Reinier De Ridder Vs. Tye Ruotolo Dalam Laga-Super Submission Grappling Akan Hadir Di ONE Fight Night 10

Tye Ruotolo Marat Gafurov ONE on Prime Video 5 1920X1280 14

Debut ONE Championship di Amerika Utara kini semakin diperkuat oleh pertarungan epik antara atlet BJJ muda sensasional Tye Ruotolo dan penguasa divisi middleweight MMA Reinier de Ridder.

Keduanya akan berhadapan dalam laga-super submission grappling pada ONE Fight Night 10: Johnson vs. Moraes III di Prime Video, yang disiarkan langsung pada jam tayang utama Amerika Serikat dari 1stBank Center di Broomfield, Colorado.

Kedua pria itu secara terbuka mengekspresikan keinginan untuk bertemu di bawah peraturan ini, dan mereka akan resmi mendapatkan kesempatan tersebut di gelaran bersejarah ONE pada Sabtu, 6 Mei nanti.

Persaingan ini mulai muncul saat Juara Dunia ONE Middleweight De Ridder melawan pelatih legendaris Ruotolo, Andre Galvao, dalam laga submission grappling di ONE X pada Maret 2022.

Walau Galvao mengendalikan sebagian besar laga mereka, ia hanya dapat meraih hasil seri di bawah peraturan yang ada pada saat itu.

Sementara, De Ridder menyatakan bahwa ia dapat mengunci leher siapa pun di dunia – sesuatu yang memang dipertanyakan Ruotolo.

Dan, setelah kemenangan terbarunya atas Marat Gafurov di ajang ONE Fight Night 5, grappler muda ini mengambil mikrofon dan menantang “The Dutch Knight.”

Ruotolo berkata:

“Saya melihat Reinier de Ridder berkata ia mampu mencetak submission atas siapa pun di dunia. Saya jelas ingin menguji hal itu. Ia sedikit lebih tinggi, tetapi saya kira saya dapat mencetak submission atas dirinya.”

De Ridder langsung merespon dengan sebuah penerimaan, namun ia membutuhkan sedikit waktu untuk memulihkan diri setelah kehilangan sabuk emas light heavyweight MMA di tangan Anatoly Malykhin pada malam yang sama.

Ia lalu kembali memanaskan suasana pada Januari lalu, saat mengunggah foto dirinya dengan Ruotolo bersaudara, yang diteruskan dengan caption berikut:

“Ini foto saya dan anak-anak saya. Apakah kalian kira salah satu dari mereka sudah bisa mengalahkan ayah mereka dalam laga grappling?”

Laga ini kini telah terkonfirmasi, dan kedua atlet ini siap untuk membuktikan perkataan mereka.

Ruotolo memiliki lebih banyak pengalaman dalam submission grappling sebagai salah satu atlet paling berbakat dalam disiplin ini. Pemegang sabuk hitam BJJ ini meraih medali di Kejuaraan Dunia ADCC 2022 dan mencetak submission atas Garry Tonon dan Gafurov di ONE Championship.

Sementara itu, De Ridder lebih berkonsentrasi dalam MMA selama beberapa tahun belakangan, tetapi ia juga menampilkan kelihaian ground dengan 11 submission di antara 16 kemenangan dalam kariernya.

Sebagai pemegang sabuk hitam BJJ dan judo, “The Dutch Knight” menjadi grappler elite dengan ciri khas tersendiri dan mengejutkan banyak orang saat dirinya berhasil menahan Galvao tahun lalu.

Ia akan memiliki keunggulan ukuran tubuh yang sangat besar atas Ruotolo, tetapi pria muda asal A.S. itu meyakini dirinya dapat menunjukkan inti dari jiu-jitsu dengan mengalahkan rival yang lebih besar.

Aksi De Ridder vs. Ruotolo menjadi tambahan terbaru bagi gelaran blockbuster ONE Fight Night 10 di Colorado, yang juga menampilkan laga trilogi Demetrious Johnson vs. Adriano Moraes demi gelar Juara Dunia ONE Flyweight, Sage Northcutt vs. Ahmed Mujtaba, dan Stamp Fairtex vs. Alyse Anderson.

Tetap ikuti perkembangan terbaru untuk kartu pertandingan 6 Mei itu di onefc.com/id.

Selengkapnya di Berita

Nakrob Fairtex Muangthai PK Saenchai ONE Friday Fights 15 1
Tagir Khalilov Yodlekpet Or Atchariya ONE Friday Fights 41 47 scaled
Tye Ruotolo Izaak Michell ONE Fight Night 21 64
Nakrob Fairtex Muangthai PK Saenchai ONE Friday Fights 10
Reinier de Ridder Anatoly Malykhin ONE 166 9 scaled
Johan Ghazali Nguyen Tran Duy Nhat ONE 167 65
Kade Ruotolo Blake Cooper ONE 167 69
Rodtang Jitmuangnon Denis Puric ONE 167 59
Mikey Musumeci Gabriel Sousa ONE 167 14
Tawanchai Beats SmokingJo 1920X1280
Mikey Musumeci Gabriel Sousa ONE 167 11
TawanchaiPKSaenchai SmokinJoNattawut 1920X1280