Berita

KO Sorotan Han Zi Hao Tempatkannya Di Buku Catatan Rekor

27 Okt 2018

Han Zi Hao mencetak sejarah baru dalam ONE Super Series pada Jumat, 26 Oktober ini.

Pria berusia 23 tahun itu menjadi atlet pertama yang berlaga dalam cabang khusus striking ONE Championship untuk ketiga kalinya, dan ia juga menjadi atlet bantamweight pertama yang mencetak KO.

Striker Tiongkok ini menghentikan Ryan “The Filipino Assassin” Jakiri dalam ronde pembuka laga kickboxing mereka di ONE: PURSUIT OF GREATNESS, yang bertempat di Thuwunna Indoor Stadium, Yangon, Myanmar.

Han Zi Hao KOs Ryan Jakiri with a THUNDEROUS 👊 at 1:39 of Round 1!

Han Zi Hao KOs Ryan Jakiri with a THUNDEROUS 👊 at 1:39 of Round 1!Watch the full event LIVE & FREE on the ONE Super App 👉 http://bit.ly/ONESuperApp | TV: Check local listings for global broadcast

Posted by ONE Championship on Friday, October 26, 2018

Aksi dalam laga ini sangat cepat dan keras saat keduanya bergerak maju dan melepaskan serangkaian tendangan rendah keras.

Selagi tendangan itu tetap melayang, Jakiri – juara nasional Muay Thai enam kali dari Filipina – mulai meraih kaki lawannya untuk menjegalnya dan membalas dengan pukulan kanan dari atas.

Strategi ini hampir berhasil, saat pria berusia 26 tahun itu menangkap tendangan Han hanya dalam satu menit memasuki laga dan membalasnya dengan pukulan. Serangan itu menggores kepala Han, dan saat ia mundur dari pertukaran serangan itu, ia melukai alis kirinya.

Jakiri mendapatkan kesuksesan dengan serangan itu, namun tak lama kemudian strateginya berbalik arah.

Saat ia menangkap sebuah tendangan lainnya beberapa detik kemudian, pahlawan Tiongkok itu muncul dari atas dengan pukulan kanan miliknya.

Pukulan itu tersambung pada rahang “The Filipino Assassin,” yang menjatuhkannya ke atas kanvas. Hal ini memicu wasit untuk segera masuk dan menghentikan laga pada menit 1:39 ronde pertama.

Itu adalah KO tercepat kedua dalam ONE Super Series – karena Petchdam Kaiyanghadao menyarangkan KO via tendangan tinggi dalam waktu 86 detik atas Kenny Tse.

Dengan kemenangan itu, Juara Dunia Top King Muay Thai ini membawa catatan rekornya menjadi 59-15 secara keseluruhan dan menemukan dirinya berada dalam dua kemenangan beruntun.

Di tingkatan itu, pejuang Tiongkok ini dapat menemukan dirinya kembali di atas panggung bela diri dunia sebelum tahun 2018 berakhir.

Ikuti perkembangannya

Bawa ONE Championship kemana pun anda pergi! Daftarkan diri untuk mendapatkan akses ke berita terbaru, berbagai tawaran spesial dan kursi terbaik dalam gelaran langsung kami.
Dengan mengirimkan formulir ini, anda menyetujui pengumpulan, penggunaan dan pembukaan informasi anda berdasarkan Privacy Policy kami. Anda dapat membatalkan (unsubscribe) dari jenis komunikasi ini kapan saja.