Berita

Itsuki Hirata Siap Mencetak KO Atas Rika Ishige Di Tokyo

22 Sep 2019

Itsuki “Strong Heart Fighter” Hirata memiliki semangat dan kepercayaan diri tinggi menjelang laga keduanya bersama organisasi bela diri terbesar di dunia ini, dalam ONE: CENTURY PART II.

Pada hari Minggu, 13 Oktober, atlet Jepang tak terkalahkan ini akan membela negaranya – yang menjadi tuan rumah ajang bela diri terbesar dalam sejarah – di Tokyo, dalam laga divisi atomweight wanita melawan bintang asal Thailand Rika “Tiny Doll” Ishige.

Atlet berusia 20 tahun ini cukup tenang dan yakin dirinya dapat memastikan statusnya sebagai salah satu bintang paling bersinar di atas panggung dunia, dengan terus berlaga layaknya penampilan perdananya bersama ONE Championship bulan Juni lalu.

Itsuki Hirata submits Angelie Sabanal via Americana

Dalam ajang sebelumnya bertajuk ONE: LEGENDARY QUEST, ia seperti atlet veteran dan hanya membutuhkan kurang dari tiga menit untuk mengakhiri perlawanan Angelie “D Explorer” Sabanal dengan kuncian Americana.

“Saya sama sekali tidak gugup – saya menikmati itu. Saya selalu menyukai kompetisi dan jarang sekali gugup. Saya tidak sabar menanti [laga] yang berikutnya,” katanya bersemangat.

“Angelie Sabanal memiliki dasar Muay Thai dan adalah spesialis striking. Saya sempat berpikir melakukan striking dengannya, tetapi saya menangkap kakinya dan mendapatkan takedown, dan itu juga bagus.”

“Penempatan waktunya bagus, dan saya ingin memperlihatkan ground and pound saya, tapi tangannya menghalangi, jadi saya maju saja. Saya menerima tendangan rendah di dalam, yang memberi saya memar parah setelah laga, tetapi saya mengetahui bahwa saya tidak dapat mundur walau terpukul, maka saya tetap awas untuk menekan maju.”

“Tepat setelah laga itu, saya langsung berlatih untuk pertandingan berikutnya ini.”



Lawan yang dihadapinya dalam penampilan kedua di dalam Circle ini memiliki pengalaman professional lebih banyak, dan mirip dengan judoka perwakilan K-Clann tersebut, Rika mahir dengan teknik ground-nya.

Demi mempersiapkan diri melawan “Tiny Doll” di panggung terbesar dalam hidupnya dan menjamin kekuatan fisiknya sama dengan semangatnya, Itsuki mendedikasikan lebih banyak waktu dalam sasana untuk meningkatkan kekuatannya.

“Saya melakukan weight training tiga kali dalam seminggu untuk membangun otot, dan melakukan conditioning,” katanya.

“Dan, seperti biasa, saya telah melatih striking dan ground game saya. [Ia] adalah grappler yang handal, jadi saya berlatih untuk scramble terus menerus di [posisi] ground.”

Sebagai seorang seniman bela diri campuran dalam kancah amatir dan profesional, “Strong Heart Fighter” mampu mengalahkan tiap lawannya melalui submission, namun ia juga ingin menunjukkan kemampuannya yang berkembang di ajang ONE: CENTURY PART I.

Baik di atas kanvas atau saat bertukar serangan atas, Itsuki ingin memenangkan pertandingan melalui sebuah KO.

Itsuki Hirata celebrates her win against Angelie Sabanal in her ONE debut

“Saya ingin menunjukkan kemampuan striking saya. Saya telah terfokus dalam hal itu dan ground and pound. Sebelum pertandingan sebelumnya, saya mengatakan hal yang sama, tapi pada akhirnya itu berjalan di ground, jadi kali ini tujuan utama saya adalah striking,” jelasnya.

“Menyaksikan pertandingannya, [Rika] banyak bermain di bawah. Ini mungkin lawan pertama saya yang mahir dalam grappling, jadi saya berlatih dan siap untuk itu. Jika saya melihat kesempatan untuk sebuah submission, saya akan mengambilnya, tapi saya akan masuk untuk [beradu] striking.”

“[Rika] telah memiliki nama besar di Asia, tapi saya telah berlatih dan berkembang, dan saya kira [laga] ini milik saya. Saya tidak dapat membiarkannya maju, saya harus menekan maju, memojokkan dia di sisi Circle, dan menutupnya dengan serangan atas. Akan luar biasa jika saya dapat menampilkan ground and pound saya.”

“Kali ini saya ingin semua orang melihat penyelesaian saya melalui KO pada ronde pertama. Saya akan membawa era baru!”

Baca lagi: 5 Penampilan Terbaik Dari Pejuang ONE: CENTURY PART I

Tokyo | 13 Oktober | ONE: CENTURY | TV: Periksa daftar tayangan lokal untuk siaran global | Tiket: https://onechampionship.zaiko.io/e/onecentury

ONE: CENTURY adalah ajang Kejuaraan Dunia bela diri terbesar dalam sejarah dengan 28 Juara Dunia yang tampil dalam berbagai disiplin bela diri. Belum ada organisasi dalam sejarah yang pernah mempromosikan dua ajang Kejuaraan Dunia di hari yang sama.

“The Home Of Martial Arts” kembali membuka babak baru dengan menyajikan beberapa laga perebutan gelar Juara Dunia, tiga babak final Kejuaraan World Grand Prix, serta serangkaian Juara Dunia yang akan melawan Juara Dunia lainnya di lokasi ikonik Ryugoku Kokugikan, Tokyo, Jepang, tanggal 13 Oktober.