyak Serangan’

Berbicara itu satu hal, tetapi masuk ke dalam ring dan merebut gelar Juara Dunia ONE Bantamweight Muay Thai dari tangan Jonathan Haggerty adalah hal yang berbeda.

Di titik itu, Felipe Lobo memiliki respek luar biasa akan kemampuan dan permasalahan yang akan dibawa oleh “The General,” tapi ia juga melihat pria Inggris itu memiliki dagu dan pertahanan yang lemah.

Ia membedah gaya bertarung sang Juara Dunia itu:

“Ia mengetahui cara menggunakan tinjunya dengan sangat baik. Ia bergerak maju di setiap waktu dan menendang sangat baik. Terlebih lagi, ia memiliki feint bagus yang saya harus waspadai agar tidak terkejut. Tetapi, saya kira titik kuatnya adalah kecepatannya. Ia bergerak sangat baik.”

“Dan, kelemahannya adalah bahwa ia tak dapat menerima banyak serangan. Ia sangat bagus saat menyerang, tapi saat mempertahankan dirinya, melindungi dirinya, ia tak terlalu bagus.”

Melihat gaya striking rivalnya yang bervolume tinggi dan penuh aksi itu, “Demolition Man” berkata bahwa para penggemar dapat mengharapkan sebuah laga menegangkan di ONE Fight Night 19.

Ia berencana menghadapi agresi andalan Haggerty dengan agresi miliknya sendiri dan meninggalkan Bangkok sebagai penguasa bantamweight Muay Thai yang baru:

“Seperti yang saya katakan, saya kira akan ada banyak striking dalam laga ini. Saya mempersiapkan diri untuk segalanya, bergerak mundur, bergerak maju, menekan, tetapi saya selalu mengingat bahwa saya tak dapat membiarkan dirinya nyaman di dalam laga.”

“Tetapi prediksi saya adalah memenangi laga ini via KO. Saya akan meng-KO-nya – itu prediksi saya.”

Selengkapnya di Berita

(From left) Nong-O Hama, Rodtang Jitmuangnon, Shimon Yoshinari, and Asadula Imangazaliev will be part of the 2026 ONE Flyweight Muay Thai World Grand Prix.
Panpayak Jitmuangnon connects with a head kick on Anuar Cisneros at The Inner Circle 23 on July 24
Panpayak Jitmuangnon connects with a head kick on Anuar Cisneros at The Inner Circle 23 on July 24
Superbon celebrates after defeating Masaaki Noiri at ONE 173.
Olivia Bahsous (L) vs Malia Weaver (R) is confirmed for The Inner Circle 35
Kiamran Nabati fires a shot at Nontachai's midsection during their main event clash at The Inner Circle 31.
Kiamran Nabati faces off with Nontachai Jitmuangnon ahead of The Inner Circle 31
Jonathan Haggerty celebrates his World Title win over Yuki Yoza at ONE SAMURAI 1.
Nadaka throws a solid right hand on Har Ling Om at ONE SAMURAI 3
Yod-IQ Or Pimolsri celebrates his World Title win at The Inner Circle 30.
Nadaka connects with a left kick on Har Ling Om at ONE SAMURAI 3
Rambolek vs Yod IQ at The Inner Circle 30