Berita

DJ, Magomedaliev, ‘Reug Reug’ Buka Suara Usai ‘ONE On TNT I’

ONE Championship membuka bulan yang sarat rangkaian laga monumental dengan “ONE on TNT I” pada jam tayang utama di Amerika Serikat, Rabu, 7 April, dengan kilasan luar biasa.

Terdapat penyelesaian yang menjadi sorotan besar, laga kompetitif dan perebutan gelar Juara Dunia bersejarah sebagai laga utama.

Setelah ajang ini berakhir, beberapa bintang terbesar malam itu berbicara dengan awak media di belakang panggung arena Singapore Indoor Stadium. Berikut adalah beberapa informasi paling menarik yang keluar pada sesi pasca-tanding ini.

DJ Puji Moraes, Tertarik Mencoba Kickboxing

Demetrious “Mighty Mouse” Johnson mungkin dikenal sebagaI seniman bela diri terbaik sepanjang masa, namun ia menemukan rival sepadan Rabu malam itu.

Juara Dunia ONE Flyweight Adriano “Mikinho” Moraes menjadi pria pertama yang mampu menghentikan perlawanan legenda AS ini, saat dirinya mencetak KO atas Johnson pada ronde kedua dalam laga Kejuaraan Dunia mereka.

Bagi kebanyakan orang, itu mungkin sangat sulit diterima, namun Johnson memperlihatkan sikap berkelas setelah laga. Dia memuji bintang Brasil ini dan menambahkan bahwa Moraes masih memiliki ruang lebih untuk mengembangkan warisannya dalam olahraga yang memadukan berbagai disiplin ini.

“Itu adalah kemenangan yang baik bagi dirinya, dan sebuah penampilan hebat,” ungkap Johnson.

“[Moraes] maju beraksi dan menghentikan saya, dan saya berpikir bahwa [ia harus] terus menuliskan kisahnya dan lebih diperkenalkan pada para penggemar Amerika. Dia hanya perlu terus aktif, bertanding dan tetap memperlihatkan performa hebat.”

Tidak ada keraguan bahwa “Mikinho” akan tetap berusaha mempertahankan gelar Juara Dunia ONE Flyweight saat menghadapi para penantang baru. Dan bagi “Mighty Mouse,” masa depannya dalam waktu dekat ini mungkin akan terkait disiplin yang berbeda, dengan kemungkinan memasuki laga striking di bawah bendera ONE Super Series.

“Saat anda menjadi atlet terbaik dunia selama enam tahun berturut-turut, anda seperti tak ingin membebani diri sendiri dengan itu,” jelas Johnson.

“Maka, bagi saya, ini seperti, ‘Mengapa tidak mencoba laga kickboxing dengan sarung tangan besar dan berkata saya pernah menjalani laga kickboxing profesional?’ Karena itu, kita lihat saja.”

Atlet AS ini mungkin akan kembali ke dalam Circle pada akhir tahun 2021, namun jadwal atau disiplin dimana ia akan tampil belum ditentukan. Saat ini, DJ hanya memiliki satu prioritas.

“Saya hanya ingin pulang ke istri dan anak-anak saya, dan melihat apa yang selanjutnya,” pungkasnya.



Raimond Magomedaliev Incar Lawan Berikutnya

Raimond Magomedaliev meraih kemenangan ketiga berturut-turut di panggung dunia saat menggunakan permainan clinch keras, grappling kuat dan arsenal striking unik untuk mengalahkan mantan penantang gelar Juara Dunia ONE Tyler McGuire.

Kemenangan ini, yang membawa catatan rekor atlet fenomenal Dagestan ini menjadi 8-1, menempatkan dirinya dalam pembicaraan untuk perebutan gelar Juara Dunia ONE Welterweight, serta mungkin akan menjadi penantang berikutnya bagi sang penguasa divisi Kiamrian “Brazen” Abbasov.

Magomedaliev jelas akan menyambut laga melawan Abbasov, namun ia lebih ingin sekali lagi melawan James Nakashima demi membalas kekalahan satu-satunya.

“Jika anda melihat gambarannya secara keseluruhan, tentu logis dan ada perspektif tersendiri bagi saya untuk berlaga demi gelar. Namun, ambisi dan ego dalam diri saya mengatakan saya harus melawan James Nakashima,” kata Magomedaliev saat itu.

Atlet Dagestan ini mengetahui bahwa opsi terakhir ini mungkin tak akan terlaksana, karena Nakashima turun ke divisi lightweight pada awal tahun ini, serta nampak nyaman di sana.

Dan pada akhirnya, semua itu akan sesuai dengan keinginan Magomedaliev.

“Sekali lagi, seperti yang saya katakan, ambisi saya menginginkan itu,” pungkasnya tentang laga ulang potensial melawan Nakashima. “Namun secara logika, akan lebih baik bagi saya untuk bertanding demi sebuah gelar.”

‘Reug Reug’ Ingin Kembali Berlaga Secepatnya

Pegulat sensasional Senegal “Reug Reug” Oumar Kane meraih kemenangan cepat dalam awal karier bela diri campurannya ini, dengan mengalahkan kickboxer veteran Patrick “Big Swiss” Schmid.

Bintang heavyweight asal Afrika ini awalnya dijadwalkan menghadapi Mehdi Barghi dalam laga pembuka “ONE on TNT I,” namun Juara Gulat Iran itu tak dapat bertanding karena protokol kesehatan dan keselamatan.

Schmid menggantikan Barghi lewat pemberitahuan singkat di bawah 24 jam, namun itu tak menggentarkan “Reug Reug,” yang mampu mendominasi raksasa Eropa itu dan meraih kemenangan dalam satu ronde.

“Tak ada masalah tentang itu,” kata Kane terkait pemberitahuan singkatnya. “Saya dapat menghadapi siapa pun yang anda tempatkan di hadapan saya. Itulah mengapa tidak ada masalah bagi saya. Saya dapat melawan siapa pun, dan saya siap untuk itu.”

“Reug Reug” hanya berlaga sampai menit 1:48 di dalam Circle, Rabu malam, dan ia berniat untuk kembali secepatnya – bahkan sesegera mungkin di ajang “ONE on TNT IV.”

“Saya siap tampil untuk tanggal 29 April ,” tegas Kane.

“Saya tak ingin menunggu dua atau tiga minggu demi sebuah laga berikutnya di hadapan saya. Saya akan bertarung tiap dua minggu sekali jika ada pertandingan. Setiap dua minggu, saya akan siap untuk itu. Saya tak ingin menunggu dua bulan sebelum laga selanjutnya. Saya selalu tiap dua bulan sekali untuk berlaga.”

Read more: 5 Hal Terbesar Dari Malam Bersejarah, ‘ONE On TNT I’

Muat Lebih Banyak

Ikuti perkembangannya

Bawa ONE Championship kemana pun anda pergi! Daftarkan diri untuk mendapatkan akses ke berita terbaru, berbagai tawaran spesial dan kursi terbaik dalam gelaran langsung kami.
Dengan mengirimkan formulir ini, anda menyetujui pengumpulan, penggunaan dan pembukaan informasi anda berdasarkan Privacy Policy kami. Anda dapat membatalkan (unsubscribe) dari jenis komunikasi ini kapan saja.