‘Ini Akan Jadi Sangat Gila’ – John Wayne Parr Tak Sabar Saksikan Perebutan Gelar Tawanchai Vs. Superbon

Eduard Folayang John Wayne Parr ONE X 1920X1280 116 768x512

Seperti jutaan penggemar lain di seluruh dunia, ikon Muay Thai Australia John Wayne Parr tak sabar menanti aksi Kejuaraan Dunia ONE Featherweight Muay Thai antara penguasa divisi Tawanchai PK Saenchai dan mantan pemegang gelar divisi featherweight kickboxing Superbon Singha Mawynn.

Disiarkan sebagai laga utama ONE Fight Night 15: Tawanchai vs. Superbon dan berlangsung dari arena bersejarah historic Lumpinee Boxing Stadium di Bangkok, aksi blockbuster itu akan menandai pertahanan gelar kedua Tawanchai di hadapan para penonton tuan rumah.

Sebelum aksi itu dapat disaksikan langsung pada jam tayang utama A.S., Jumat, 6 Oktober, atau Sabtu pagi, 7 Oktober waktu Asia, Parr berbicara pada onefc.com/id tentang apa yang menjadikan laga ini sangat spesial.

Pertama, “The Gunslinger” sangat cepat melihat bahwa sang pemegang gelar ini meraih sepasang KO berturut-turut – penyelesaian kuat via tendangan rendah atas Jamal Yusupov di ONE Fight Night 7 dan TKO yang mematahkan lengan Davit Kiria dalam aksi kickboxing di ONE Fight Night 13.

Kedua penampilan itu, menurut Parr, menunjukkan kekuatan luar biasa di belakang serangan legendaris Tawanchai:

“Kondisi Tawanchai dalam dua laga terakhirnya, menghentikan dua lawan berbeda dengan tendangan keras itu seperti, ya, belum pernah terdengar. Mematahkan tulang itu brutal.”

Sebagai veteran dengan lebih dari 130 laga profesional dan mantan Juara Dunia WMC Muay Thai, petarung Australia yang kini sudah pensiun itu telah melakukan dan melihat segala sesuatunya di dalam dunia striking.

Namun, menurut Parr, kekuatan tendangan Tawanchai itu memang sesuatu yang sepenuhnya berbeda:

“Kekuatannya itu tak masuk akal. Saya melihat banyak petarung Thailand berlatih, saya ada di sasana dalam waktu cukup lama, dan melihat dirinya mengenai pad di hotel di Singapore hanyalah… Kenyataannya adalah, wow, anak ini tidak normal. Yang dimilikinya itu sangat unik.”

Dengan pemahaman yang sama, Parr mengetahui bahwa Superbon juga seorang atlet spesial.

Dianggap sebagai salah satu striker pound-for-pound terbaik di muka bumi, mantan Juara Dunia ONE Featherweight Kickboxing ini memiliki tendangan tinggi berbahaya – serangan yang sama seperti digunakannya saat mencetak KO yang menjadi sorotan besar atas Tayfun Ozcan dalam aksi terbarunya.

Pada akhirnya, “The Gunslinger” meyakini bahwa senjata tersebut dapat menjadi faktor penentu saat melawan Tawanchai. Ia berbicara tentang apa yang dibawa Superbon ke laga ini:

“Penempatan waktu, kekuatan dan pengalaman.”

“Ia juga tak melewatkan apa pun. Ia sangat elite, dan satu kesalahan krusial dapat menjadi akhir dari laga itu dalam sekejap. Apa pun itu, mereka berdua memang sama-sama luar biasa, maka ya, satu kesalahan dari sisi mana pun akan menentukan siapa yang menang atau tidak.”

Parr Bedah Aksi Keras Tawanchai Vs. Superbon

John Wayne Parr terpukau oleh Tawanchai PK Saenchai dan Superbon Singha Mawynn. Namun saat mereka akhirnya beradu pada 7 Oktober, bagaimana ia melihat laga mereka akan berakhir?

Parr menjawab:

“Itu akan menjadi brutal. Ini akan jadi sangat gila. Dua petarung Thailand elite teratas beradu satu sama lain adalah kesempatan luar biasa untuk menunjukkan aksi juara versus juara Muay Thai sejati yang layak bagi para penonton Barat yang belum pernah melihat tingkatan kompetisi seperti ini.”

Saat Parr memasuki rincian dalam laga itu, ia terfokus pada tendangan tinggi kejam dari sang penantang.

Ia berkata bahwa Superbon itu sangat berbahaya dengan serangan itu karena penempatan waktunya, yang diasahnya di tingkatan tertinggi dalam striking sepanjang kariernya yang meliputi 149 laga itu:

“Ia menunggu lawan untuk memulai kombinasinya terlebih dahulu, mengetahui bahwa tangan mereka akan turun saat ia mengeksekusi untuk melontarkan pukulan, lalu mendaratkan tendangan tinggi.”

“Sulit untuk mengajarkan pengalaman. Tak mungkin untuk mengajarkan pengalaman. Anda harus berada di sana dan melakukannya ratusan kali demi mengetahui tepatnya kapan untuk mengeksekusi. Maka, ya, Superbon memiliki bakat itu.”

Pada akhirnya, “The Gunslinger” memang berjuang keras untuk melihat siapa yang akan menang. Tetapi ia juga mengetahui satu hal yang pasti – penggemar dapat mengharapkan laga penuh aksi keras di ONE Fight Night 15.

Parr menambahkan:

“Mereka menerima kerusakan besar dan tak menunjukkan emosi apa pun. Ini akan menjadi sangat, sangat brutal. Ini akan menjadi luar biasa. Ini akan menjadi sangat menyenangkan.”

Selengkapnya di Berita

Panpayak Jitmuangnon connects with a head kick on Anuar Cisneros at The Inner Circle 23 on July 24
Panpayak Jitmuangnon connects with a head kick on Anuar Cisneros at The Inner Circle 23 on July 24
Superbon celebrates after defeating Masaaki Noiri at ONE 173.
Olivia Bahsous (L) vs Malia Weaver (R) is confirmed for The Inner Circle 35
Kiamran Nabati fires a shot at Nontachai's midsection during their main event clash at The Inner Circle 31.
Kiamran Nabati faces off with Nontachai Jitmuangnon ahead of The Inner Circle 31
Jonathan Haggerty celebrates his World Title win over Yuki Yoza at ONE SAMURAI 1.
Nadaka throws a solid right hand on Har Ling Om at ONE SAMURAI 3
Yod-IQ Or Pimolsri celebrates his World Title win at The Inner Circle 30.
Nadaka connects with a left kick on Har Ling Om at ONE SAMURAI 3
Rambolek vs Yod IQ at The Inner Circle 30
Seksan vs Muangthai at The Inner Circle 30 16