Denice Zamboanga Lepas Gelar Juara Dunia ONE Women’s Atomweight MMA Demi Menyambut Peran Sebagai Ibu

Denice Zamboanga Alyona Rassohyna ONE Fight Night 27 75 scaled

Masa kekuasaan Denice “The Menace” Zamboanga sebagai Juara Dunia ONE Women’s Atomweight MMA resmi berakhir. Bintang Filipina tersebut mengumumkan bahwa dirinya menanggalkan sabuk Juara Dunia ONE setelah menyambut kelahiran anak pertamanya bersama sang suami, Fritz “Kid Tornado” Biagtan.

Melalui unggahan emosional di media sosial, Zamboanga mengungkapkan keputusannya untuk menepi sementara dari kompetisi demi menjalani peran sebagai ibu, sekaligus tidak ingin menahan laju divisi yang telah ia perjuangkan dengan susah payah hingga mencapai puncak.

Ia menulis:

“Tuhan selalu memiliki rencana yang indah dalam hidup saya, dan saya percaya pada waktu-Nya dalam segala hal. Setelah banyak berdoa dan merenung, saya mengambil keputusan yang sulit untuk melepaskan gelar Juara Dunia ONE Women’s Atomweight saya.

“Keputusan ini tidak mudah, tetapi saya percaya ini adalah langkah yang tepat untuk fase hidup saya saat ini dan juga untuk para atlet di divisi saya yang terus mengejar impian mereka.”

Bagi petarung Filipina tersebut, ini bukanlah perpisahan, melainkan sebuah jeda, dengan fokus utamanya kini tertuju pada perjalanan terpenting dalam hidupnya.

Zamboanga berencana kembali bertanding di MMA pada masa mendatang. Namun untuk saat ini, seluruh perhatiannya dicurahkan untuk membesarkan sang buah hati.

Ia menambahkan:

“Walaupun saya melepaskan gelar, saya tidak meninggalkan olahraga yang saya cintai. Dunia tarung telah membentuk diri saya, dan jiwa petarung dalam diri saya akan selalu ada.

“Saat ini, hati dan fokus saya tertuju pada anugerah terbesar yang Tuhan percayakan kepada saya. Fase hidup ini mengajarkan bahwa ada kemenangan yang jauh melampaui sabuk juara, dan saya mensyukuri setiap momennya.”

Zamboanga Telah Mengukir Sejarah Bagi Filipina

Saat pertama kali mengenakan sabuk Juara Dunia ONE, Denice Zamboanga menciptakan sejarah sebagai petarung MMA wanita pertama dari Filipina yang berhasil meraih gelar juara dunia.

Zamboanga bergabung dengan jajaran petarung Filipina di panggung global ONE Championship pada 2019 dan langsung mencuri perhatian. Ia mengalahkan Jihin “Shadow Cat” Radzuan dalam debutnya, menundukkan Mei “V.V” Yamaguchi lewat keputusan juri, dan kemudian menghentikan Watsapinya “Dream Girl” Kaewkhong hanya dalam 88 detik.

Tiga kemenangan beruntun tersebut langsung menegaskan statusnya sebagai salah satu kekuatan utama di divisi atomweight wanita.

Namun, perjalanan menuju puncak tidak berjalan mulus. Zamboanga menelan dua kekalahan beruntun dari Ham Seo Hee di ONE: Empower pada 2021 dan ONE X pada 2022. Alih-alih menyerah, ia kembali melakukan evaluasi, meningkatkan kemampuan striking dan grappling-nya, lalu kembali sebagai petarung yang jauh lebih lengkap.

Hasilnya terlihat jelas. Zamboanga mencatat tiga kemenangan beruntun atas Lin Heqin, Julie Mezabarba, dan Noelle “Lil’ Monkey” Grandjean. Penampilan demi penampilan membuatnya semakin matang dan akhirnya memberinya kesempatan memperebutkan sabuk Juara Dunia ONE Women’s Atomweight MMA.

Namun, karena sang juara saat itu, Stamp Fairtex, masih menjalani pemulihan cedera meniskus, “The Menace” justru memperebutkan sabuk Juara Dunia ONE Interim Women’s Atomweight MMA melawan Alyona Rassohyna di ONE Fight Night 27 pada Januari 2025.

Setelah ronde pertama yang ketat, Zamboanga tampil dominan pada ronde kedua. Rentetan elbow dan hammerfist yang tak henti-hentinya memaksa wasit menghentikan laga.

Kemenangan tersebut memberinya sabuk interim, bonus penampilan senilai US$50.000, dan tempat dalam buku sejarah sebagai petarung wanita Filipina pertama yang meraih gelar juara dunia MMA. Empat bulan kemudian, Stamp mengalami kemunduran dalam proses pemulihannya dan melepaskan gelar tersebut, sehingga Zamboanga resmi naik menjadi Juara Dunia ONE Women’s Atomweight MMA.

Petarung Filipina itu semula dijadwalkan menjalani pertahanan gelar pertamanya melawan Ayaka “Zombie” Miura di ONE 173 di Tokyo pada November lalu. Namun, ia terpaksa mundur dari laga tersebut karena alasan medis. Keputusan untuk melepaskan gelar kini menjelaskan alasan di balik absennya tersebut.

Untuk saat ini, Zamboanga meninggalkan takhta atomweight demi menjalani peran yang lebih besar sebagai seorang ibu. Ketika waktunya tiba, kejayaan di dunia bela diri akan tetap menantinya.

Yang tidak akan berubah adalah sejarah yang telah ia torehkan bagi Filipina, dibangun melalui rekor profesional 12-2 dan tujuh kemenangan di organisasi seni bela diri terbesar di dunia.

Pantau terus onefc.com untuk informasi terbaru mengenai perebutan sabuk Juara Dunia ONE Women’s Atomweight MMA.

Selengkapnya di Berita

Denice Zamboanga Alyona Rassohyna ONE Fight Night 27 75 scaled
Kana Morimoto Stamp Fairtex ONE 173 18 scaled
Allycia Hellen Rodrigues Phetjeeja Lukjaoporongtom The Inner Circle 19 3 scaled
Roman Kryklia Samet Agdeve The Inner Circle 19 6 scaled
Rifdean Masdor Javad Mozafari The Inner Circle 19 12 scaled
AllyciaHellenRodrigues Phetjeeja Faceoff 1920X1280 scaled
AyakaMiura VictoriaSouza 1200X800
Tomyamkoong AnarMammadov ONEFridayFights158 TheInnerCircle18 scaled
Numsurin Chor Ketwina Songchainoi Kiatsongrit ONE Friday Fights 122 1 scaled
collage
Kongchai Valerii Strungari Faceoff scaled
fabjones