Bela Diri Campuran

Fajar ‘Macho’ Fokus Tingkatkan Kekuatan Untuk Raih Kemenangan Spektakuler Lain

Muda, tangguh dan sarat pengalaman merupakan modal utama atlet asal Tangerang, Banten, Fajar “Macho” dalam meraih kemenangan selanjutnya.

Atlet divisi flyweight yang memiliki latar belakang gulat ini sedang fokus untuk menambah amunisi bertarungnya sebelum menghadapi tantangan berikutnya.`

Beragam latihan pun dilakoni oleh atlet peraih medali emas Sambo pada ajang SEA Games 2019 tersebut, termasuk program pelatihan untuk meningatkan kekuatan dan pengkondisian.

“Semua aspek saya latih, namun sekarang saya lebih fokus untuk menaikan power serta strength saya,” tutur Fajar.

Latihan ini dilakukannya bukan tanpa alasan, ketatnya persaingan serta faktor kekuatan dari setiap atlet yang berlaga di divisi ONE flyweight menjadi dasar pertimbangannya.

“Saya merasa di divisi ini power serta strength dari setiap atlet sangat kuat, khususnya Adriano Moraes dan Demetrious Johnson. Mereka memiliki power dan strength yang luar biasa, jadi saya merasa saya harus bisa lebih kuat dari mereka,” ungkapnya.

Dengan modal yang ia miliki sebagai atlet unggulan dari tanah air, serta daya juang tinggi untuk terus menembus batas kemampuannya, atlet asal BSA Martial Arts Center ini pun berharap bisa menjadi harapan Indonesia dalam mengejar prestasi tertinggi di kancah global.



Untuk meningkatkan dua aspek tersebut, atlet berusia 25 tahun ini tengah fokus berlatih di sebuah gym khusus di bilangan BSD, Tangerang Selatan, Banten.

“Saya dilatih dengan berbagai gerakan, sebagai contohnya saya melakukan gerakan deadlift, squat dan gerakan lainnya. Namun yang membedakannya ialah pelatih saya menitik beratkan agar setiap gerakan yang saya lakukan sesuai dan benar dengan ketetapan yang ada.”

“Dengan program latihan seperti ini otot-otot ditubuh saya akan terbiasa dan nantinya dapat saya implimentasikan ketika pertandingan,” jelasnya.

Peningkatan kekuatan serta pengkondisian bisa memberi manfaat krusial yang dapat diperoleh atlet apabila melakukan program latihan tersebut, diantaranya ialah membantu mencegah cedera, meningkatkan fleksibilitas serta menambah kekuatan.

Fajar telah menunjukkan kelebihan yang ia miliki untuk bisa bersaing di kancah global setelah mengalahkan Egi Rozten pada ronde pertama bulan Februari lalu dalam ajang ONE: WARRIOR’S CODE.

Ia hampir tidak memberikan ruang gerak bagi lawannya dalam posisi ground setelah berhasil mengeksekusi takedown. Serangan ground and pound dari segala penjuru yang ia lancarkan memaksa wasit untuk menghentikan laga dan memberinya kemenangan TKO pada menit ke 3:39 ronde pertama.

Jalan menuju kesuksesan semakin terbuka bagi Juara OPMMA Bantamweight ini. Namun, ia perlu memacu diri agar bisa menempatkan diri dalam jajaran elit atlet dunia.

“Saya sudah masuk di ONE Championship, yang levelnya sudah mendunia. Jadi saya harus siap siapapun lawannya, latihan ini salah satu usaha saya untuk meraih harapan tersebut,” pungkasnya.

Baca Juga: Priscilla Hertati Lumban Gaol Ungkap Laga Terpenting Bagi Dirinya