‘Saya Bisa KO Dirinya’ – Danny Kingad Ingin Tunjukkan Perkembangan Striking Di Laga Ulang Kontra Yuya Wakamatsu

Danny Kingad Eko Roni Saputra ONE Fight Night 7 1920X1280 57

Danny “The King” Kingad sangat ingin menampilkan evolusi berkelanjutan saat ia melawan Yuya “Little Piranha” Wakamatsu dalam laga ulang krusial di ONE 165: Superlek vs. Takeru.

Penantag #2 flyweight MMA ini mengalahkan “Little Piranha” pada September 2018, namun kali ini, Wakamatsu akan mendapatkan dukungan penonton tuan rumah di Ariake Arena, Tokyo, Jepang.

Tetapi, bertarung di daerah kekuasaan musuh sama sekali tak menggentarkan “The King.”

Ia meyakini bahwa kemampuannya akan tetap membawa dirinya unggul dari penantang #4 itu dalam aksi dengan pertaruhan tinggi ini pada Minggu, 28 Januari nanti.

Bintang Filipina itu berkata pada onefc.com/id:

“Saat Yuya ditawarkan pada saya, saya tak berkeberatan untuk kembali menghadapinya karena kami bertemu sebagai penantang sekarang. Ia layak melawan sesama penantang karena ia tampil dengan baik. Dan, kami bertarung di Jepang, maka saya sangat bersemangat.”

“Tentu, ia akan didukung oleh penonton, tapi itulah satu-satunya keuntungan yang akan ia dapatkan dalam laga ini. Saat kami masuk ke dalam ring dan beradu dengan kemampuan dan kekuatan kami, saya yakin saya memiliki setiap keuntungan itu.”

Demi membuktikan bahwa dirinya telah berkembang lebih jauh dari rival lamanya itu, Kingad ingin meraih kemenangan yang lebih baik dari sebelumnya atas Wakamatsu.

Terakhir kali, “The King” merasakan pukulan keras striker Jepang ini sebelum beradu grappling demi meraih keputusan juri. Kini, ia berdeterminasi menyelesaikannya dalam jarak dekat – dan ia melihat dirinya dapat mencapai tujuan itu di atas kakinya.

Kingad berkata:

“Sejak laga itu, saya kira saya menjadi striker yang jauh lebih baik. Saya benar-benar terfokus pada striking saya dan mengasahnya kali ini.”

“Saya kira saya bisa meng-KO dirinya. Ia pencetak KO, tapi saya yakin dapat menghentikannya. Yang saya butuhkan hanyalah satu serangan bersih itu. Tak ada dagu yang lebih kuat dari serangan sempurna di rahang.”

“Jika saya tak bisa meng-KO dirinya, saya yakin saya juga dapat menghentikannya di atas kanvas. Saya akan mengeluarkan semuanya demi penyelesaian itu. Prediksi saya adalah bahwa saya akan menghentikannya pada ronde kedua. Saya benar-benar tak ingin laga ini mencapai [ronde] akhir.”

Kingad Ingin Raih Kemenangan Perdana Bagi Lions Nation MMA

Danny Kingad sangat yakin bahwa ia dapat memberi penyelesaian berkat peralihannya ke Lions Nation MMA baru-baru ini, dimana ia bergabung dengan mantan rekan satu tim dan Juara Dunia ONE seperti Eduard Folayang, Kevin Belingon dan Joshua Pacio, di antara yang lainnya.

Walau Kingad tidak pindah ke sasana baru itu dalam gelombang perpindahan pertama dari Team Lakay – saat ia berlatih untuk meraih kemenangan terbarunya atas pejuang Indonesia Eko Roni Saputra – ia mengakui bahwa peralihan itu tak pernah diragukan.

“The King” menjelaskan:

“Tak ada kisah tertentu untuk tetap bersama Team Lakay dalam satu pertandingan terakhir dan pergi setelah itu. Saat yang lain pergi, saya sudah bersiap untuk laga itu melawan Eko Roni Saputra, maka saya melanjutkan dan menyelesaikan pemusatan latihan untuk pertarungan itu bersama Team Lakay.”

“Saya hanya memastikan untuk terfokus pada pertarungan itu terlebih dahulu, pemusatan latihan saya dengan Team Lakay, lalu bergabung dengan tim itu. Tak perlu berpikir dua kali untuk masuk ke Lions Nation. Saya akan selalu bergabung dengan saudara-saudara saya.”

“Mereka itu sahabat-sahabat saya. Merekalah yang ada di sana, di titik rendah saya, dan saya akan memastikan bahwa saya akan ada bagi mereka sekarang, saat mereka mencoba menolong yang lainnya. Saya senang ada di sini.”

Kingad jelas merasa seperti di rumah sendiri bersama para atlet yang pernah menjadi kekuatan terbesar dalam organisasi seni bela diri terbesar di dunia ini.

Kini, belajar dari pengalaman kolektif tersebut dan meraih keuntungan dari hubungan unik mereka, pria berusia 28 tahun ini tak sabar untuk menunjukkan hasil latihannya dan mewakili Lions Nation MMA untuk pertama kalinya di Tokyo.

Ia menambahkan:

“Di sini, itu semua tentang usaha kolaboratif, yang menjadikannya lebih dapat dinikmati. Kami menonton laga-laga dari lawan kami bersama-sama, lalu mengulik game plan kami. Terkait dengan latihan, sistem pendukung itu luar biasa. Segala sesuatunya sudah diurus.”

“Kami sangat bersemangat. Ada energi segar bagi kami. Dan kali ini, untuk pertama kalinya mewakili Lions Nation MMA, saya sangat ingin menang bagi tim ini. Semua orang di tim ini bersemangat untuk anda. Anda merasakan semua dukungan itu.”

Selengkapnya di Berita

Tagir Khalilov Yodlekpet Or Atchariya ONE Friday Fights 41 47 scaled
Tye Ruotolo Izaak Michell ONE Fight Night 21 64
Nakrob Fairtex Muangthai PK Saenchai ONE Friday Fights 10
Reinier de Ridder Anatoly Malykhin ONE 166 9 scaled
Johan Ghazali Nguyen Tran Duy Nhat ONE 167 65
Kade Ruotolo Blake Cooper ONE 167 69
Rodtang Jitmuangnon Denis Puric ONE 167 59
Mikey Musumeci Gabriel Sousa ONE 167 14
Tawanchai Beats SmokingJo 1920X1280
Mikey Musumeci Gabriel Sousa ONE 167 11
TawanchaiPKSaenchai SmokinJoNattawut 1920X1280
Adrian Lee 2