Martin Nguyen Inginkan Gasanov, Atau Tonon, Setelah Mendominasi Di ONE Fight Night 7

Martin Nguyen Leonardo Casotti ONE Fight Night 7 1920X1280 48 768x512

Pada Sabtu, 25 Februari lalu, mantan penguasa dua divisi MMA Martin Nguyen merebut kemenangan krusial dalam perjalanannya kembali menuju perebutan gelar Juara Dunia ONE.

Awalnya dijadwalkan melawan atlet fenomenal tak terkalahkan Shamil Gasanov di ONE Fight Night 7: Lineker vs. Andrade II, dua pergantian pada saat terakhir memaksa Nguyen menghadapi petarung Brasil yang sedang naik daun, Leonardo Casotti, via pemberitahuan singkat 48 jam sebelumnya.

Namun, siapa pun lawannya, “The Situ-Asian” siap berperang di arena ikonik Lumpinee Boxing Stadium, Bangkok, Thailand.

Selama tiga ronde menegangkan, penantang #3 featherweight ini menghantam rivalnya, menghukum kaki lawannya dengan tendangan rendah brutal sebelum menyeretnya ke bawah pada stanza terakhir untuk memastikan kemenangan mutlak yang dominan.

Menurut Nguyen, ia sebenarnya menginginkan penyelesaian cepat, tetapi dengan sedikit waktu yang dimiliki untuk membuat game plan baru melawan Casotti, ia harus melihat keunggulannya saat beraksi:

“Pada umumnya, saya ingin mencoba menghentikan lawan saya secepat mungkin dan menyelesaikan laga, tetapi saya memiliki lawan kuat, dan saya harus menjalaninya dan mencari kelemahannya sembari beraksi karena kami hanya punya dua hari bersiap melawannya.”

“Dalam kedua hari itu, sebagian besar adalah saat untuk mengurangi berat badan.”

Dengan pengalaman bertarung selama hampir satu dekade melawan para petarung terbaik di ONE Championship, Nguyen mengandalkan kelihaiannya sebagai veteran dan kemampuan menyeluruh untuk mengatasi lawan berbahaya yang sangat kuat dan cerdik.

Dan, tanpa adanya waktu untuk mempelajari Casotti, petarung Vietnam-Amerika ini hanya mempercayai kemampuannya, mengetahui bahwa saat ia bertarung dengan potensi penuh, hanya sedikit – jika ada – atlet featherweight di muka bumi ini yang dapat mengalahkannya.

Ia melihat kembali pemikiran tersebut dan kurangnya pengetahuan tentang pria Brasil ini:

“Nol. Tak ada, tak ada sama sekali. Saya tahu ia menjalani sembilan kemenangan beruntun…”

“Tetapi di kepala saya, saya hanya memastikan bahwa secara mental saya siap. Saya mengatakannya sepanjang minggu. Saya hanya harus memastikan saya siap, dan memastikan saya siap hanya untuk mengingatkan diri saya secara mental bahwa saya harus siap.”

“Karena saat saya siap, man, semua orang ada dalam kesulitan.”

Nguyen: ‘Satu Lagi’ Kemenangan Impresif Demi Perebutan Gelar

Dengan kemenangan besarnya atas Leonardo Casotti di ONE Fight Night 7, Martin Nguyen kembali ke jalur kemenangan – dan menurutnya, sangat dekat untuk menantang gelar Juara Dunia ONE Featherweight.

Pada September lalu, pria berusia 33 tahun ini menderita kekalahan mengecewakan di tangan pendatang baru Ilya Freymanov, dimana hal itu menunda perjalanannya menuju sabuk emas divisinya.

Tetapi, aksi kuat Nguyen pada Sabtu pagi waktu Asia itu mengingatkan para penggemar dan ofisial ONE bahwa ia masih sangat berbahaya. Setelah laga, “The Situ-Asian” memprediksi dirinya berada di ambang kesempatan besar:

“Saya pikir, satu [kemenangan] lagi. Satu lagi akan memastikan perebutan gelar melawan Tang Kai.”

Nguyen mengetahui bahwa demi memastikan tiketnya memasuki tantangan perebutan gelar Juara Dunia ini, ia harus mengalahkan seorang penantang peringkat atas lain dalam laga berikutnya.

Divisi featherweight MMA ONE memang tak kekurangan petarung elite, namun bintang veteran ini mengincar dua nama secara khusus.

Ia menambahkan:

“[Penantang #5] Shamil Gasanov, [penantang #2] Garry Tonon. Mereka adalah lawan potensial saya berikutnya.”

Selengkapnya di Berita

Panpayak Jitmuangnon connects with a head kick on Anuar Cisneros at The Inner Circle 23 on July 24
Panpayak Jitmuangnon connects with a head kick on Anuar Cisneros at The Inner Circle 23 on July 24
Superbon celebrates after defeating Masaaki Noiri at ONE 173.
Olivia Bahsous (L) vs Malia Weaver (R) is confirmed for The Inner Circle 35
Kiamran Nabati fires a shot at Nontachai's midsection during their main event clash at The Inner Circle 31.
Kiamran Nabati faces off with Nontachai Jitmuangnon ahead of The Inner Circle 31
Jonathan Haggerty celebrates his World Title win over Yuki Yoza at ONE SAMURAI 1.
Nadaka throws a solid right hand on Har Ling Om at ONE SAMURAI 3
Yod-IQ Or Pimolsri celebrates his World Title win at The Inner Circle 30.
Nadaka connects with a left kick on Har Ling Om at ONE SAMURAI 3
Rambolek vs Yod IQ at The Inner Circle 30
Seksan vs Muangthai at The Inner Circle 30 16