‘Saya Ingin Beri Penampilan Terbaik’ – Stamp Fairtex Berniat Kejutkan Penggemar A.S. Via KO Atas Alyse Anderson

Stamp Fairtex Anna Jaroonsak ONE Fight Night 6 1920X1280 89

Stamp Fairtex tak sabar mendapatkan kesempatan memberi aksi terbaiknya bagi para penonton di Amerika dalam gelaran ONE Fight Night 10: Johnson vs. Moraes III di Prime Video.

Superstar Thailand ini akan mempertahankan peringkat teratas dalam peringkat atomweight MMA saat melawan petarung favorit tuan rumah Alyse Anderson, langsung pada jam tayang utama A.S. pada Jumat, 5 Mei, atau pada Sabtu pagi, 6 Mei waktu Asia.

Stamp juga mengetahui bahwa kemenangan menarik dalam gelaran bersejarah yang tiketnya sudah terjual habis di 1stBank Center, Colorado itu akan membantunya menarik penggemar di belahan dunia Barat.

“Lil’ Savage” adalah tantangan sulit bagi Stamp, serta meyakini dirinya akan membawa keunggulan di ground. Namun, mantan Juara Dunia ONE Women’s Atomweight Kickboxing dan Muay Thai ini tak gentar mendengar klaim tersebut.

Faktanya, Stamp pun menerima itu, seperti yang dikatakannya:

“Saya takkan berdebat dengannya tentang ini. Ia benar, karena saya adalah striker. Tetapi jangan lupa bahwa di tiap pertarungan, kita harus terlebih dahulu berdiri sebelum beralih ke ground.”

“Saya bukanlah seseorang yang membiarkan orang lain menyeret saya, melempar, atau menjatuhkan saya dengan mudah. Setidaknya mereka harus menerima beberapa serangan sebelum dapat membawa saya ke ground. Dan, saya tak mengira Alyse dapat menerima banyak dari itu semua.”

Permainan submission Anderson memang mumpuni. Ia membuktikan itu saat dirinya menyarangkan triangle choke ronde pertama atas Asha Roka tahun lalu. Namun, itu bukanlah sebuah ancaman baru bagi atlet Fairtex ini.

Sebagai praktisi berprestasi dalam disiplin stand-up, siapa pun lawannya memang selalu ingin menyeretnya ke atas kanvas. Maka, ia secara konstan berlatih untuk menjadi petarung berkemampuan menyeluruh dalam laga MMA-nya.

Ia berkata:

“Saya percaya striking saya itu jauh lebih baik dari miliknya. Tetapi, saya mungkin kalah unggul di permainan ground.”

“Saya kira permainan ground saya telah berkembang pesat. Untuk laga berikut ini, saya berlatih dengan mantan pelatih saya, DJ Jackson, yang belum melihat saya selama bertahun-tahun. Ia berkata bahwa dirinya terkejut dengan kemajuan saya.”

“Saya yakin saya telah berkembang melalui latihan konsisten saya.”

Stamp Fairtex Sambut ‘Adu Serang’ Dengan Alyse Anderson

Saat sebagian besar sorotan itu memang lebih mengarah kepada kemampuan striking Stamp Fairtex yang diadu dengan teknik grappling Alyse Anderson, mereka akan bertarung di bawah peraturan bela diri campuran. Oleh karena itu, mereka harus bersiap untuk tiap keadaan.

Anderson bekerja keras mengasah kemampuan stand-up miliknya di American Top Team, serta merasa yakin bahwa dirinya mampu menandingi petarung Muay Thai itu di atas kaki.

Di sisi Stamp, ia takkan meremehkan “Lil’ Savage” di area mana pun. Namun, ia akan menyambut pertukaran striking keras jika wanita asal Amerika itu ingin berbaku pukul di tengah Circle.

Stamp berkata:

“Saya takkan menolak ‘adu serang’ dengannya juga. Jika kita dapat bertukar serangan, kita bertukar serangan. Saya mendapatkan kesempatan menonton dua laganya di ONE. Saya kira striking-nya masih belum sebanding dengan saya.”

“Tapi saya takkan ceroboh. Ia mungkin mengembangkan striking-nya untuk mengatasi saya.”

Kemauan Anderson untuk beraksi di atas kaki dapat menyajikan sebuah pertempuran luar biasa bagi para penggemar di 1stBank Center, serta mereka yang menyaksikan dari seluruh dunia secara langsung, dan melalui Prime Video.

Ini juga akan meningkatkan kesempatan bagi Stamp untuk mencapai tujuan utamanya, yaitu pulang dari Colorado dengan penyelesaian luar biasa yang akan memberi kesan mendalam di antara para penggemar Amerika dalam debutnya di A.S. itu.

Ia berkata:

“Saya ingin mengalahkannya via KO karena saya kecanduan sorakan lantang dari para penonton saat saya melukai seseorang.”

“Ini juga menjadi laga debut saya di A.S., [karena itu] saya ingin memberi mereka penampilan terbaik sebisa saya. Dan jika saya menang, itu akan menjadi bukti lebih bahwa saya adalah salah satu petarung MMA terbaik dunia.”

Selengkapnya di Berita

Kongthoranee VS Yuan Pengjie at The Inner Circle 32
Panpayak Jitmuangnon and Lamnamoonlek Torfunfarm face off ahead of The Inner Circle 32
Superlek celebrates his win against Takeru Segawa at ONE 165.
(From left) Nong-O Hama, Rodtang Jitmuangnon, Shimon Yoshinari, and Asadula Imangazaliev will be part of the 2026 ONE Flyweight Muay Thai World Grand Prix.
Panpayak Jitmuangnon connects with a head kick on Anuar Cisneros at The Inner Circle 23 on July 24
Panpayak Jitmuangnon connects with a head kick on Anuar Cisneros at The Inner Circle 23 on July 24
Superbon celebrates after defeating Masaaki Noiri at ONE 173.
Olivia Bahsous (L) vs Malia Weaver (R) is confirmed for The Inner Circle 35
Kiamran Nabati fires a shot at Nontachai's midsection during their main event clash at The Inner Circle 31.
Kiamran Nabati faces off with Nontachai Jitmuangnon ahead of The Inner Circle 31
Jonathan Haggerty celebrates his World Title win over Yuki Yoza at ONE SAMURAI 1.
Nadaka throws a solid right hand on Har Ling Om at ONE SAMURAI 3