‘Mungkin Saya Tak Tidur Karena Mengimpikan Ini’ – Joseph Lasiri Tahu Ia Akan Jadi Juara Dunia

Prajanchai Joseph Lasiri ONE157 1920X1280 46 768x512

Bahkan sebelum memasuki Circle pada Jumat, 20 Mei ini, Joseph Lasiri mengetahui ia akan menyandang sabuk emas ONE Championship di pinggangnya.

Atlet Italia-Maroko yang tidak diunggulkan ini memberi penampilan luar biasa saat melawan superstar Thailand Prajanchai PK.Saenchai dalam laga pendukung utama ONE 157.

Namun, bahkan sebelum kemenangan bersejarahnya atas salah satu atlet pound-for-pound terhebat Muay Thai di Singapore Indoor Stadium, Lasiri telah lama membayangkan dirinya sebagai Juara Dunia ONE.

“The Hurricane” berbicara dalam wawancara seusai laga:

“Mungkin saya tak tidur karena saya mengimpikan ini. Saya bermimpi tentang momen di dalam arena ini – momen di sebelah pelatih saya, di sebelah ibu saya dengan sabuk emas itu, momen yang saya lewatkan sebelumnya, ketakutan yang saya atasi sebelumnya, maka saya tidak tidur.”

“Saya hanya melihat ini sebelum saya memasuki arena, dan Alhamdulillah, segala sesuatunya telah terjadi.”

Lasiri menyerang dari segala arah saat melawan mantan Juara Dunia ONE Strawweight Muay Thai itu. Prajanchai bersedia bertukar serangan kuat sepanjang malam, namun pria keturunan Italia-Maroko itu dapat menandinginya di tengah Circle.

“The Hurricane” tetap meraih keunggulan dari penguasa asal Thailand itu di tiap lini, dan pada pertengahan ronde kedua, ia mendaratkan pukulan uppercut kanan tajam yang membuka luka di tulang hidung Prajanchai.

Lasiri memberi lebih banyak kerusakan lagi pada ronde ketiga, dan pada akhir stanza, warga Bangkok itu tak dapat melanjutkan laga. Faktanya, ia mundur saat beristirahat di antara ronde-ronde itu.

Sebagai hasilnya, warga Monza ini menerima kemenangan TKO ronde ketiga, gelar Juara Dunia ONE Strawweight Muay Thai, dan bonus penampilan senilai US$50.000.

Ini menjadi penampilan kembali yang luar biasa bagi Lasiri, yang memulai kariernya di ONE Championship dengan empat kekalahan beruntun dalam divisi flyweight.

Setelah kemenangan monumental ini, dan kemenangan ketiga beruntunnya, pria berusia 30 tahun ini mengenang hari-hari awalnya di ONE. Ia berkata:

“Hari ini, saya hanya menunjukkan pada mereka yang tidak tahu, tetapi bagi saya, saya menunjukkan pada diri saya setiap kalinya, bahwa saya adalah pria ini. Pertama kali saya tiba di ONE Championship, saya kalah. Dan sekali lagi, saya kembali, dan kalah lagi.”

“Bagi saya, saya tahu sebeluam saya dapat menjadi Juara [Dunia].”

“Saya beruntung menemukan mereka yang membantu saya setiap harinya – rekan satu tim dan pelatih saya yang melatih dan mendukung saya, ibu saya, ayah saya, keluarga saya, kekasih saya dan semua orang yang mendukung saya, karena tidak mudah sebelum anda masuk minggu pertandingan.”

Joseph Lasiri Akan Beri Prajanchai Laga Ulang, Ingin Rebut Sabuk Emas Kickboxing

Joseph Lasiri mungkin menikmati kejayaan dari kemenangannya, tetapi ia mengetahui ini hanyalah awalnya. “The Hurricane” mengakui bahwa memenangkan sabuk itu adalah langkah pertama untuk menjadi penguasa divisi, dan kini, ia harus membuktikan dirinya layak menjalani itu.

Bintang Italia-Maroko akan ingin mengulang laga bersama Prajanchai untuk menghapus seluruh keraguan, tetapi ia juga bersedia menghadapi penantang mana pun yang ditawarkan oleh organisasi ini.

Lasiri berkata:

“Saya tak peduli dengan lawan saya. Saya berkata pada anda bahwa saat saya berlatih, saat saya bertanding, saat saya bertarung, saya terlalu terfokus pada diri sendiri. Maka, jika kalian memberi saya laga ulang melawan Prajanchai, atau jika anda memberi orang lain, bisa saja.”

“Rekan satu tim saya masih akan mengerjakan game plan, namun saya akan melakukan hal yang sama. Di pemusatan latihan, kita akan memulai penderitaan itu, dan saya akan melewati itu. Saya akan mulai merasa takut, namun saya akan melewati itu.”

“Saya akan melakukan segala sesuatu hal seperti [biasanya], dan saya akan melewati itu. Maka, itu tidak masalah. Saya tidak peduli apakah ia akan meminta laga ulang itu.”

Namun, mempertahankan sabuk emas Muay Thai itu hanyalah menjadi bagian dari seluruh rencana utama Lasiri untuk mendominasi.

“The Hurricane” juga mengincar sabuk Kejuaraan ONE Strawweight Kickboxing, yang saat ini masih kosong setelah mantan pemegang gelar itu, sang legenda Sam-A Gaiyanghadao, secara resmi pensiun dari olahraga itu beberapa bulan yang lalu.

Lasiri berkata:

“Saya ingin mengincar sabuk kickboxing. Saya ingin kembali mengenakan sarung tinju. Gelar dalam [divisi] strawweight kickboxing masih kosong, saya berharap [ONE Championship] akan menaruh saya di sana.”

Selengkapnya di Berita

Johan Ghazali and Diego Paez in action at ONE Fight Night 32.
ONE Championship Books Lee vs. Ruotolo For ONE Lightweight MMA World Title On November 6
Asadula Imangazaliev, Aslamjon Ortikov, Black Panther, and Ubaid Hussain will compete at The Inner Circle 39
Rodtang, Nong O, Shimon, and Ramadan will compete at The Inner Circle 38
Kongthoranee VS Yuan Pengjie at The Inner Circle 32
Panpayak Jitmuangnon and Lamnamoonlek Torfunfarm face off ahead of The Inner Circle 32
Superlek celebrates his win against Takeru Segawa at ONE 165.
(From left) Nong-O Hama, Rodtang Jitmuangnon, Shimon Yoshinari, and Asadula Imangazaliev will be part of the 2026 ONE Flyweight Muay Thai World Grand Prix.
Panpayak Jitmuangnon connects with a head kick on Anuar Cisneros at The Inner Circle 23 on July 24
Panpayak Jitmuangnon connects with a head kick on Anuar Cisneros at The Inner Circle 23 on July 24
Superbon celebrates after defeating Masaaki Noiri at ONE 173.
Olivia Bahsous (L) vs Malia Weaver (R) is confirmed for The Inner Circle 35